Jadilah Generasi yang Mencintai Budaya dan Pariwisata

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelaksanaan Pemilihan Duta Wisata Indonesia (PDWI) Tingkat Nasional ke-13 Tahun 2018 yang digelar di Kota Palangka Raya, berakhir sudah. Tepatnya pada Sabtu (24/11/2018) malam, dilakukan seremoni penutupan sekaligus grand final bagi 15 pasangan finalis yang mengikuti ajang tersebut.

Apresiasipun diberikan Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin dan wakilnya Hj. Umi Mastikah yang langsung menghadiri event tersebut itu. 

“Ajang ini tentu memberikan dorongan bagi pelaksanaan promosi pariwisata di Indonesia, khususnya di Kota Palangka Raya. Maka itu kita mengapresiasi,” ungkap Fairid.

Menurut walikota ajang PDWI sangat jelas menekankan upaya promosi untuk memperkenalkan kebudayaan yang berlaku pada tatanan masyarakat di Indonesia.

Hal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah mengapresiasi talenta generasi muda untuk berprestasi dan berpartisipasi mencintai budaya dan pariwisata.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini, apalagi bertaraf nasional. Kita bangga Kalteng, khususnya Palangka Raya bisa menjadi tuan rumah, ini jadi peluang besar untuk lebih mempromosikan budaya dan wisata Kalteng,” ujarnya.

Dalam bagian lain Fairid pun berharap para duta wisata Indonesia, khususnya duta wisata Kalteng, dapat membantu mempromosikan obyek-obyek wisata yang ada di kota Palangka Raya. Dengan begitu diharapkan kunjungan wisatawan baik lokal, nusantara maupun mancanegara dapat semakin meningkat.

“Sebut saja mempromosikan salah satu obyek wisata, seperti wisata air hitam dan obyek wisata lainnya yang ada. Dengan begitu diharapkan ada peningkatan kunjungan wisatawan dan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat lokal,” cetusnya.

Tak kalah penting tambah Fairid, duta wisata dapat turut serta mengedukasi para generasi muda, agar aktif dalam kegiatan promosi terhadap berbagai potensi  wisata maupun seni dan budaya

“Palangka Raya bisa menjadi salah satu fokus para duta wisata. Jadikanlah para generasi muda untuk bisa mencintai budaya dan pariwisata,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Kalteng Masuk Lima Besar Duta Wisata Indonesia 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia (PWDI) ke-13 tingkat nasional yang berlangsung di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah, usai sudah pada Sabtu malam (24/11/2018), di Ballroom Swiss Belhotel Danum Palangka Raya.

Ajang adu bakat dan unjuk kemampuan yang diikuti 15 pasangan finalis yang merupakan duta perwakilan dari 15 provinsi di Indonesia pada malam “Grand Final “, akhirnya dewan juri memutuskan pasangan finalis Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Duta Wisata Indonesia 2018. Selanjutnya di posisi dua diraih Bangka Belitung dan posisi tiga diraih Jawa Timur. Sementara perwakilan pasangan finalis Kalteng harus puas bisa masuk lima besar dalam ajang ini.

Event yang berlangsung sejak 20 November 2018 tersebut ditutup Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri, turut hadir Walikota Palangka Raya Fairid Naparin dan wakilnya Hj Umi Mastikah, Ayu Nesa Santini dari Yayasan Duta Wisata Indonesia, Edi Susilo  dari Kementerian Pariwisata RI, Pengamat Pariwisata Enong Ismail , Lusia Efriani Juri duta wisata nasional, Ketua Umum ADWINDO Awalsyah Dammarafajar serta jajaran OPD dan Forkopimda Provinsi Kalteng.

Fahrizal Fitri menegaskan, para duta wisata tetap punya tugas bersama dengan pemerintah dalam mempromosikan wisata yang ada terutama di daerahnya masing-masing.

“Terpenting ajang ini untuk  memperkenalkan wisata yang ada di seluruh Indonesia. Termasuk di Kalteng. Kami juga patut bersyukur pasangan finalis Kalteng bisa masuk lima besar,”ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng, Guntur Talajan mengatakan, duta wisata punya peran yang cukup strategis karena tidak hanya mempromosikan wisata, namun juga dituntut mampu mengajak masyarakat sadar wisata.

Disebutkan, pada tahun ini kunjungan wisatawan ke Provinsi Kalteng tercatat mengalami peningkatan, sehingga akan terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Membangun wisata tidak hanya soal sarana dan prasarana atau pun soal akses. Namun tak kalah penting kesiapan masyarakat juga sangat diperlukan. Inilah yang terus diupayakan ke depan, termasuk dukungan peran dari para duta wisata,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Halaman Dua Sekolah di Tumbang Rungan Palangka Raya Terendam Banjir

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wilayah Kota Palangka Raya saat ini sudah memasuki musim penghujan. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir  hujan terus mengguyur di wilayah Ibukota Provinsi Kalteng tersebut, baik dalam intensitas tinggi maupun sedang.

Durasi hujan yang terus mengguyur wilayah Kota Palangka Raya saat ini tentu salah satu yang dikuatirkan akan berdampak pada meluapnya kawasan bantaran daerah aliran sungai (DAS).

Seperti yang disampaikan Kasubbag Protokol dan Komunikasi Setda Kota Palangka Raya, Hadriansyah dalam pesan Whatsapp, Sabtu (24/11/2018), menyampaikan bahwa di halaman  SD Negeri  Tumbang Rungan dan SMP Satu Atap di wilayah Kelurahan Tumbang Rungan Palangka Raya, terendam oleh air dengan ketinggian mencapai 60 cm.

“Terendamnya halaman kedua sekolah ini, disebabkan meluapnya air sungai di kawasan Rungan, yang saat ini debit air sungai mulai tinggi,” ungkapnya,

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor, mengatakan  ada kecenderungan debit air, khususnya di bantaran daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Palangka Raya mengalami kenaikan, akibat hujan yang dalam beberapa hari terakhir terus mengguyur.

“Sebab itu kami mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan DAS untuk selalu waspada, sebab bisa saja manakala hujan turun, air sungai meluap dan terjadi banjir dadakan,” ucapnya.

Kata Sugianor, apabila berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, maka banjir yang kerap terjadi di Kota Palangka Raya lebih dikarenakan akibatnya meluapnya air di kawasan DAS. Seperti DAS Kahayan, Sebangau dan DAS Rungan.

“Seperti tahun sebelumnya, mereka yang berada di kawasan DAS selalu terpapar terkena banjir dadakan akibat meluapnya air sungai. Jadi harus selalu waspada,” pesannya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

750 Murid SD/MI Ikuti Gelar Prestasi Siaga

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 750 anak-anak sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) mengikuti Gelar Prestasi Siaga ke-XI Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya, Sabtu (24/11/2018).

Kegiatan ini diadakan di halaman balai kota Jalan Tjilik Riwut Km 5,5. Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Walikota Palangka Raya, Supriyanto ini juga dihadiri Kwacab Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Peserta gelar prestasi siaga yang diikuti 750 peserta ini berasal dari 45 Gugus Depan SD/MI seluruh Kota Palangka Raya. Dalam giat ini diadakan berbagai lomba.

Di antaranya lomba estafet air, membuat tandu, membaca puisi, operasi semut, menyambung 2 tongkat, memberi makan singa, warnai gambar, dan LKBB Dasar.

Supriyanto mengatakan dalam lomba ini pada anak-anak juga didampingi 180 pembina. Mereka nampak ceria dengan diadakan lomba ini, karena dari pihak panitia juga disediakan berbagai hadiah.

Bagi yang juara juga disediakan piala. Menurut Supriyanto kegiatan ini sebagai wadah untuk memupuk semangat kebersamaan di kalangan anggota Pramuka. (MC. Isen Mulang/engga)

Peringati HKN, BPJS Kesehatan Gelar Banyak Kegiatan Kesehatan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Dwi Setiyawan mengatakan, bahwa dalam rangkaian memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54, pihaknya banyak menggelar kegiatan kesehatan yang diperuntukan bagi masyarakat.

Diantaranya menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di Bundaran Besar Kota Palangka Raya, senam bersama, hingga kegiatan bersepeda bersama. 

“Melalui Hari Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan berupaya untuk mempromosikan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatannya,” ungkap Dwi, dalam relis resminya, Sabtu (24/11/2018).

Dijelaskan, dengan penerapan pola hidup sehat, seperti berolahraga dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, maka masyarakat akan mengetahui potensi penyakit sehingga bisa dilakukan pencegahan diawal.

“BPJS Kesehatan Palangka Raya berupaya terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat. Salah satu yang dilakukan serta digalakkan adalah berolahraga,” tambah Dwi lagi.

Dalam bagian lain lanjut dia, BPJS Kesehatan juga mendukung upaya pemerintah dalam menyehatkan masyarakat. Karena itulah BPJS Kesehatan Palangka Raya selalu instens menggelar banyak kegiatan kesehatan sebagai bentuk serta upaya promotif preventif mendorong masyarakat tetap memperkuat pola hidup sehat.

Saat ini tambah Dwi, jumlah peserta program JKN-KIS untuk wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya per 31 Oktober 2018 berjumlah 674.025 jiwa. 

“Jumlah tersebut mencakup wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Katingan,”pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Dinas Koperasi Memberikan Kuliah Lapangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sekitar 100 orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya belajar terkait transformasi digital dalam menghadapi industri yakni kemampuan pedagang kecil dan menengah mengatasi persaingan dagang ditengah  maraknya kehadiran  swalayan dan toko-toko modern di Kota Palangka Raya ke Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut, Km 5,5, Jumat (23/11/2018).

Tujuan kuliah lapangan selain belajar tentang bagaimana koperasi dan prinsip aturan dari koperasi juga bagaimana mengakomodir hasrat intelektual kepada mahasiswa sebagai generasi milenial, ungkap Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Palangka Raya,” turur Afendie.

Menurut Afendie, Dinas Koperasi akan menginventarisir koperasi yang aktif dan yang tidak aktif sehingga akan betul betul dikelola dengan baik.

“Bagi masyarakat yang ingin membentuk koperasi kami siap melakukan pembinaan,” ungkap Afendie kepada 100 Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah.

Ditempat berbeda, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Indriarti Ritadewi menjelaskan kepada mahasiswa tentang UU No 25 Tahun 1992 bahwa koperasi terdiri dari 2 yaitu koperasi primer dan koperasi sekunder dan syarat koperasi primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 orang dan koperasi sekunder dibentuk oleh sekurang – kurangnya tiga koperasi. (MC Isen Mulang/Iin/engga)

Tahun 2019 Berantas Koperasi Berbasis Rintenir

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ada sekitar 238 sampai bulan Oktober 2018 jumlah koperasi yang ada di Kota Palangka Raya.

Berdasarkan survei dari tenaga penyuluh lapangan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Palangka Raya baru 72 koperasi di Kota Palangka Raya yang berjalan sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi dan melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).

“RAT merupakan agenda wajib setiap badan usaha koperasi, karena di dalamnya akan dibahas tentang pertanggungjawaban pengurus selama satu tahun kepada anggota,” tutur Afendie  Kepala Dinas Koperasi di Ruang Kerjanya, Jumat (23/11/2018).

Menurutnya, tahun 2019 Dinas Koperasi akan bubarkan koperasi yang tidak jelas keberadaannya, dan berantas koperasi yang berbasis rintenir.

Setiap koperasi memiliki aturan pinjaman ada yang 2% bunga menurun dan ada yang plat semua sesuai hasil musyawarah mufakat dari pengurus koperasi itu sendiri,” ungkapnya.

“Kami akan bekerjasama mengelola koperasi seperti pada SMP 8 sudah berjalan dengan baik dan kedepan kami akan membina KUD Kalampangan sehingga dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya sehingga memajukan koperasi dan memberi nilai tambah baik bagi para pelaku usaha, koperasi maupun perekonomian di Kota Palangka Raya,” tutup Afendie. (MC. Isen Mulang/Iin/engga)

Kantor DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya Terbakar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Palangka Raya, Jumat (23/11/2018) sore. Setelah menimpa enam bangunan di kawasan Pelabuhan Rambang dini hari, kali ini melanda kantor DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Puluhan petugas pemadam kebakaran terjun ke lokasi kejadian dibantu aparat kepolisian untuk memadamkan api.

Mereka bekerja keras memadamkan api yang membakar bagian belakang. Setengah jam kemudian, api mampu dikuasai. Namun, separuhnya kantor tersebut ludes terbakar.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. Diduga api pertama muncul dari warung yang bangunannya bergandeng dengan kantor tersebut.

“Kemungkinan dari warung karena api membesar dari sana,” ucap Kapolres AKBP Timbul. Setelah padam, anggota memasang police line di seputaran kantor tersebut. 

Tidak hanya itu, police line juga sampai ke rumah warga yang berada di samping warung milik Mama Salim. Ini karena ikut terbakar.

Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Operasional Pemadam Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Walter mengatakan menerima telepon atas terjadinya kebakaran pada pukul 15.00 WIB.

“Semua unit langsung meluncur ke lokasi. Ketika sampai, kami melihat api membesar dari situ (warung sebelum menjalar),” katanya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, Subandi yang berada di lokasi kebakaran mengatakan salah satu ruangan yang terbakar yakni ruang sekretariat dan gudang. Dia menduga kemungkinan ada sejumlah berkas partai yang ikut terbakar. (MC. Isen Mulang/engga)

Rumah dan Tempat Usaha Ludes Terbakar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Peristiwa kebakaran melanda perumahan warga di daerah Pelabuhan Rambang, Jalan Riau, Kelurahan Pahandut, Palangka Raya, Jumat (23/11/2018) pagi.

Akibat kejadian ini tiga rumah, gudang sembako, warnet dan kios bensin ludes dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kapolsek Pahandut AKP Sony Rizky Anugrah mengatakan penyebab kebakaran masih belum diketahui, karena polisi masih melakukan menyelidiki penyebab kejadian tersebut.

Namun diduga api pertama kali muncul dari rumah yang dihuni oleh lelaki berinisial Mas. Api kemudian cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan.

Sejumlah petugas pemadam milik Pemerintah Kota Palangka Raya dan swakarsa berdatangan. Mereka juga dibantu aparat kepolisian. Beberapa menit kemudian kobaran api padam.

“Untuk penyebabnya masih kita lakukan penyelidikan,” kata AKP Sony. Bangunan yang terbakar itu yakni dihuni oleh Mas, Jajam dan Sarni. Sedangkan gudang sembako oleh Ruslan, warnet Saripudin, dan kios bensin oleh Taufik. (MC. Isen Mulang/engga)

Dinas Sosial Palangka Raya Usulkan Pembangunan Rumah Singgah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Status Dinas Sosial Kota Palangka Raya masuk tipe A dengan membawahi empat bidang pasca perubahan nomenklatur yang baru.

Meski masuk grade A, bukan berarti sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Sosial Kota Palangka Raya yang dipimpin Akhmad Fauliansyah ini masuk kategori lengkap.

Masih banyak urusan wajib yang hingga saat ini belum dipenuhi. Salah satunya fasilitas rumah singgah. Fasilitas penampungan bagi masyarakat terlantar ini masuk kategori urusan wajib.

Namun karena keterbatasan anggaran, sehingga sejak 2015-2018 ini belum bisa dibangun rumah singgah. Karena itu Fauliansyah mengusulkan pembangunan rumah singgah kepada pimpinan.

“Saya berharap 2019 sudah bisa diakomodasi. Tugas kami hanya mengusulkan. Kalau soal yang bangun biar dinas teknis. Kami tinggal menerima kuncinya, karena kalau urusan membangun ini sangat beresiko,” tutur Fauliansyah, Jumat (23/11/2018).

Fauliansyah menuturkan sebenarnya dahulu Pemerintah Kota Palangka Raya sudah memiliki rumah singgah saat dinas sosial masih gabung dengan dinas tenaga kerja.

“Dulu ruang bengkel di dinas tenaga kerja kita jadikan rumah singgah, namun setelah dinas sosial menjadi SOPD tunggal dan memiliki kantor sendiri, maka sekarang tidak memiliki rumah singgah,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)