Usulan Peningkatan Jalan Mendominasi Saat Hasil Reses DPRD

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil evaluasi peraturan daerah (Perda) juga dimanfaatkan DPRD Kota Palangka Raya untuk menyampaikan laporan reses masa sidang II, Kamis (27/9/2018).

Ada puluhan usulan program pembangunan yang disampaikan masyarakat kepada anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) I, II, dan III di Kelurahan Menteng, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kelurahan Tangkiling, Kelurahan Bukit Tunggal, dan Kelurahan Tumbang Rungan pada 3-4 September 2018 tersebut.

Menurut Juru Bicara Tim Reses DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor dari sekian usulan tersebut paling banyak ada yang disampaikan masyarakat adalah peningkatan dan pengaspalan jalan. Totalnya ada sekitar 24 usulan peningkatan jalan.

Urutan kedua adalah usulan pembuatan dan pengerukan drainase. Totalnya ada sekitar 8 usulan. Kemudian usulan rehab Kantor Kelurahan Langkai, pengembangan wisata alam Kereng Bangkirai dan Sei Gohong. 

Sedangkan khusus untuk di Kelurahan Tumbang Rungan diusulkan agar dibangunkan SMA, karena selama ini anak-anak warga Tumbang Rungan harus sekolah jauh di kota, sedangkan wilayah mereka berada di wilayah pinggiran.

Semua usulan ini kemudian disampaikan kepada Pemerintah Kota Palangka Raya agar nantinya bisa ditindaklanjuti oleh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD).

Sugianor mengatakan melalui penyampaian hasil reses ini pemerintah daerah untuk melakukan pemerataan pembangunan, khususnya di keluarahan yang berada di pinggiran kota. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Palangka Raya Usulkan 8 Perda Agar Dievaluasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya mengadakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil evaluasi peraturan daerah (Perda), Kamis (27/9/2018).

Ada delapan Perda Kota Palangka Raya yang mendapat evaluasi DPRD, karena dalam penerapannya tidak optimal, sehingga harus dievaluasi atau direvisi.

Ke-8 Perda tersebut adalah Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal kepada PT Bank Kalteng, Perda Nomor 14 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal kepada Jamkrida Kalteng.

Kemudian Perda No 15 Tahun 2014 tentang Pengaturan Usaha TV Kabel, Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Non Formal, dan Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Masyarakat serta Pemko Palangka Raya.

Selanjutnya Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Daerah, Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, dan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Daerah Isen Mulang.

Dalam laporannya Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Siti Salhah mengatakan rekomendasi yang disampaikan ini berdasarkan hasil evaluasi bersama eksekutif terhadap beberapa Perda yang mengalami kendala dalam pelaksanaan penegakkannya.

DPRD menyepakati rekomendasi terhadap pembahasan pelaksanaan Perda untuk diatur lagi dalam bentuk revisi Perda maupun dalam bentuk pencabutan atau rekomendasi dalam bentuk lain. 

Hal ini dilakukan sebagai upaya menegakkan Perda yang telah ditetapkan dan dituangkan agar tidak tumpul pelaksanaannya di lapangan. Rekomendasi ini merupakan hasil kesepakatan antara Badan Pembentukan Perda bersama Pemerintah Kota Palangka Raya (Mc. Isenmulang/ engga)

Wilayah Pahandut Nihil Karhutla Selama September 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kecamatan Pahandut mengadakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kamis (27/9/2018).

Sosialisasi ini diikuti oleh para lurah, ketua RT, pegawai BPBD, dan para masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan terjadinya Karhutla di wilayah Pahandut.

Dalam laporannya Camat Pahandut mengatakan selama periode September 2018 wilayahnya nihil Karhutla. Meski demikian potensi Karhutla tetap diantisipasi.

“Kalau di wilayah kita ini masih ada kabut asap, bukan dari kita, tapi mungkin kiriman dari kabupaten tetangga seperti Pulang Pisau atau Katingan,” ujarnya.

Camat mengatakan peserta sosialisasi dikhususkan bagi wilayah kelurahan yang masih banyak lahan kosongnya, karena rawan terjadi Karhutla.

Sementara itu Staf Ahli Walikota Palangka Raya, Supriyanto membacakan sambutan walikota mengharapkan para peserta bisa menyerap materi yang disampaikan oleh nara sumber dari BPBD, TNI, dan Polri. (MC. Isen Mulang/engga)

Hikmah Bimroh Pemko Palangka Raya, Bekerja dengan Senang dan Tenang

MEDIA CENTER,  Palangka Raya – Program pelayanan pembinaan mental dan rohani bagi Aparatur Sipil Negara  (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT)  di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya rutin di gelar setiap bulannya secara bergantian untuk yang beragama Islam, Kristen Protestan/Katolik dan Hindu/Kaharingan, dikoordinir oleh SOPD,  juga secara bergantian.

Kali ini Bimbingan Rohani  di ikuti oleh ASN dan PTT secara Kristen/Katolik yang di koordinir oleh Perangkat Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya di ruang Peteng Karuhei II Kantor Walikota Palangka Raya,  Kamis (27/9-2018).

Rangkaian Acara Bimroh diawali dengan sambutan Walikota Palangka Raya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangk Raya Trecy Anden, bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meluncurkan Gerakan Indonesia Melayani, gerakan ini sebagai salah satu implementasi dari Gerakan Revolusi Mental sebagaimana instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016.

Ada tiga hal yang menjadi target dari Gerakan Indonesia Melayani, yaitu bagaimana meningkatkan kualitas manusianya, bagaimana memperbaiki sistem dan aturannya, dan bagaimana meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan publiknya.

Dengan melaksanakan program : Peningkatan kapasitas SDM ASN, peningkatan penegakan disiplin aparatur pemerintah dan penegak hukum; Peningkatan perilaku pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel dan responsif; Penerapan sistem penghargaan dan sanksi beserta keteladanan pimpinan; Penyempurnaan standar pelayanan dan system pelayanan yang inovatif; Penyempurnaan system manajemen kinerja ASN; Penyempurnaan peraturan perundang-undangan; Penyederhanaan pelayanan birokrasi; Peningkatan penegakan hukum dan aturan di bidang pelayanan publik; serta Melaksanakan peningkatan penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan publik agar kualitas pelayanan dapat lebih ditingkatkan lagi.

Acara inti bimbingan rohani  memuji  dan menyembah Tuhan melalui kidung pujian dan pemberitaan Firman Tuhan  yang di sampaikan oleh Pdt. Jhon Hendrikson Haloho.

Pdt. Jhon mengatakan, hendaknya Ibadah ini penuh dengan berkat artinya ASN dan PTT menjadi saluran berkat bagi sesama, bergandengan tangan menjalankan tugas tanggung jawab sehingga dalam melakukan pekerjaan dengan hati yang senang dan tenang sehinga jerih payahmu tidak sia-sia. (MC. Isen Mulang/tina/engga).