Biro Umrah dan Haji Arofahmina Hadir di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pergi ke Tanah Suci Makkah merupakan dambaan semua orang. Hanya saja biaya yang cukup mahal menjadi penyebab impian itu belum bisa terwujud, khususnya bagi warga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Namun kini tidak perlu lagi khawatir lagi karena dengan biaya cukup ringan sudah bisa bertolak ke Tanah Suci Makkah. Caranya dengan menyisihkan Rp20 ribu per hari untuk ditabung.

Selama tiga tahun, anda bisa pergi umrah. Inilah salah satu cara yang ditawarkan Biro Perjalanan Umrah dan Haji Plus dari PT Arofahmina untuk warga yang berminat.

Menariknya, Arofahmina telah hadir di Kota Palangka Raya. Jasa layanan umrah ini baru diresmikan oleh Direktur Umum Arofahmina Pusat Surabaya, Heri Wibowo, Sabtu (23/2/2019).

“Peresmian itu dilakukan di Kelurahan Kalampangan. Saat peresmian juga didihadiri Direktur Perwakilan Arofahmina Palangka Raya, Gus Taufik Rizqillah,” ucap Heri, Senin (25/2/2019).

Heri menegaskan perusahaan biro umrah dan haji plus miliknya ini resmi terdaftar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dengan izin Umrah 663/2016. (MC. Isen Mulang/engga)

Program Kawin Suntik untuk Tingkatkan Populasi Sapi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Inseminasi buatan atau kawin suntik masih menjadi program utama bagi Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Palangka Raya untuk meningkatkan populasi ternak sapi.

Kabid Produksi Peternakan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan preogram kawin suntik merupakan upaya penerapan teknologi tepat guna yang menjadi pilihan utama untuk meningkatkan populasi dan mutu genetic ternak sapi.

“Program ini berupa penyebaran bibit unggul ternak sapi yang bisa dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, sehingga bisa meningkatkan pendapatan peternak,” kata Sugiyanto, Senin (25/2/2019).

Kawin suntik merupakan salah satu pilihan tepat yang bisa diandalkan dalam memperbanyak populasi ternak dan sangat dianjurkan dengan tujuan memperbaiki mutu ternak yang dihasilkan, sebab bibit berasal dari pejantan yang unggul.

Program ini dinilai lebih efektif dan efisien, karena bisa meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur. Selain itu mencegah terjadinya penularan atau penyebaran penyakit kelamin pada ternak sapi.

Sugiyanto menjelaskan beberapa faktor pendukung keberhasilan upaya khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) adalah pemberian pakan ternak berkualitas dan penangganan gangguan reproduksi.

Keberhasilan UPSUS SIWAB merupakan harapan baru agar kebutuhan pangan hewani bisa terpenuhi, sehingga diperlukan komitmen bersama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan kota. (MC. Isen Mulang/engga)

Program Sapi Bunting Terealisasi 249 Ekor

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ternyata untuk merealisasikan program kebuntingan pada sapi tidak mudah. Pada 2018, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya hanya mampu merealisasikan 249 ekor atau 80 persen.

Padahal program kebuntingan ditarget 303 ekor. Berbeda dengan target kelahiran mudah direalisasikan. Pada 2018, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya ditarget 246 ekor kelahiran. Namun hingga Desember 2018 bisa direalisasikan hingga mencapai 261 ekor atau 106 persen. 

Kabid Produksi Peternakan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengakui upaya untuk meningkatkan populasi sapi tidak mudah.

Meski begitu dinasnya terus menggalakkan agar program sapi bunting dan kelahiran terus berlanjut. Sebab program upaya khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) merupakan upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi di Palangka Raya.

“Program ini cukup efektif untuk meningkatan produksi daging, mengurangi ketergantungan pasokan ternak sapi bangkalan serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha budidaya ternak ruminansia,” ucap Sugiyanto, Senin (25/2/2019).

Dia mengatakan Upsus SIWAB mencakup program peningkatan populasi melalui inseminasi buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam (INKA). Program ini merupakan upaya penerapan sistem manjemen reproduksi yang baik.

Kegiatan ini terintegrasi melalui pendekatan peran aktif masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya peternakan rakyat sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung swasembada daging yang ditargetkan bisa tercapai pada 2026. (MC. Isen Mulang/engga)

Musrenbang Tingkat Kecamatan Berakhir di Pahandut

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kota Palangka Raya berakhir, Senin (25/2/2019).

Kecamatan Pahandut mendapatkan giliran terakhir mengadakan Musrenbang. Acara Musrenbang Kecamatan Pahandut ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Umi Mastikah.

Dalam sambutannya Sekretaris Bappeda Kota Palangka Raya, Suwito mengatakan Musrenbang kecamatan ini untuk merumuskan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan di 2020.

“Hasil Musrenbang kecamatan ini nanti akan dijadikan dasar penyusunan rancangan rencana kerja pemerintah pemerintah (RKPD) atau renja satuan organisasi perangkat daerah (SOPD),” katanya.

Dia menegaskan hasil Musrenbang tingkat kecamatan ini paling lambat dua hari setelah digelarnya Musrenbang sudah harus disampaikan kepada walikota.

Sebab Bappeda akan membuat rekapitulasi usulan kegiatan sebagai bahan pada forum perangkat daerah pada Musrenbang tingkat Kota Palangka Raya pada 2019. (MC. Isen Mulang/engga)

Hujan Deras Mengguyur Palangka Raya, Air Meluap Merembes Rumah Warga

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hujan dengan intensitas tinggi, pada Senin (25/2/2019) sore dari pukul 16.35 Wib di wilayah Kota Palangka Raya,  menyebabkan terjadinya luapan air  hingga merembes ke pemukiman warga.

Dari pantauan awak Media Center Palangka Raya, hujan yang disertai angin cukup kencang serta kilat sahut menyahut, membawa durasi curah air hujan sangat tinggi, sehingga dengan cepat menimbulkan genangan air dengan ketinggian setengah betis orang dewasa, mengakibatkan banjir dadakan.

Drainase yang ada disepanjang jalan protokol maupun dilingkungan warga tidak mampu mengalirkan air hujan, itu terlihat dari debit air yang menguap keluar dari drainase. 

Ruas jalan,  seperti Jalan Yos Sudaso, Temanggung Tilung, Galaxi, G Obos,  Pangeran Samudra, Jalan Sisingamangaraja dan daerah Jalan Lawu, serta sejumlah kawasan pemukiman padat penduduk, tidak luput dari rembesan air hingga menutupi badan jalan dan halaman rumah. 

“Genangan air hujan sampai masuk hingga teras rumah. Rembesan air melebihi kedalaman drainase sehingga tidak mampu mengalirkan air,” ungkap Yoyo, warga Jalan Pangeran Samudera yang tengah membersihkan larutan sampah di halaman pekarangan rumahnya. 

Memang, bila dilihat curah hujan yang mengguyur ‘Kota Cantik” Palangka Raya, kali ini benar benar turun dengan durasi tinggi. Sehingga bisa dipastikan lingkungan rumah warga banyak yang mengalami genangan air akibat meluapnya air dari drainase yang ada di lingkungan sekitar warga. Adapun hujan saat itu diperkirakan baru sedikit reda hingga pukul 18.00 Wib. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Infrastruktur Mendominasi, Musrenbang Tak Abaikan Pembangunan Bidang Lain

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya Hj Umi Mastikah menyatakan, meskipun usulan infrastruktur lebih mendominasi dari hasil Musyarawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)  yang dilakukan pada seluruh kecamatan di Kota Palangka Raya, namun pembangunan bidang lain tetap tidak bisa diabaikan.

“Pembangunan bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan maupun pendidikan tetap  tidak bisa diabaikan, Walaupun usulan prioritas yang di plot lebih menonjol pada infrastruktur,” tegas Umi, usai menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Pahandut, Senin (25/2/2019).

Harus diakui kata Umi, persoalan infrastruktur jalan, jembatan hingga drainase selama ini banyak mendapat keluhan masyarakat. Sehingga ketika masuk masa musrenbang usulan terkait bidang inilah yang lebih menonjol persentasenya dari bidang lain. 

“Kita tetap berpedoman pembangunan wilayah dan pembangunan manusia dan bidang lainnya tetap  tidak bisa dipisahkan. Hanya saja mungkin porsinya lebih banyak infrastruktur sehingga tidak mengurangi makna prioritas  dari rencana pemerintah kota itu sendiri,”jelasnya lagi.

Dalam bagian lain kata Umi, apapun hasil dari skor-skor usulan hasil musrenbang dari setiap kecamatan nantinya akan diinvetarisir sehingga  berdasarkan aturan tidak ada lagi usulan-usulan yang bersifat tambahan.

“Hasilnya tetap disampaikan secara terbuka tidak ada yang ditutup-tutupi. Namun demikian usulan yang tidak terealisasi dapat menjadi bagian usulan yang bisa dikatakan tinggal menunggu giliran saja,” beber Umi.

Sementara itu Camat Pahandut Kota Palangka Raya, Naimah mengatakan, setidaknya ada 58  usulan yang masuk pada forum musrenbang kecamatan tersebut.

“Ya, awalnya usulan dari seluruh kelurahan mencapai  200 lebih, namun setelah masuk aplikasi yang lolos 186. Kemudian selanjutnya yang masuk ke forum musrenbang ini hanya 58,”sebutnya.

Dikatakan dari usulan yang masuk pada forum musrenbang Kecamatan Pahandut lebih didominasi usulan pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Seperti jalan, titian jembatan, gorong-gorong maupun drainase.

“Usulan bidang pembangunan lain, tetap ada seperti kesehatan berupa pembangunan pustu dan posyandu, lalu bidang pendidikan, perikanan, pertanian dan peternakan,”ujar Naimah.

Ditambahkannya, dari 58 usulan tersebut bukan berarti menjadi skala prioritas, namun bisa saja kata Naimah, dalam perjalanan pembahasan, terutama melihat dari sisi indikator dan pertimbangan lain, jumlah usulan sebanyak itu bisa berkurang. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pemko Palangka Raya Instruksikan Pemasangan Bendera Setengah Tiang Atas Wafatnya Reinout Sylvanus

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wafatnya mantan Gubernur Kalteng ke tiga, Reinout Sylvanus, membuat duka mendalam dari semua elemen masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk di Kota Palangka Raya.

Pihak Pemerintah Kota Palangka Raya pun menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya, mantan gubernur Kalteng tersebut.

“Baru pagi tadi saya mendengar kabar wafatnya beliau, dan kami selaku Pemerintah Kota  Palangka Raya serta atas nama masyarakat di kota ini  tentu mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya,”ungkap Wakil Walikota Palangka Raya Hj. Umi Mastikah, Senin (25/2/2019).

Dikatakan Umi, mantan Gubernur Kalteng ke dua Reinout Sylvanus adalah salah satu orang yang berpengaruh di Kalteng, sebab pernah memimpin Kalteng dan memberikan banyak kemajuan  pembangunan di provinsi yang berjulukan Bumi Tambun Bungai tersebut.

“Pengabdian almarhum tanpa batas dan akan selalu terukir dalam setiap perjuangan pembangunan Kalteng, khususnya di Palangka Raya. Yakni menjaga Huma Betang rumah Pancasila bagi wilayah Kalimantan Tengah ini,”ujarnya.

Umi juga menambahkan, bahwa sosok almarhum Reinout Sylvanus adalah merupakan perintis pembangunan Kalimantan Tengah dan Palangka Raya pada khususnya. Sehingga almarhum mampu menjadi panutan melalui pemikiran dan langkah terbaik dalam kemajuan daerah.

Atas meninggalnya salah satu putera terbaik Kalimantan Tengah itu kata Umi, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menginstruksikan pemasangan bendera setengah tiang diseluruh OPD dan dinas di lingkup Pemko selama tiga hari.

“Kita instruksikan pengibaran bendera setengah tiang untuk mengenang beliau, mewakili pemerintah kota dan seluruh masyarakat Palangka Raya,” tuturnya. 

Sebagaimana diketahui, mantan Gubernur Kalteng ke tiga Reinout Sylvanus, dikhabarkan  menghembuskan nafas terakhir Senin, 25 Februari 2019 pukul 06.31 WIB di rumah sakit Cikini Jakarta. Pria kelahiran Puruk Cahu, 17 April 1928 yang memasuki usia  90 tahun tersebut , semasa hidupnya dikenal berjasa dalam pengabdiannya berjuang membangun Kalteng. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Kampus Muhammadiyah Palangka Raya Tempat Ujian Paket C

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya rencananya akan menggunakan ruang kelas Universitas Muhammadiyah Palangka Raya untuk mengadakan ujian paket C.

Dipilihnya Universitas Muhammadiyah ini karena fasilitas kampus yang berada di Jalan RTA Milono Km 1 ini cukup lengkap, termasuk fasilitas lain seperti komputer.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan mengatakan pelaksanaan ujian paket C atau setara SMA ini rencananya akan digelar 12-16 April 2019.

“Ujian paket juga akan kita selenggarakan untuk paket A dan B. Bedanya pesertanya agak sedikit, sedangkan kalau paket C jumlahnya cukup banyak,” sebut Sahdin, Senin (25/2/2019).

Sahdin menegaskan teknis ujian paket juga sama dengan pelaksanaan ujian sekolah reguler. Jadi tidak ada yang diistimewakan, termasuk batas nilai kelulusannya.

Bahkan calon peserta ujian paket sudah masuk data pokok pendidikan (Dapodik), sehingga biodatanya selalu terekam dan termonitor oleh Kementerian Pendidikan. (MC. Isen Mulang/engga)

Belum 100 Persen SMP Bisa Selenggarakan UNBK

MEDIA CENTER, Palangka Raya – April 2019 ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sederajat akan digelar, termasuk di Kota Palangka Raya.

Namun khusus Kota Palangka Raya belum semua SMP bisa menyelenggarakan UN menggunakan komputer. Sebagian SMP masih menyelenggarakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Namun menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan 
persentase SMP yang bisa menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) meningkat dari tahun lalu.

“Saya belum tahu persis jumlahnya, karena pelaksanaan UNBK masih lama, namun setahu saya belum 100 persen, tetapi ada peningkatan,” Sahdin, Senin (25/2/2019).

Sahdin menjelaskan saat ini para guru dan kepala sekolah masih melakukan persiapan ujian nasional sekolah (UNS), khususnya untuk pembuatan soal ujian.

Diketahui, pemerintah melalui Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menentukan jadwal pelaksanaan UN tahun ajaran 2018-2019. UN 2019 akan dilaksanakan dalam 2 pilihan sistem yakni UNBK dan UNKP. (MC. Isen Mulang/engga)

Siapkan 6.000 Dosis untuk Atasi Kasus Rabies

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Palangka Raya menyiapkan 6.000 dosis obat untuk program vaksinasi anjing, kucing, dan kera.

Kabid Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sumardi mengatakan penyediaan obat ini untuk mengurangi kasus rabies.

Apalagi sampai saat ini kasus gigitan hewan terhadap manusia di Kota Palangka Raya cukup banyak, sehingga cara pencegahannya harus dengan cara vaksinasi rabies.

Sumardi mengatakan biasanya pihak Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah juga memberikan bantuan dosis obat rabies untuk Kota Palangka Raya.

“Biasanya kita dikasih 1.000-an dosis, jadi rata-rata 7.000 dosis per tahun untuk program vaksinasi di Kota Palangka Raya,” tutur Sumardi, Senin (25/2/2019).

Karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Palangka Raya yang memiliki hewan peliharaan agar kiranya bisa divaksinasi dan bisa melaporkannya kepada petugas. (MC. Isen Mulang/engga)