MENTERI YOHANA YEMBISE BUKA RAKORNAS GT PP-TPPO DI KOTA PALANGKA RAYA

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bertempat di SwissBell Hotel Palangka Raya, Kamis (11/10/2018), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Yohana Yembise membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP-TPPO) tahun 2018, di Kota Palangka Raya, Kamis (11/10/2018).

Dalam sambutannya Yembise mengatakan negara akan rugi atas kehilangan begitu banyak perempuan dan anak2 karena perempuan merupakan penghasil generasi penerus bangsa, sehingga harus dijaga dan dilindungi.

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan masalah trans nasional international crime yang melanggar hak asasi manusia dan terus meningkat. Sehingga harus mendapatkan perhatian khusus, untuk mencegah dan menangkap para pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang yang merupakan suatu jaringan mafia perdagangan orang. 

5 (lima) Provinsi Besar di Indonesia Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT dan NTB merupakan pusat Perdagangan Orang yang harus menjadi perhatian. 

Selain itu lokalisasi dan panti pijat juga dapat menjadi lokasi Tindak Pidana Perdagangan Orang. Untuk itu perlu adanya sinergitas Gugus Tugas mulai dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Beliau mengharapakan melalui Rapat Koordinasi Nasional GT PP-TPPO adanya evaluasi terhadap program-program yang telah dibuat sehingga didapat keluaran yang tepat untuk mengatasi kasus-kasus TPPO karena dirasa masih sangat kurang walaupun sudah terdapat Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).  (Media Center/nai/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan