6.820 Anjing di Palangka Raya Sudah Diberi VAR

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemberian vaksin anti rabies (VAR) terhadap hewan rabies terutama jenis anjing di Kota Palangka Raya pada 2018 ini sudah dilakukan untuk 6.820 ekor anjing atau mencapai 98 persen.

Hal tersebut disampaikan Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Verteriner (Kesmavet) pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Sumardi, Rabu (19/09/2018).

Menurutnya capaian pemberian vaksin anti rabies terhadap hewan penular rabies itu sudah mendekati target capaian. Dimana DKPP menargetkan di tahun ini dilakukan pemberian vaksin sebanyak 7.000 ekor.

“Kalau untuk saat ini pemberian vaksin lebih difokuskan pada anjing,” jelas Sumardi.

Diungkapkan, dalam pemberian vaksin selain dilaksanakan oleh petugas DKPP, pelaksanaan pemberian vaksinasi juga dibantu oleh kader vasinator.

Gencarnya pemberian vaksin ini, bukanlah tanpa sebab, mengingat penyakit rabies dapat ditularkan oleh hewan yang  berjenis berdarah panas. Seperti anjing, kera, maupun kucing. Terlebih hewan-hewan ini sudah terjangkit hewan yang sudah terkena rabies melalui gigitan atau terkena luka maupun liur hewan positif rabies.

“Bila dicermati selama ini, maka lebih dari 90 persen penularan rabies, lebih  disebabkan oleh gigitan anjing yang positif rabies,” tutur Sumardi.

Adapun untuk mengetahui tanda-tanda hewan yang terjangkit rabies antara lain, terlihat keluar air liur hewan, bila hewan peliharaan maka terlihat sudah tidak menuruti lagi dengan pemilik. Bahkan terkesan ganas dan bisa menggigit apa yang ditemui. 
Ciri lainnya, hewan kebanyakan menyendiri atau sering bersembunyi di tempat teduh dan sejuk. 

“Masyarakat, harus awasi dan waspada terhadap anjing liar maupun peliharaan dengan melihat kondisi fisiknya. Bila positif kita terkena gigitan hewan yang sudah rabies, maka segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit,” ingat Suwardi. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan