Pemkot Palangka Raya Sumbang Rp200 Juta Untuk Acara Tiwah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap umat Kaharingan cukup besar. Tahun ini saja pemerintah kota mengalokasikan dana Rp200 juta untuk diberikan kepada umat Kaharingan.

Uang sebanyak ini menurut Walikota Palangka Raya HM Riban Satia digunakan untuk membantu umat Kaharingan yang salah satunya telah melaksanakan ritual tiwah di Balai Basarah, Kelurahan Kereng Bangkirai.

“Bantuan ini kita berikan untuk membantu warga kurang mampu yang akan melaksanakan tiwah, tapi karena biayanya cukup mahal, sehingga kita bantu,” tutur walikota di sela menghadiri acara tiwah di halaman Balai Basarah, Kelurahan Kereng Bangkirai, Jumat (21/7/2017).

Sebagai kepala daerah pihaknya merasa berkewajiban memberikan bantuan kepada masyarakatnya baik itu yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Kaharingan.

Riban menjelaskan makna tiwah bagi umat Kaharingan ini untuk menghantarkan roh leluhur ke alam baka dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa jasad dari liang kubur menuju tempat yang bernama sandung.

Walikota sangat menyambut baik digelarnya acara tiwah ini, karena selain sebagai ungkapan berbakti kepada leluhur juga tradisi ini bisa dimanfaatkan untuk memajukan budaya Dayak dan pariwisata di Kota Palangka Raya, khususnya Kalimantan Tengah.

“Menurut walikota acara tiwah ini hanya ada di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga harus tetap dipertahankan,” tegas walikota seraya mengatakan jika kakek dan neneknya dulu juga merupakan pemeluk agama Kaharingan. (MC.Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan