Harga Gas Elpiji Mendadak Naik Menjelang Tahun Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Harga gas elpiji di Kota Palangka Raya mendadak naik cukup signifikan. Misalnya gas elpiji ukuran 3 Kg yang sebelumnya hanya Rp22 ribu naik menjadi Rp30 ribu.

Begitu pula gas LPG ukuran 5 Kg yang biasanya Rp75 ribu naik menjadi Rp80 ribu per tabung. Rupanya naiknya harga gas elpiji ini karena naiknya daya beli masyarakat menjelang tahun baru 2018.

Celakanya, meski harganya sudah naik selangit, namun khusus LPG ukuran 3 Kg sangat sulit didapat. Sebagian warga harus keliling untuk bisa mendapatkan gas subsidi tersebut.

Naiknya harga gas elipiji ini juga diakui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban. Pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak menyikapi naiknya harga gas LPG ini, karena hampir semua daerah juga naik.

Aratuni mengatakan dinasnya hanya berkewajiban memantau harga gas 3 Kg, karena disubsidi oleh pemerintah, sedangkan untuk gas ukuran 5 Kg dan 12 Kg bukan kewenangannya.

“Kalau untuk 5 Kg dan 12 Kg itu mekanisme pasar,” tutur Aratuni, Sabtu (30/12/2017) malam. Khusus menyikapi naiknya LPG 3 Kg, pihaknya sudah melaporkan ke Satgas Mifia Pangan agar bisa ditindaklanjuti.

Meski berkewajiban mengendalikan harga gas 3 Kg subsidi, namun Dinas Perindag Kota Palangka Raya juga memantau harga gas ukuran 12 Kg dan 5 Kg, namun hanya sebatas memantau saja.

Menurut Aratuni untuk gas ukuran 12 Kg saat ini harganya sudah mencapai Rp170 ribu per tabung. Dia berharap menjelang tahun baru ini harganya tidak naik lagi.

Sementara itu pejabat Pertamina Palangka Raya, Ariya mengatakan harga gas elpiji tidak mengalami kenaikan. Dimana harga gas ukuran 5 Kg jika beli di agen cuma Rp72 ribu per tabung.

Karena itu dia menyarankan kepada masyarakat untuk membeli gas elpiji langsung ke agen, sehingga lebih murah jika dibanding membeli di pengecer. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan