Balai Bahasa Kalimantan Tengah Adakan Penyuluhan Bagi Para Jurnalis

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan acara penyuluhan kepada para wartawan dan redaktur dari berbagai media dengan tema ‘Diskusi Terpumpun’ di Hotel Fovere, Kota Palangka Raya, Senin (5/3/2018).

Acara penyuluhan ini juga dihadiri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah, Sutransyah. Melalui penyuluhan ini para wartawan dan redaktur banyak belajar tentang penggunaan kata yang benar sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang baik dan benar.

Selain itu para wartawan dan redaktur juga diberikan pemahaman terkait penggunaan tanda baca dan kata sambung yang benar sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD). Diharapkan tulisan wartawan yang disebarluaskan melalui media telah sesuai kaidai KBBI.

Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Haruddin menyebutkan saat ini pejabat lembaga publik masih kurang memperhatikan pengembangan bahasa nasional maupun lokal yang benar, sehingga perlu disosialisasikan melalui tulisan jurnalis.

“Banyak lembaga tidak terlalu memperhatikan keilmuan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ucapnya. Dia mencontohkan berdasarkan hasil penelitian Balai Bahasa diketahui banyak penulisan surat yang masih salah. 

“Kita pernah melakukan penelitian disalah satu instansi dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tetapi masih banyak yang salah, bahkan dalam tata bahasa dalam memaknai kata masih banyak yang kurang pas,” tukasnya. 

Haruddin menegaskan bahasa Indonesia wajib digunakan dalam informasi melalui media masa sesua UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan.

“Media massa juga bisa menggunakan bahasa daerah atau bahasa asing yang mempunyai tujuan khusus atau sasaran khusus, bahkan bahasa juga sebagai alat pemersatu,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan