BMKG: Agustus Hujan, September-Oktober Kering Lagi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sampai saat ini wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam periode musim kemarau. Namun mulai Sabtu 25 Agustus 2018 hingga akhir Agustus 2018 diprediksi curah hujan akan mengalami peningkatan dibandingkan awal Agustus.

Berdasarkan model cuaca yang dianalisa oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya baik model dinamis seperti luaran model ECMWF, GFS dan POAMA serta model prediksi statistik diketahui semua model menunjukkan trend peningkatan curah hujan di Minggu ke-3 Agustus.

BMKG memprediksi wilayah Kalteng, termasuk Kota Palangka Raya masih berpeluang hujan hingga beberapa awal September. Namun jika ditotal curah hujan bulanan masih kategori hujan di musim kemarau yaitu kurang dari 150 mm per bulan.

“Musim kemarau di wilayah tropis, terutama Kalimantan Tengah bukan berarti tidak ada hujan sama sekali. Hujan masih ada secara lokal maupun luas, namun intensitasnya masih dalam kategori hujan musim kemarau,” tulis Prakirawan BMKG Palangka Raya dalam group WhatsApp, Rabu (29/8/2018).

BMKG melihat saat ini indeks ENSO atau biasa kita kenal El Nino dan La Nina dalam kategori netral. Artinya pola iklim di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini akan mempunyai pola mirip dengan pola normalnya.

BMKG memprediksi kondisi kering layaknya musim kemarau akan meningkat lagi diawal September hingga Oktober. “Kami prediksi awal musim hujan di wilayah Kalteng akan dimulai sejak Oktober dasarian I untuk wilayah bagian barat laut dan utara, kemudian seluruh wilayah Kalteng akan memasuki musim hujan di Minggu ke-3 Oktober,” tulisnya. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan