Hari Keselamatan Berkendaraan di Bundaran Besar Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah mengadakan acara kampanye keselamatan berlalu lintas dan olahraga bersama di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Minggu (4/3/2018) pagi.

Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran beserta istri, Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Anang Revandoko, dan prajurit Brimob.

Kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas ini cukup efektif, karena dipusatkan di lokasi car free day (CFD), sehingga masyarakat yang hadir cukup banyak.

Acara panggung kampanye keselamatan berlalu lintas ini pun tambah meriah karena pihak panitia juga membagikan berbagai hadiah, termasuk pemberian helm gratis.

Dalam sambutannya gubernur menghimbau masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya warga Palangka Raya untuk taat berlalu lintas demi keselamatan dalam berkendara.

Gubernur juga berpesan kepada para orangtua agar tidak membolehkan anaknya yang berusia di bawah 17 tahun untuk mengendarai sepeda motor, karena secara aturan memang belum boleh.

“Kalau saya lihat ibu-ibu jaman sekarang kurang sayang anak, karena anaknya masih kecil sudah dibelikan motor, sehingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” sebutnya.

Menurut gubernur, sayang anak boleh saja dilakukan para orangtua, namun jika sayang anak itu diwujudkan dengan membelikan sepeda motor untuk anak di bawah umur, maka hal itu salah.

Kemudian gubernur juga melihat para orangtua juga memanjakan anaknya yang sudah berusia sekolah SMA dengan sepeda motor, namun tidak dilengkapi dengan kepemilikan surat izin mengemudi (SIM).

“Apapun alasannya, naik kendaraan itu harus memiliki SIM. Jadi punya SIM itu penting demi tertibnya berkendara di jalan raya,” tendasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan