Kerukunan Keluarga Bakumpai Adakan Seminar dan Festival Seni

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Kota Palangka Raya mengadakan acara seminar dan festival seni budaya Bakumpai seluruh Provinsi Kalimantan Tengah. Lomba budaya Dayak Bakumpai ini digelar selama dua hari, 3-4 November 2017.
 
Seminar dan festival seni yang diadakan di komplek Asrama Haji Al Mabrur Jalan G Obos, Palangka Raya ini secara resmi dibuka oleh Asisten I Setda Provinsi Kalimantan Tengah I Ketut Widi Wiryawan mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (4/11/2017).
 
Acara pembukaan festival ini juga dihadiri Walikota Palangka Raya, Riban Satia berserta istri dan Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio beserta istri serta para tokoh Dayak Bakumpai dari berbagai daerah.
 
Ketua KKB Kota Palangka Raya, Suriansyah Murhaini menjelaskan kegiatan seminar dan festival seni budaya ini merupakan yang pertama kali digelar. Diharapkan melalui kegiatan ini budaya Dayak Bakumpai ikut memperkaya khasanah budaya Indonesia.
 
Dia menuturkan jenis seni yang dilombakan adalah hadrah, rudat, pantun, dan kuliner. Sedangkan materi seminar yang akan dibahas mengenai sejarah Bakumpai, asal-usul Bakumpai, budaya Bakumpai, dan sebaran suku Bakumpai.
 
Dalam seminar ini pihak KKB menghadirkan para tokoh Dayak Bakumpai, dosen dari Universitas Lambung Mangkurat Prof DR Rizali Hadi dan Rektor Setyabudi, DR Jirhanudin dari IAIN Palangka Raya, dan DR Suriansyah Murhaini dari Universitas Palangka Raya.
 
Suriansyah menambahkan alasan KKB mengadakan seminar karena saat ini banyak potensi budaya Bakumpai belum diangkat, misalnya cerita tentang rakyat Bakumpai belum ditulis. Saat ini cerita rakyat Bakumpai masih dituturkan secara lisan oleh para tetua.
 
Karena itu KKB menginginkan ada literasi budaya Dayak Bakumpai. Dengan demikian nantinya para generasi muda akan mengetahui sejarah asal usul Bakumpai. (*engga)
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan