Palangka Raya Punya Potensi Atlet Sepak Bola Lokal Yang Handal

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kota Palangka Raya memiliki potensi untuk mendapatkan atlet sepak bola lokal yang handal. Caranya, murid-murid sekolah sepak bola (SSB) yang ada saat ini harus terus menerus dilakukan pembinaan.

“Dengan membina SSB, insyaallah akan memunculkan bibit-bibit pemain yang bagus dikemudian hari,” kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio seusai nonton bareng Liga Champions antara Real Madrid Versus Juventus di Istana Isen Mulang, Gubernur Kalteng, Minggu (4//6/2017) dini hari.

Menurutnya membina seseorang untuk bisa menjadi pesepakbola yang handal perlu dilakukan sejak dini. Di SSB sebenarnya juga masuk dalam kategori itu karena sebagian besar muridnya juga berusia 12 tahun.

“Nanti kita akan mengintensifkan latihan. Kemudian juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk berlatih tanding,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya termasuk dinas pemuda dan olahraga sifatnya hanya melakukan pembinaan terhadap calon atlet. Sedangkan mengenai prestasi itu menjadi tugas dan tanggung jawab Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Mengenai nonton bareng di Istana Isen Mulang dan Bundaran Besar Palangka Raya, Mofit menyampaikan itu sebagai bentuk kesempatan yang diberikan Gubernur Kalteng agar pecinta sepak bola di Kota Cantik Palangka Raya dapat menikmati laga final Champions dengan nonton bersama. Sekaligus dirangkai dengan sahur bersama.

Dalam laga ini Real Madrid menang telak 4-1 atas Juventus. Ditanya siapa yang didukung dari kedua kesebelasan itu? Mofit menjawab dua-duanya tidak ada.

“Karena sebenarnya saya penggemar Barcelona. Tapi mereka sudah kalah,” tutur Mofit sambil menebar senyuman kepada para wartawan. (MC. Isen Mulang/engga)

Merajut Kerukunan Dengan Nonton Bareng dan Sahur Bersama

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Suasana malam Minggu (3/6/2017) mulai pukul 23.00 WIB di sekitar Bundaran Besar, Kota Palangka Raya ramai dikunjungi muda-mudi dan para orangtua.

Rupanya kedatangan mereka untuk menyaksikan laga final liga Champions antara Juventus versus Real Madrid. Laga final ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Para penonton disediakan tiga layar lebar. di Bundaran Besar disediakan video tron ukuran besar, sedangkan di halaman Istana Isen Mulang disediakan layar ukuran sedang.

Dua layar yang ada di luar ini disediakan khusus untuk pendukung Juventus dan Real Madrid, sedangkan layar yang ada di dalam ruangan Istana Isen Mulang disediakan khusus untuk para pejabat, termasuk Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Rupanya acara nonton bareng ini juga dihadiri seluruh kepala SOPD, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Agustiar Sabran, perwakilan dari Polda dan Korem 102 Panju Panjung.

Hadir pula Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio dan Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli. Laga final Champions ini juga mendapat pengamanan ketat dari aparat Brimob.

Sejak sore, para penonton yang datang untuk menunggu dimulainya laga final Champions ini juga dimanjakan dengan berbagai makanan yang sudah disediakan di halaman rumah jabatan gubernur.

Ada kacang rebus, pisang rebus, ketela rebus, jagung rebus, ronde, bakso, dan sate. Ada pula kopi dan teh. Semua jenis makanan dan minuman itu gratis.

Acara laga final ini Wakil Walikota juga ikut nonton bareng final liga champions. Pihak keluarga istana menyediakan uang door prize sebesar Rp50 juta. Uang sebanyak itu diberikan kepada para penonton dengan cara menjawab kuis.

Bagi yang bisa menjawab pertanyaan benar diberikan uang Rp500 ribu. Begitu seterusnya. Sekitar pukul 03.30 WIB akhirnya laga final champions berakhir. Dimana skor akhir untuk Real Madrid 4-1 Juventus.

Seusai nonton bareng, acara dilanjutkan dengan sahur bersama dan solat subuh berjamaah. Adapun tujuan diadakannya nonton bareng ini untuk meningkatkan dan merajut kerukunan, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Tengah. (MC.Isen Mulang/engga)

Dalam Sehari Tiga Kejadian Kebakaran di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Kali ini terjadi di Bengkel Jombang Motor, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Jumat (2/6/2017) sekitar pukul 01.20 WIB.

Musibah ini nyaris membuat penghuni bengkel, Safirin (64) tewas terpanggang. “Untung saya dibangunkan cucu. Kalau tidak, tidak tahu saya. Karena saat bangun tidur, kobaran api sudah membesar di bawah dan di atas,” kata Safirin di lokasi kejadian.

Usaha bengkel ini milik menantunya, Murdi Suweno. Saat kejadian dia tinggal bersama sang cucu, Eko (22), sedangkan peristiwanya terjadi saat dia sedang tidur.

Saat itu dia mendengar teriakan kebakaran dari cucunya. Saat ke luar, Safirin mencoba mengambil air untuk memadamkan api. Namun semakin lama api terus membesar. Dia kembali masuk ke dalam bengkel untuk menyelamatkan motor Vario miliknya.

Ternyata motornya sudah kena panas sehingga mengakibatkan telapak tangan saya kena luka bakar. Semua barang berharga maupun onderil kendaraan ludes terbakar. Motor Honda Beat dan Yamaha F1ZR juga terakar.

Selain itu mobil milik polisi yang sedang dalam perbaikan juga tersengat panasnya kobaran api. Itu mengakibatkan bagian depan mobil sedikit meleleh. Musibah ini sudah ditangani polisi.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono mengatakan penyebab kejadian diduga akibat korsleting listrik. Kerugian materi ditarsir mencapai Rp500 juta.

Sorenya, Kamis (1/6/2017) pukul 14.00 WIB kebakaran juga terjadi di Jalan RTA Milono, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya yang menghanguskan rumah milik Caca (49).

Saat itu Caca sedang pergi ke tempat keluarganya, tapi tidak mematikan lilin yang menyala di atas piring dan di taruh di atas meja kayu. Menyalakan lilin itu menandakan belum 40 hari atas meninggal suaminya.

Selanjutnya, Kamis (1/6/2017) pukul 06.30 WIB kebakaran juga terjadi di asrama Polsek Bukit Batu. Dua bangunan asrama dan satu unit mobil terbakar. Bahkan Aiptu Agus turut mengalami luka bakar. (MC. Isen Mulang/engga)

Keluarga Besar DPRD Palangka Raya Agendakan Buka Puasa 9 Juni

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagian Sekretariat DPRD Kota Palangka Raya mengadakan rapat dengan anggota dewan untuk memfasilitasi rencana acara buka puasa bersama untuk keluarga besar wakil rakyat dan masyarakat.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Ida Ayu Nia Anggraini ini dihadiri anggota dewan yang beragama Islam, Jumat (2/6/2017). Ikut hadir Ketua Komisi B Neni Adriaty Lambung. Dalam rapat ini disepakati susunan panitia buka puasa bersama yang akan dilaksanakan Jumat 9 Juni 2017.

Ditunjuk sebagai pelindung acara adalah Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto, Wakil Ketua I Ida Ayu Nia Anggraini, dan Wakil Ketua II Chismes G Djaga.

Sedangkan ketua panitia adalah Rusliansyah, Beta Syailendra sekretaris, dan Mukkaramah bendahara. Selanjutnya seksi usaha dana Suhardi Lentam, Abdul Hayie, Diu Husaini, UmiMustikah, Jumatni, dan Halillulah.

Awalnya dalam rapat ini sempat terjadi perdebatan antara sesama anggota dewan untuk menentukan tempat acara buka puasa. Sebab ada sebagian mengingingkan dilaksanakan di lokasi panti asuhan agar lebih dekat dengan masyarakat.

Tapi usulan ini justru dianggap lebih merepotkan bagi anggota dewan. Maka acara buka bersama tetap dilaksanakan di gedung DPRD seperti tahun sebelumnya dengan konsekuensi armada untuk mengangkut anak yatim disediakan dari panitia.

Panitia menyepakati total anak yatim piatu yang akan diundang hanya 100 orang dari beberapa yayasan. Disepakati pula semua kepala SOPD dan walikota juga akan diundang.

Sementara itu biaya acara buka puasa ini berasal dari swadaya anggota dewan. Dimana setiap anggota dewan dipungut Rp300 ribu. Uang sebesar itu dipotongkan dari insentif perjalanan dinas. Selebihnya berasal dari pihak ketiga yang tidak mengikat. (MC. Isen Mulang/engga)

Denominasi Gereja dan Pemuda Kristen Gelar Malam Doa Untuk Negeri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni
2017 disambut suka cita oleh rakyat Indonesia, termasuk warga Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Disaat para tokoh dan jajaran aparatur pemerintahan memperingati Hari Lahir Pancasila di lokasi Tugu Soekarno Jalan S Parman, sementara itu lokasi lain juga diadakan ‘Malam Doa Untuk Negeri’ yang diadakan oleh Denominasi Gereja dan Organisasi Kristen se Kota Palangka Raya.

Acara ‘Malam Doa Untuk Negeri’ yang digelar di GOR KONI Palangka Raya ini dimulai pukul 17.00 WIB sampai pukul 19.45 WIB. Malam Doa Untuk Negeri ini sengaja digelar untuk ‘merajut kebhinekaan untuk Indonesia yang adil dan sejahtera’.

Adapun rangkaian acara ‘Malam Doa Untuk Negeri’ ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan
Ikrar Pancasila yang dibacakan oleh Teguh Penemuan dari perwakilan PMKRI.

Acara selanjutnya treatical dengan tema ‘Jangan Menangis Pertiwiku’ yang dibawakan oleh para mahasiswa STAKN Palangka Raya dan dilanjutkan tarian Favor of God dari JKI.

Dalam acara ini disajikan penanyangan film tentang fenomena Indonesia dilanjutkan dengan menyanyikan lagu ‘Bapa Pulihkan. Acara ‘Malam Doa Untuk Negeri’ tambah semarak saat mahasiswa Universitas Palangka Raya menampilkan tarian khas Dayak.

Dalam acara ini juga disampaikan orasi kebangsaan dilanjutkan dengan menyanyikan puji-pujian dan pembacaan doa berantai. Setiap doa yang dibacakan dari perwakilan gereja yang berbeda-beda.

Perwakilan GKE membacakan doa dengan tema “bangsa dan negara Indonesia-pemerintah pusat dan daerah” sementara itu perwakilan HKBP membacakan doa dengan tema”Pilkada serentak 2018″, dari PGI membacakan doa dengan tema “keamanan dan kerukunan Kalimantan Tengah”, dari Katolik dengan tema ;kerukunan antar pemeluk agama”, dari PGLII dengan tema “keamanan dunia”, dan dari Adven dengan tema “korban bencana dan persembahan” (MC. Isen Mulang/engga)

Warga Kalteng Peringati Hari Lahir Pancasila di Tugu Seokarno

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini Hari Lahir Pancasila diperingati berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mulai tahun ini pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai tanggal merah untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini diperingati serentak diseluruh Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun agenda peringatan Hari Lahir Pancasila ini Kamis (1/6/2017) pagi digelar apel upacara di halaman kantor Gubernur Kalteng.

Sore harinya pukul 15.00 WIB dilanjutkan acara puncak peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di lokasi Tugu Soekarno Jalan S Parman, Palangka Raya.

Dipilihnya lokasi Tugu Soekarno sebagai acara puncak peringatan Hari Lahir Pancasila ini karena menurut Kapolda Kalteng Brigjen Anang Revandoko di sini merupakan tempat bersejarah bagi masyarakat Bumi Tambun Bungai.

Di tempat ini dahulu Presiden RI pertama Seokarno menancapkan tiang pertama sebagai tanda didirikannya Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah yakni Kota Palangka Raya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila yang baru pertama kali digelar ini cukup meriah. Selain dihadiri perwakilan organisasi kepemudaan juga dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Ikut hadir Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail, Ketua DPRD Kalteng R Atu Narang, Kapolda Kalteng Brigjen Anang Revandoko, Danrem 102 Panju Panjung, mantan Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran, tokoh Dayak Sabran Ahmad, dan Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Dalam sambutannya kapolda mengatakan Pancasila merupakan suatu hasil rumusan dari para tokoh agama dan tokoh bangsa, sehingga merupakan suatu kesepakatan bersama dari Sabang sampai Merauke untuk berdaulat dalam bingkai NKRI yang disatukan dalam falsafah Pancasila meski berbeda-beda, tetapi tetap satu jua, Indonesia.

Sehingga jika ada pihak yang tidak sejalan dengan Pancasila maka harus dilawan atau ditindak tegas. Kapolda ingin melalui momen peringatan Hari Lahir Pancasila ini rakyat Indoneseia menjadi lebih kuat, santun, berjiwa gotong royong, toleran untuk menjadikan bangsa yang adil, makmur, dan bermartabat.

Melalui momen ini kapolda mengimbau mengajak masyarakat Kalimantan Tengah menjaga perdamiaan, persatuan, kesatuan, saling menghormati, dan saling membantu demi kepentingan bangsa Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah yang memiliki falsafah rumah betang.

Diakhir sambutannya kapolda mengajak para peserta yang hadir untuk memeriakan kata ‘Kita Indonesia, Kita Pancasila, Semua Indonesia, Semua Pancasila, Saya Indonesia, Saya Pancasila’.

Sementara itu acara dilanjutkan dengan sambutan dari wakil gubernur dan dilanjutkan dengan pembacaan lima butir deklarasi pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017 yang dibacakan Ketua KNPI Kalteng, Fairid Naparin:

1. Menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Kalimantan Tengah
3. Mengedepankan sikap toleransi antar pemeluk beragama, kesukuan, ras, golongan, dan penganut kepercayan di Kalimantan Tengah
4. Bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Tengah
5. Menegaskan kembali Provinsi Kalimantan Tengah Bumi Tambun Bungai sebagai Bumi Pancasila

Setelah rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila selesai dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah di halaman kantor DPRD Kalteng. (MC. Isen Mulang/engga)

Warga Palangka Raya Diimbau Waspadai Potensi Kebakaran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini musibah kebakaran sering terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Kasus kebakaran rumah terakhir terjadi di Jalan G Obos dan Jalan Cempaka.

Meski musibah kebakaran tidak menelan korban jiwa, namun telah meluluhlantakan rumah serta seisi rumah dengan kerugian material mencapai ratusan juta. Angka itu belum termasuk biaya yang dikeluarkan pemerintah melalui operasioanl petugas pemadam.

Agar musibah kebakaran bisa diminimalisasi, bahkan bila perlu bisa ditekan, maka Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya mengeluarkan surat imbauan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Anwar Sanusi Umarnur Gayo kasus kebakaran yang sering terjadi di Kota Cantik ini sebanarnya dengan mudah dicegah bila warganya peduli dengan potensi yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

Cara yang paling mudah misalnya tidak menyalakan lilin saat lampu PLN mati. Bisa diganti dengan lampu charger sehingga aman dari bahaya kebakaran. Lalu tidak menyalakan obat nyamu bakar.

Jika terpaksa menyalakan obat nyamuk bakar maka harus dipastikan aman dari benda sekitar yang mudah terbakar. Selanjutnya mengecek kondisi instalasi listrik. Sebab paling banyak kasus kebakaran karena terjadi korsleting karena kondisi kabel sudah terlalu usang, sehingga perlu peremajaan.

Langkah selanjutnya warga disarankan membentuk kelompok pemadam swakarya di lingkungannya sendiri. Jika suatu saat terjadi kebakaran, maka bisa ditanggulangi sendiri sambil menunggu petugas pemadam dari pemerintah datang ke lokasi.

Sementara itu jika ada kebakaran, maka masyarakat diimbau untuk segera menghubungi pos petugas pemadam terdekat. Bisa juga menghubungi langsung petugas di Markas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya di Jalan Diponegoro Nomor 44 atau telepon 0536 3230 113 atau 113 bebas pulsa. (MC. Isen Mulang/engga)

Penggalang Terbaik Dari 34 Provinsi Akan Hadir di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memantapkan persiapan pelaksanaan Kemah Budaya Nasional (KBN) yang akan digelar 17 Juli 2017.

Bentuk keseriusan ditunjuk sebagai tuan rumah KBN ini diperlihatan Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio bersama jajaranya mendatangi kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Kedatangan walikota dan jajaran, termasuk Kwaran ini untuk memastikan jika Kota Palangka Raya telah siap menyelenggarakan even besar tersebut dengan telah menyediakan sarana dan prasana yang diperlukan saat KBN tingkat penggalang atau pelajar SMP.

Kepada mediacenter palangkaraya seusai mengadakan acara buka puasa bersama, Rabu (31/5/2017) sore, Mofit Saptono memastikan pelaksanaan KBN akan digelar 17 Juli 2017 bertepatan dengan HUT Kota Palangka Raya.

Mofit memastikan pelaksanaan KBN nanti akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. “KBN ini merupakan agenda di bawah Kementerian Pendidikan, jadi sudah pasti menterinya akan hadir,” tuturnya.

Dalam rapat koordinasi itu diperoleh informasi jika peserta KBN dari Sabang sampai Merauke yang akan datang ke Palangka Raya diperkirakan mencapai 2.000-an orang.

“Pesertanya 34 provinsi penggalang terbaik putra putri ditambah 13 kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah, ditambah 5 Kwaran Palangka Raya,” imbuhnya.

Dari 9 negara ASEAN yang diundang oleh Kementerian Pendidikan hingga saat ini baru satu negara yang sudah konfirmasi akan datang yakni Vietnam.

Sementara itu dari sisi persiapan lokasi, Mofit menjelaskan hingga saat ini dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman terus menggenjot pembangunan beberapa fasilitas yang diperlukan, bahkan progresnya sudah 45 persen. (MC. Isen Mulang/engga)

Petugas Pemadam Rutin Pantau Titik Api Jelang Kemarau

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini musim kemarau di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya akan berlangsung cukup lama.

Badan Metreologi, Klematologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan berlangsung mulai Juli hingga September. Biasanya, setiap musim kemarau selalu ada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Agar musim kemarau tidak mengakibatkan musibah kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan, maka sejak dini telah dilakukan upaya pencegahan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya.

Adapun upaya pencegahan sejak dini itu adalah setiap hari petugas pemadam keliling kesejumlah wilayah kecamatan dan kelurahan untuk memantau titik api.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Anwar Sanusi Umarnur Gayo pemantauan titik api itu dilakukan bersama tim gabungan Karhutla di bawah kendali Kodim 1016 Palangka Raya.

“Saat ini kita sudah berkerja. Setiap hari kita terus pantau titik api. Kita gabung dengan Tim Satgas Karhutla,” tutur Anwar Sanusi kepada mediacenter palangkaraya, Rabu (31/5/2017).

Selain personil, hampir setiap hari mobil pemadam juga digerakan untuk melakukan pemantauan titik api. Pada prinsipnya personil dan peralatan yang dimiliki dinas pemadam sudah cukup untuk menghadapi bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Hanya saja yang dikeluhkan Anwar Sanusi saat ini mesin pemadam dan selang yang dimiliki hanya mempu menjangkau jarak 100 meter, padahal biasanya jika terjadi kebakaran hutan dan lahan jaraknya bisa berkilo-kilo.

Kendala itu menurutnya tidak bisa diatasi, sebab kemampuan jarak semprot memang sudah maksimal 100 meter. Jika panjang selang ditambah, maka daya tekan air tidak bisa kencang. (MC. Isen Mulang/engga)

Wakil Walikota Palangka Raya Adakan Acara Buka Puasa Bersama

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ratusan orang dari berbagai kalangan, termasuk para anak-anak berkumpul di halaman rumah jabatan Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Rabu (31/5/2017) pukul 17.00 WIB.

Rata-rata mereka mengenakan pakaian baju putih dan perlengkapan solat. Kedatangan mereka ini untuk mengikuti acara buka puasa bersama dan solat berjamaah di rumah jabatan wakil walikota.

Acara buka puasa bersama ini terbilang sangat luar biasa bagi keluarga besar Mofit Saptono Subagio, karena tamu yang hadir banyak dari tokoh masyarakat dan para pejabat.

Di antaranya mantan Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran, Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak. Ikut hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Bulkani, Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli, dan Kepala SPN Tjilik Riwut AKBP Hendra Rochmawan.

Seperti biasa, acara buka puasa ini juga menghadirkan anak yatim piatu dari beberapa yayasan. Sebelum acara buka puasa dimulai, acara diisi dengan pembacaan ayat Suci Alquran yang dilantunkan oleh Kaspul Anwal juara I STQ tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu dalam sambutannya Mofit Saptono mengaku bersyukur karena di bulan Ramadan ini masih bisa menjalankan ibadah puasa seperti tahun lalu. Dia berharap momen Ramadan ini membawa berkah bagi semua umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Dalam kesempatan ini wakil walikota juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Palangka Raya karena hingga kini masih bisa menciptakan suasana kedamaian. Mofit berharap suasana yang sudah terjalin harmonis agar terus dipertahankan hingga sampai kapan pun.

Sementara itu dalam tausyiahnya Ustad Ajahari mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah SWT. Salah satunya dengan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak kegiatan ibadah selama Ramadan ini. (MC. Isen Mulang/engga)