BPBD dan Tim Satgas Karhutla Lakukan Pendinginan Area Lahan Terbakar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Sihang mengatakan, guna memaksimalkan pencegahan terjadinya karhutla, BPBD bersama leading sektor lainnya seperti Dinas Damkar dan Penyelamatan, TSAK, TNI dan Polri serta organisasi kemasyarakatan lainnya, terus memperkuat pengawasan  wilayah rawan karhutla di Palangka Raya.

“Kita  terus  berkomimen untuk mencegah karhutla dan sampai sekarang terus dimaksimalkan.Terlebih sejumlah titik api sempat muncul dibeberapa area kawasan,”ujarnya, Jumat (24/8/2018).

Kata Sihang, kawasan-kawasan yang sebelumnya sempat terbakar, maka oleh tim satgas BPBD dan leading sektor lainnya, terus memantau sekaligus melakukan pemadaman terhadap sisa-sisa  area yang masih terlihat asap mengepul.

“Saat ini bisa dikatakan pada fase pendinginan dengan penyiraman area lahan yang terbakar, sekaligus dipantau terus kondisi perkembangannya,”tambahnya.

Disampaikan Sihang, bila berdasarkan rekapitulasi data kejadian karhutla yang ditangani posko BPBD Kota Palangka Raya, setidaknya dari awal Januari hingga Agustus 2018, telah terjadi 50 kejadian kebakaran karhutla. 

Dengan rincian, pada Januari 2018  terjadi satu kejadian karhutla dengan luas lahan sekitar 3 hektar. Kemudian di bulan Juni terjadi 2 kejadian karhutla dengan luasan lahan yang terbakar sekitar  2 hektar. Lalu di bulan Juli terjadi 13 kejadian karhutla dengan luasan lahan yang terbakar sekitar 19 hektar. Sementara untuk bulan Agustus terjadi 17  kejadian karhutla dengan luasan lahan yang terbakar sekitar 47,5 hektar.

“Jadi total kejadian karhutla di Kota Palangka Raya  terhitung  dari awal Januari hingga Agustus 2018, hanya berkisar 33 kejadian, dengan lahan yang terdampak sekitar 71,5 hektar,” jelasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan