Masyarakat Palangka Raya Antusias Saksikan Fenomena Super Blue Blood Moon

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Fenomena Super Blue Blood Moon juga bisa disaksikan oleh masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

Fenomena langka gerhana bulan ini mulai bisa disaksikan di wilayah Kota Palangka Raya sekitar pukul 19.00 WIB. Secara perlahan lingkaran bulan mulai tertutup.

Tepat pukul 19.55 WIB cahaya bulan tertutup total, sehingga terlihat warna kemerahan. Fenomena ini dimanfaatkan warga untuk mengabadikan dengan kamera yang mereka miliki. Dan tidak sedikit yang mengadakan siaran langsung melalui handphone selulernya dan disiarkan melalui media sosial facebook dan instagram, Fenomena ini akan berlangsung hingga pukul 22.00an WIB.

Sementara itu bagi warga yang mempercayai datangnya gerhana bulan ini juga ada yang melakukan tradisi membunyi-bunyikan suara, misalnya memukul gamelan, memukul tiang listrik, dan lainnya.

Misalnya yang dilakukan warga Komplek Griya Petuk Katimpun, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya. Sebagian warga memukul-mukul benda, sehingga menimbulkan suara yang tujuannya agar proses gerhana bulan cepat kembali normal.

Fenomena ini sangat istimewa, karena diwaktu yang bersamaan akan terjadi gerhana bulan, supermoon, dan bluemoon. Fonomena langka ini juga bisa dilihat di negara Asia dan Australia.

Sementara itu berdasarkan penuturan Forecaster BMKG Palangka Raya, Chandra Mukti Wijaya, fenomena super blue blood moon ini akan berdampak pada terjadinya pasang cukup tinggi di wilayah pesisir.

“Secara umum gerhana bulan mempengaruhi wilayah pesisir yang mengalami pasang dan surut, karena gerhana bulan ini terkait dengan gaya tarik bulan-bumi. Dimana saat gerhana terjadi di daerah pesisir akan mengalami pasang lebih tinggi dari normalnya,” tulisnya. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan