Badan Litbang Pamerkan Kantong Semar Sebagai Ikon Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setiap satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) memamerkan produk atau program unggulannya diacara Palangka Raya Fair 5-9 Agustus 2017.

Salah satunya Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Palangka Raya. Diacara pameram pembangunan ini Badan Litbang ingin menyajikan sesuatu yang unik dan selama ini belum pernah dipamerkan oleh SOPD sebelumnya.

Apa itu? Badan Litbang mencoba mempopulerkan kantong semar. Dipilihnya spesies endemik Kalimantan ini karena ternyata kantong semar mulai disukai oleh pasar.

Bahkan saat ini saja bila ada orang luar jika ingin membawa kantong semar dari luar Pulau Kalimantan harus melewati Balai Karantina. Ini artinya spesies langka ini keberadaannya sudah mulai diperhitungkan.

Maka dari itu Kepala Badan Litbang Kota Palangka Raya, Barit Rayanto beserta jajarannya mencoba mengekplor tanaman khas Kalimantan ini agar ke depannya memiliki nilai tambah bagi kepentingan daerah.

Barit sengaja mempopulerkan kantong semar melalui even Palangka Raya Fair, karena atas perintah walikota. Sebab mulai 2018 Badan Litbang diminta melakukan kajian terhadap kantong semar.

Targetnya, walikota mengharapkan spesies kantong semar akan dijadikan sebagai ikon Kota Palangka Raya. Tidak hanya itu, kantong semar juga akan dijadikan motif batik khas Kalimantan.

Atas dorongan walikota itulah maka Badan Litbang akan melibatkan BPPT Kalimantan Tengah dan orang pribadi agar melakukan penelitian guna mengetahui semua jenis kantong semar, termasuk manfaatnya untuk kepentingan medis.

Ke depan, target Badan Litbang lainnya harus bisa membudidayakan kantong semar secara massal. Harapannya agar bunga atau bisa juga disebut tumbuhan yang memiliki warna hijau kemerahan dan ungu ini bisa dipasarkan secara luas seperti halnya tanaman hias pada umumnya, sehingga memiliki nilai ekonomis. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan