Dinas Pendidikan Diminta Data Sekolah Calon Penerima BOSDA

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengimbau dinas pendidikan segera mendata ulang sekolah mana saja yang masih membutuhkan bantuan operasional sekolah daerah (Bosda).

Sebab di 2019 pemerintah kota dengan kepemimpinan walikota yang baru telah mengalokasikan dana Rp2 miliar untuk BOSDA. Dana ini diberikan untuk mengurangi pungutan komite, karena dinilai memberatkan bagi orang tua anak didik.

Karena itu komisi C mengharapkan dinas pendidikan mendata ulang sekolah calon penerima BOSDA. Sebab menurut Subandi saat ini ada sekolah yang sudah masuk kategori mampu, sehingga tidak memungut uang komite lagi.

Sedangkan bagi sekolah yang masih memungut uang komite harus didata, sehingga kebutuhan biaya operasional bisa diketahui, sehingga saat dana BOSDA sudah dikucurkan tidak ada lagi sekolah yang merasa kekurangan dana operasional lagi.

“Dengan dilakukan pendataan maka kebutuhan BOSDA untuk seluruh SD dan SMP akan diketahui, karena anggaran yang akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2019 mungkin masih belum meng-cover semua kebutuhan sekolah,” tutur Subandi, Jumat (3/8/2018).

Subandi mengatakan setiap sekolah sebenarnya sudah mendapatkan BOS dari pemerintah pusat, namun masih kurang, karena itu perlu sharing dari pemerintah daerah, sehingga biaya operasional sekolah bisa tercukupi sesuai kebutuhan. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan