6 Peringatan Hari Penting Digabung Jadi Satu

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Upacara rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palangka Raya setiap tanggal 17 di bulan Desember 2017 ini sangat beda dengan bulan sebelumnya, Senin (18/12/2017) di halaman balai kota Jalan Tjilik Riwut Km 5,5.

Sebab upacara bendara gabungan TNI/Polri dan ASN lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya kali ini dirangkai dengan peringatan HUT PGRI ke-72, Hari Guru Nasional, HUT Dharma Wanita Persatuan ke-18, Peringatan Hari Ibu ke-89, HUT Korpri ke-46, dan Hari Bela Negara ke-69.

Bedanya lagi, komandan upacara kali ini adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) perempuan, sedangkan inspektur upacara adalah Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Namun sebelum upacara dimulai, terlebih dahulu dibacakan sejarah singkat terbentuknya PGRI yang saat penjajahan Belanda bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang anggotanya terdiri dari guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah.

Setelah sekian lama melakukan perjuangan panjang, akhirnya para guru melakukan konggres di Surakarta. Dalam kongres ini semua organisasi guru atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, politik, agama, dan suku dihapuskan.

Mereka akhirnya bersatu untuk NKRI. Dalam kongres inilah pada 25 November 1945 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan. Seusai pembacaan sejarah singkat berdirinya PGRI kemudian dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih.

Karena sinar matahari pagi cukup menyengat, sehingga ada beberapa ASN yang harus dibawa ke pinggir, karena kondisinya lemah. Di akhir acara sebelum meninggalkan lapangan, walikota pun sempat meminta maaf karena pelaksanaan upacara agak lama dan panas.

Namun sebelum mengakhiri ucapara, pihak panitia terlebih dahulu menyajikan tarian plus senam yang dibawakan oleh para guru dari beberapa sekolah. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan