Gedung Teater Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Palangka Raya Tidak Terawat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Memprihatinkan, begitu kira-kira manakala mata tertuju melihat kondisi gedung teater  yang dikelola  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palangka Raya. 

Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya, gedung yang berada di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5 atau tepatnya terletak di bagian belakang kantor Disbudpar Kota Palangka Raya itu terkesan kumuh dan tidak terawat.

Bahkan ketika pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Palangka Raya yang awalnya ingin meminjam gedung tersebut sebagai tempat sementara penyimpanan logistik Pemilu 2019, mengurungkan niat untuk memanfaatkan ruang dari gedung itu, setelah sempat meninjau dan melakukan pengecekan.

Melihat Kondisi itu, Unong salah seorang pelaku seni di Kota Palangka Raya mengaku prihatin dengan kondisi gedung teater tersebut yang menurutnya tidak mendapat perhatian pihak terkait. 

Padahal kata dia, gedung ini merupakan aset Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya  yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, terkhusus bagi kegiatan para pelaku seni dan budaya.

Kondisi gedungnya memprihatinkan. Bila tidak dirawat bisa saja bangunannya akan keropos karena kurang perawatan,” sebutnya, Rabu (30/1/2019).

Sementara itu tambah Unong, di bagian luar gedung sudah tertutupi rindangnya pepohonan dan rumput ilalang serta semak belukar sehingga jelas membuat gedung sangat kurang  perawatan.

“Ya, perlu mendapat perhatian dari instansi terkait untuk dapat merawat atau merenovasi lagi. Sayang saja, membangun gedung ini tentu  tidak sedikit anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah,” ujarnya.

Kata Onong, seharusnya aset yang sudah ada tersebut mesti dijaga dan dipelihara serta dirawat dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Terlebih letaknya yang strategis mampu mendukung pengembangan seni dan budaya.

“Semisalkan untuk berlatih teater, pengembangan seni tari dan olah seni budaya lainnya, mestinya dapat memanfaatkan gedung teater ini,”cetusnya.

Adapun Kepala Disbudpar Kota Palangka Raya, Norma Hikmah ketika ditanya terkait keberadaan gedung teater tersebut mengungkapkan, jika kondisi gedung itu sudah tidak terawat sejak 10 tahun yang lalu hingga kondisinya sama sampai sekarang. Pihaknya kata dia, sudah berupaya mencari solusi, namun keterbatasan anggaran menjadi bagian dari kendala.

Malah gedung teater tersebut belum sempat dimanfaatkan, karena tidak ada sambungan  listrik dan fasilitas di dalamnya belum tersedia, padahal gedung tersebut sudah selesai direhab. Malah pihak Provinsi pernah mau menarik gedung itu kembali jika pemerintah kota tidak memanfaatkannya, kata salah seorang pegawainya.

“Saya sudah pernah melaporkan hal ini kepada walikota yang baru. Pak Fairid (wali kota red) akan memperhatikan, terutama dari sisi manfaat bagi para pelaku seni, sanggar-sanggar seni maupun manfaat secara umum. Ya, semoga saja semuanya bisa dilakukan sesuai harapan,” harapnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan