38 Tabung LPG 3 KG di Pangkalan Arbainah Disegel Satgas Mafia Pangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Aparat Polres Palangka Raya menyegel 38 tabung gas LPG 3 Kg di Pangkalan milik Arbainah di Jalan S Parman, Selasa (6/6/2017).

Tabung gas elpiji subsidi ini disegel karena izin pangkalan sudah habis masa berlakunya, tapi sang pemilik Arbainah masih menjalankan usahanya.

Penjualan LPG 3 Kg ilegal ini diketahui saat Tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Polres Palangka Raya melakukan pengecekan.

Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni D Djaban mengatakan pangkalan milik Arbainah ini telah melakukan pelanggaran. Padahal untuk mengurus izin perpanjangan tidak susah. Bahkan proses hanya hitungan hari sudah selesai.

Kalau sudah seperti ini, Aratuni menyebut apa yang dilakukan sang pemilik usaha adalah tindakan yang merugikan diri sendiri. Sanksinya, layak di-police line. Tabung gas yang sudah diberi garis polisi semuanya masih berisi gas.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono menambahkan rencananya polisi akan mendalami alasan beroperasinya pangkalan milik Arbainah ini. “Nanti pemiliknya akan kita panggil,” katanya.

Sesuai UU No 22 Tahun 2001 Pasal 55 tentang Migas, semua usaha harus ada izinnya. “Oleh sebab itu kita akan mendalami kemungkinan adanya unsur pidana atau tidak. Nanti kita berkoordinasi dengan Pertamina,” tutupnya.

Sementara itu ayah Arbainah, Abdul Rahman mengatakan dalam satu LPG 3 KG dijual Rp20 ribu hingga Rp22 ribu, padahal HET yang ditetapkan Rp17.500. (MC. Isen Mulang/engga)

Media Center Isen Mulang Palangka Raya Peringkat 22 Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sejak pertengahan Maret 2017 Pemerintah Kota Palangka Raya memiliki Media Center. Media ini berfungsi sebagai layanan penyebaran informasi kepada publik dan layanan media online (internet gratis).

Meski baru di-tayangkan sekitar tiga bulan, namun respon publik yang membaca berita-berita yang disajikan mediacenter.palangkaraya.go.id ini cukup banyak.

Respon positif pembaca ini tidak lepas dari konten berita yang disajikan oleh para jurnalis selalu terkini. Bahkan dalam hitungan menit atau jam, kegiatan pemerintahan atau kepala daerah dan berita peristiwa sudah bisa ditayangkan melalui media online ini.

Jadi tidak heran jika kinerja para jurnalis dan jajaran redaksi mediacenter.palangkaraya.go.id ini akhirnya mulai membuahkan hasil yang membanggakan.

Apa itu? dari 68 kabupaten, kota, dan provinsi seluruh Indonesia diketahui kontribusi mediacenter.palangkaraya.go.id sudah menempati urutan ke-22 periode Januari- April 2017. Rangking ini diperoleh dari banyaknya memproduksi berita setiap bulannya.

Adapun rangking pertama periode Januari-April 2017 adalah Provinsi Jawa Timur dengan produksi 558 berita. Urutan ke-2 Kabupaten Sumenep dengan produksi 344 berita dan urutan ke-3 Kabupaten Blora dengan produksi 274 berita.

Bagi Kota Palangka Raya, peringkat ke-22 ini dengan waktu tayang baru satu bulan lebih, dan ini akan dijadikan evaluasi untuk terus giat menyajikan berita yang beragam dengan jumlah produksi yang lebih banyak lagi.

Diharapkan dengan makin banyaknya jumlah berita yang akan disajikan bisa mendongkrak rangking mediacenter.palangkaraya.go.id bisa naik terus dan pembacanya makin banyak. (MC. Isen Mulang/engga)

ASN Kominfo Palangka Raya Ikuti Bimtek Jurnalis Online

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagi aparatur sipil negara (ASN) menggeluti dunia jurnalistik memang agak sulit. Apalagi penempatan ASN selalu berpindah-pindah dari dinas satu ke dinas yang lainnya.

Kendala lainnya keahlian dalam menulis karya jurnalistik tidak dimiliki, sehingga sedikit menyulitkan para ASN untuk menyusun kalimat berita sesuai kaidah 5W 1H.

Namun seiring kemajuan dan tuntutan organisasi, kini sebagian ASN di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya dituntut harus bisa menulis karya jurnalistik.

Tuntutan ini harus dilaksanakan karena sebagian daerah di Indonesia, termasuk Palangka Raya sudah memiliki Media Center yakni pusat layanan informasi dan komunikasi publik dengan lebih mengedepankan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet (online)

Media online yakni mediacenter.palangkaraya.go.id. milik Pemerintah Kota Palangka Raya ini telah tayang di dunia maya mulai pertengahan Maret 2017.

Fungsi media center ini sama dengan media konvensional lainnya. Yakni menyajikan berita, tapi lebih banyak memuat kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, kecuali SARA dan politik.

Agar produksi berita yang ditayangkan media center berkualitas, maka dipandang perlu para jurnalisnya diberikan bimbingan teknis (bimtek). Kementerian Komunikasi dan Informatika RI telah memberikan bimtek jurnalis online di Semarang, Jawa Tengah 18 -19 Mei 2017.

Khusus dari mediacenter.palangkaraya.go.id yang dikirim untuk mengikuti bimtek tersebut adalah Sekretaris Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Amandus Frenaldi yang secara operasional sebagai Pimpinan Redaksi.

Bimtek ini menghadirkan Redaktur Nusantara, Toebari sebagai nara sumber. Dalam Diklat ini para peserta diberikan ilmu tata cara menulis berita sesuai rumus 5W 1H. Dan nara sumber lainnya Victor Nababan, Hariyanto dari Media Indonesia.

Khusus media milik pemerintah, materi berita yang wajib diinformasikan mengenai kegiatan kepala daerah, TNI, Polri, potensi daerah, keunggulan daerah, hasil penelitian, partisipasi publik, Polhukam, Kesra, perekonomian, dan kegiatan KPU yang bukan kegiatan partai politik.

Dalam Bimtek ini peserta juga diajari cara membuat judul. Dimana judul berita harus ditulis padat, singkat, mencerminkan isi berita, maksimal 8 kata, jangan gunakan nama orang yang tidak populer, dan hindari judul yang bisa disalahartikan. (MC. Isen Mulang/engga)

Satgas Mafia Pangan Palangka Raya Cek LPG di Pangkalan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan Kota Palangka Raya melakukan pengecekan LPG 3 Kg di pangkalan dan agen, Selasa (6/6/2017) pukul 10.00 hingga 13.40 WIB.

Tim satgas yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Polres Palangka Raya ini mengecek harga eceran tertinggi (HET), izin usaha, dan stok LPG di pangkalan.

Pengecekan ini dilakukan karena menurut Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban karena dapat laporan dari masyarakat jika selama Ramadan ini mereka sulit mendapatkan LPG 3 Kg.

Jika stoknya ada, tapi harga tinggi naik tidak terkendali, bahkan sampai ada yang mencapai Rp28 ribu di wilayah Kelurahan Sabaru, padahal harga normalnya sekitar Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per tabung.

Adapun yang pertama kali disambangi tim satgas adalah pangkalan LPG 3 Kg di Jalan S Parman milik Arbainah. Agen dari pangkalan ini adalah PT Resbayu. Petugas kemudian melakukan pengecekan.

Selain memeriksa keaslian tabung, petugas juga menanyai izin pangkalan. Ternyata izin usaha milik Arbaniah bermasalah.

“Pangkalan ini melanggar aturan. Seharusnya segera diurus. Kalau mati, itu tidak bisa beroperasi, namun ini masih bisa beroperasi,” ungkap Aratuni.

Sementara itu ayah Arbainah, Abdul Rahman mengatakan izin pangkalan masih proses pengurus perpanjangan di dinas, namun diminta mengurus orang lain.

“Tidak ada dibayar. Saya tidak memberi, dia juga tidak minta. Cuma ikhlas membantu menguruskan saja,” aku Abdul Rahman.

Pangkalan milik Arbaniah ini sudah beroperasi sejak 2015. Mengenai izin yang masih bermasalah, ia menyebut baru saja habis masa berlaku sebulan yang lalu. (MC. Isen Mulang/engga)

Gaji ASN Palangka Raya ke-13 dan 14 Cair Sebelum Idul Fitri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ada kabar baik buat seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, kecuali tenaga honorer atau kontrak.

Kabar baik itu, tidak lama lagi seluruh ASN Kota Palangka Raya akan menerima gaji ke-13 dan 14, sedangkan untuk para tenaga kontrak dan honorer untuk saat ini tidak ikut menerima, karena anggaran untuk THR mereka belum disediakan pemerintah.

Kabar baik ini langsung disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palangka Raya, Fordiansyah seusai mengikuti acara buka puasa bersama di Masjid Ash Syufiyah, Jalan Basir Jahan, Kelurahan Sabaru, Senin (5/6/2017).

Fordiansyah mengatakan dana untuk gaji ke-13 dan 14 sudah disalurkan pemerintah pusat ke daerah sejak Januari 2017. Hanya saat ini pemerintah daerah belum bisa menyalurkannya karena belum ada petunjuk teknis dari Kementerian Keuangan.

Saat ini Kementerian Keuangan masih menunggu peraturan presiden. Jika sudah keluar PP-nya, maka Kementerian Keuangan selanjutnya mengeluarkan surat perintah pembayaran gaji ke-13 dan THR atau gaji ke-14 untuk ASN seluruh Indonesia.

Fordianysah menjelaskan maksud diberikannya gaji ke-13 ini untuk meringankan beban para ASN, khususnya bagi pegawai yang punya anak sekolah disaat awal tahun ajaran baru, misalnya digunakan untuk beli seragam baru dan peralatan sekolah lainnya.

Sedangkan pemberian THR dimaksudkan untuk membantu para ASN yang akan merayakan Idul Fitri. Sebab keperluan yang akan dibeli untuk persiapan lebaran cukup banyak, sehingga pemerintah berinisiatif membantu dengan gaji ke-14.

Bedanya kalau gaji ke-13 diberikan full gaji pokok plus tunjangan, sedangkan gaji ke-14 diberikan hanya gaji pokok. Fordi memastikan pembayaran gaji ke-13 dan 14 ini akan diberikan sekaligus sebelum lebaran. (MC. Isen Mulang)

Dana Bantuan Rumah Ibadah Disediakan Rp20 Miliar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memajukan pembangunan dibidang keagamaan cukup besar. Perhatian ini dibuktikan dengan terus dialokasikannya dana bantuan untuk rumah ibadah.

Bahkan alokasi dana yang disediakan setiap tahun terus meningkat. Khusus tahun ini saja dana yang dialokasikan untuk bantuan rumah ibadah melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Palangka Raya mencapai Rp20 miliar lebih.

Anggaran sebesar itu menurut Kepala BPKAD Kota Palangka Raya, Fordiansyah diperuntukan untuk semua rumah ibadah, baik itu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Kaharingan, dan lainnya.

“Tahun ini ada ratusan rumah ibadah yang akan dapat bantuan. Soal nominalnya tergantung tim yang akan memverifikasi,” tutur Fordiansyah seusai mengikuti acara buka puasa di Masjid Ash Syufiyah, Jalan Basir Jahan, Kelurahan Sabaru, Senin (5/6/2017).

Adapun syarat mendapatkan bantuan harus mengajukan proposal yang ditujukan kepada Walikota ditembuskan ke Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palangka Raya.

Selanjutnya bagian kesra akan melakukan verifikasi bersama tim yang sudah dibentuk. Adapun tugas tim untuk mengecek kondisi rumah ibadah yang akan dibantu.

Setelah dicek, maka akan diketahui berapa nominal bantuan yang layak diberikan. Jika sudah disetujui, maka dana bantuan diberikan lewat rekening pengurus rumah ibadah. (MC. Isen Mulang/engga)

Masjid Ash Syafiyah Terima Bantuan Rp100 Juta Dari Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Di hari ke-10 bulan puasa, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio melakukan safari Ramadan ke Masjid Ash Syufiyah, Jalan Basir Jahan, Kelurahan Sabaru, Senin (5/6/2017).

Seperti biasa dalam safari Ramadan ini Walikota juga memboyong sejumlah kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD). Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Sahdin Hasan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rawang.

Ada pula Kepala Dinas Perhubungan Eldy, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Fordiansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Andjar, Kepala Pemadam dan Penyelamatan Anwar Sanusi Umarnur Gayo, dan Asisten II Rahmadi HN.

Safari Ramadan kali ini berbeda dari biasanya. Kali ini acaranya dirangkai dengan penyerahan dana hibah berupa bantuan kepada rumah ibadah dan yang pertama kali menerima adalah Masjid Ash Syufiah.

Di sini Pemerintah Kota yang diwakili oleh Mofit Saptono secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta kepada pengurus Masjid Ash Syufiyah.

Dana bantuan ini selanjutnya akan digunakan untuk melanjutkan rehab pembangunan masjid yang saat ini sedang berjalan. Pengurus masjid mengatakan dana bantuan ini akan digunakan untuk membeli berbagai macam material atap.

Kepada walikota, pengurus Masjid Ash Syufiah mengucapkan banyak terima kasih yang sudah memberikan bantuan. “Masjid ini dibangun dengan dana swadaya dan mudah-mudahan dengan adanya tambahan dana ini pembangunan masjid bisa selesai,” ucap pengurus masjid.

Sementara itu seusai acara buka puasa bersama dan solat magrib berjamaah, rombongan walikota melanjutkan safari Ramadan ke Masjid Al Abrar Kubah Hijau, Kelurahan Sabaru dengan agenda solat isyah dan tarawih berjamaah. Di Masjid Kubah Hijau ini walikota juga menyerahkan bantuan hibah. (MC. Isen Mulang/engga)

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Hak dan Kewajiban Peserta JKN-KIS

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Palangka Raya mensosialisasikan pelaksanaan pemberian informasi langsung (PIL) hak dan kewajiban kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Peserta sosialisasi ini khusus perwakilan dinas, badan, dan satuan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Sosialisasi yang dilaksanakan di ruang Peteng Karuhei II ini dibuka Sekda Kota Palangka Raya, Kandarani, Senin (5/6/2017).

Dalam sosialisasi ini para peserta dijelaskan teknis cara menjadi peserta BPJS Kesehatan, termasuk kewajiban rutin membayar premi setiap bulan jika dari peserta jalur mandiri.

Sedangkan premi untuk warga kurang mampu sudah dibayari oleh pemerintah, termasuk PNS, TNI, Polri, pejabat negara, anggota DPRD, pegawai swasta, dan pekerja yang menerima upah.

Sementara itu hak peserta JKN-KIS menurut Muhammad Hendra, Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya akan mendapat pelayanan mulai fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama hingga ke rumah sakit dan semua biaya gratis.

Bedanya di BPJS Kesehatan, bagi peserta JKN-KIS yang ingin mendapat pengobatan harus melalui rujukan berjenjang. Yakni mulai fakes pertama (puskesmas atau dokter paktek) selanjutnya dirujuk ke tingkat lanjutan atau Rumah Sakit.

Namun semua layanan pengobatan itu baru bisa diberikan kalau peserta JKN-KIS rutin bayar premi setiap bulan, khususnya dari jalur mandiri. Jika telat bayar, maka kena denda. Jika tunggakan premi sudah dibayar, maka peserta JKN-KIS baru dilayani di tingkat faskes.

Dalam sosialisasi ini peserta juga diberikan pencerahan mengenai teknis pendaftaran. Dijaman serba canggih saat ini bagi warga yang ingin mendaftar jadi peserta BPJS tidak perlu lagi datang ke kantor, tapi cukup daftar lewat online.

Peserta cukup mengakses lewat mobile BPJS Kesehatan melalui smartphone atau telepon ke nomor 1500400. Syaratnya cukup menyiapkan E-KTP dan selanjutnya baru diproses oleh operator.

Sementara itu guna mempermudah layanan, BPJS juga sudah menjalin kerja sama dengan beberapa dokter praktek dan Klinik Kimia Farma Jalan G Obos dan Klinik Eka Barigas. Khusus kerja sama dengan klinik ini syaratnya wajib ada dokter spesialis gigi.

Dalam sosialisasi ini juga disediakan sesi tanya jawab. Misalnya perwakilan dari Satpol PP Palangka Raya, Setiadi menanyakan kenapa biaya rujukan dari rumah ke rumah sakit tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Muhammad Hendra menjawab biaya transportasi yang ditanggung BPJS adalah dari faskes ke rumah sakit, sedangkan kalau dari rumah ke faskes tidak dijamin, karena aturannya memang begitu. (MC. Isen Mulang/engga)

ASN Pemko Palangka Raya Berkurang 200-an Orang Karena Pensiun

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setiap tahun di Kota Palangka Raya selalu ada aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun, sedangkan penggantinya tidak ada.

Di sisi lain pemerintah masih memberlakukan kebijakan moratorium atau penghentian sementara penerimaan calon ASN. Dampaknya pemerintah daerah terus kekurangan tenaga ASN.

Misalnya saja di Kota Palangka Raya sejak diberlakukannya moratorium hingga saat ini sudah ada sekitar 200-an orang ASN yang pensiun, paling banyak dari guru.

“Kalau dari struktural tidak banyak, sehingga tidak menganggu kinerja pemerintahan, ucap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza di sela menghadiri acara buka puasa di rumah pribadi Sekda Kandarani di Jalan Rajawali V, Minggu (4/6/2017).

Meski ASN berkurangnya karena pansiun dan tidak mengganggu beban kerja, namun Pemerintah Kota Palangka Raya membijakinya dengan merekrut tenaga kontrak atau honorer.

Penerimaan honorer yang pernah dilakukan pasca kebijakan moratorium itu menurut kepala BKPP dilakukan sebagai solusi untuk menutupi kekurangan pegawai untuk bidang tertentu.

Di sisi lain berkurangnya jumlah ASN di Kota Palangka Raya ini selain karena pensiun juga karena dipecat. Dimana sejak 2016 hingga 2017 ini sudah ada 16 ASN dipecat dengan tidak hormat.

“Mereka yang dipecat itu karena melakukan pelanggaran disiplin seperti kasus narkoba. Jadi kalau pidananya di atas 1 tahun maka dipecat dari ASN,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Menjalin Kebersamaan Melalui Acara Buka Puasa Bersama

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bentuk kerukunan antar umat beragama di Kota Palangka Raya dari dulu hingga saat ini terus terjalin dengan bagus. Jadi wajar jika Kota Cantik Palangka Raya dijuluki Bumi Pancasila, Bumi Tambun Bungai.

Predikat Bumi Pancasila ini disematkan karena masyarakat Kota Palangka Raya, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah sangat toleran, meski warganya berbeda-beda suku, agama, dan kepercayaan, namun tetap hidup rukun berdampingan.

Bentuk keharmonisan yang terus terjalin harmonis ini bisa dilihat melalui acara-acara keagamaan. Salah satu contohnya saat digelarnya acara buka puasa di rumah pribadi Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Kandarani di Jalan Rajawali V No 29.

Acara buka puasa ini tidak hanya dihadiri dari kalangan pejabat jajaran kepala dinas yang beragama Islam saja, namun yang bergama Kristen, dan lainnya juga hadir. Para pejabat yang hadir ini juga dari berbagai latar belakang suku.

Namun semuanya bisa bersukacita dalam suatu kebersamaan untuk mengikuti jalannya acara buka puasa yang juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Tidak hanya saat momen Ramadan, bentuk saling menghormati antar sesama pemeluk agama seperti ini selalu diperlihatkan oleh kepemimpinan Walikota Palangka Raya, Riban Satia bersama Wakilnya Mofit Saptono Subagio beserta jajarannya.

Misalnya saat umat Kristiani sedang merayakan Natal giliran umat lainnya ikut menyambangi. Begitu pula saat umat Hindu dan Kaharingan, para pejabat pemko yang dipimpin walikota dan wakilnya juga melakukan safari nyepi.

Sementara itu dalam momen Ramadan ini Sekda Kandarani mengucapkan banyak terima kasih karena para handai taulan dan rekan seprofesinya, meskipun berbeda latar belakang sudah berkenan hadir diacara yang penuh berkah ini.

Kandarani berharap tradisi seperti ini terus dilakukan, karena selain untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin kebersamaan serta keakraban antara sesama pemeluk agama. Tujuannya saling intropeksi antara satu dan yang lainnya. (MC. Isen Mulang/engga)