Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Audiensi dengan Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta H Arief Sumantri, bersama jajarannya melakukan audiensi dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, Sabtu (29/7/2017).

Audiensi ini dilakukan di rumah jabatan walikota di Jalan Diponegoro pukul 14.00 WIB. Arief Sumantri ditemani seorang dosen UIN bernama Heri Liem yang merupakan warga Indonesia tapi sudah pindah kewarganegaraan Amerika Serikat.

Selain walikota, audiensi ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Kepala Kanwil Kementerian Agama Palangka Raya, H Baihaqi, Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Sahdin Hasan, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya, Andjar Heri Purnomo.

Selain itu hadir pula kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren seluruh Kota Palangka Raya. Audiensi ini dilakukan pasca dilakukannya memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 10 Juni 2017 lalu.

Dalam MoU ini Pemkot Palangka Raya memberikan beasiswa kepada 10 anak untuk kuliah gratis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Semua penerima beasiswa ini adalah lulusan pondok pesantren dan madrasah. Awalnya ada 12 anak yang lulus seleksi.

Tapi dua diantaranya mengundurkan diri, sehingga tersisa 10 anak yang diterima. Dalam audiensi ini Arief lebih menjelaskan kenapa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjalin kerja sama dengan Pemkot Palangka Raya dibidang pendidikan.

Sebab selama ini anak-anak lulusan pondok pesantren dan madrasah kalah bersaing dengan lulusan sekolah umum untuk masuk ke fakultas kedokteran, kebidanan, perawat, dan kesehatan masyarakat. Setiap tahun UIN Jakarta selalui menyediakan kuota 30 persen untuk lulusan pondok pesantren dan madrasah.

Dengan adanya kerja sama ini Arief sangat mengapresiasi langkah walikota yang telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak kurang mampu, tapi berprestasi. Dia berharap para penerima beasiswa ini nanti bisa mengabdi di Palangka Raya.

Dalam kesempatan ini Arief juga menjelaskan saat ini ke-10 anak-anak penerima beasiswa dari Palangka Raya sudah sekitar dua Minggu menjalani matrikulasi. Program matrikulasi ini untuk mengadaptasikan hal yang menjadi alfirmasi dari para santri karena mereka masuk pada program kekhususan yang tidak bisa disamakan dengan program umum.

Dari hasil matrikulasi ini ternyata passing grade anak-anak dari Palangka Raya ini cukup memuaskan. Dari 64 santri yang diterima attitude-nya cukup baik. Penilaian ini tentu sangat memuaskan bagi Arief.

Diketahui ke-10 anak-anak dari Palangka Raya yang dapat beasiswa ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini adalah Runi Fauziah, Khairunnisa, Muhammad Rosyad, Spohiastia Kusbianti, Jubaidah, Munasyifa Azizaturrahmah, Alvina Maulidiyah, Thoriq Fajar Batuah, Arif Saiful Pramudia, dan Dea Puji Utami. (MC. Isem Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan