Jangan Sampai Ada “JOKI” Saat UNBK

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tidak lama lagi peserta didik tingkat akhir SMP maupun SMA sederajat akan segera melaksanakan ujian nasional. Di tahun 2018 ini,  banyak sekolah di tingkat SMP maupun SMA sederajat di Kalteng pada umumnya yang siap menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“LPMP selama ini terus mendorong sekolah agar mampu melaksanakan UNBK. Seperti di Kota Palangka Raya, dimana sekolah tingkat SMP dan SMA meningkat drastis  untuk menerapkan UNBK ditahun ini,” ungkap Kepala Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP)  Kalteng,  Krisnayadi Toendan, Kamis (29/3/2018).

Meski demikian lanjut Krisnayadi, sekolah yang menyelenggarakan UNBK sejak dini pula harus menyiapkan peserta didiknya agar selalu siap mengikuti ujian sistem tersebut.

“Intinya dalam pelaksanaan UNBK, jangan sampai muncul keterlibatan ‘Joki’. Disini mesti perlu peran pengawasan ketat dari guru, pihak sekolah, termasuk peran pengawas,”tandasnya.

Menurut Krisnayadi,  tidak menutup kemungkinan adanya joki  bisa terdengar khabarnya saat berlangsungnya UNBK. Itu terjadi manakala adanya kelengahan. Sebab itulah,  untuk mencegah hal tersebut terjadi maka  pemeriksaan identitas peserta didik pada saat ujian secara ketat dilakukan.

“Jadi jangan sampai dianggap hal itu tidak mungkin terjadi, sebab bisa saja apabila lengah maka tanpa disadari ada yang menggunakan jasa joki pada pelaksanaan UNBK,”ujarnya. Kendati begitu orang tua tetap dihimbau agar terus menyiapkan anak didiknya dengan baik, terutama  sikap mental dan semangat belajar harus dibangun.

Sementara itu dalam bagian lain kata Krisnayadi, pihak LPMP jauh-jauh hari sudah menyurati pihak PLN, guna memberitahukan adanya penyelenggaraan UNBK bagi sekolah SMP dan SMA sederajat, dengan tujuan bisa bersiap dan memperhatikan ketersediaan daya listrik pada hari pelaksanaan UNBK di Kalteng pada umumnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan