UMKM Palangka Raya Diharap Lebih Berkembang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia mengharapkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat  menciptakan produk unggulan, melalui pemanfaatan pengetahuan dan teknologi (IT), sekaligus memperkuat media promosi serta meningkatkan daya saing dalam pemasaran

“Ini dimaksudkan agar UMKM Palangka Raya semakin memiliki peranan dalam pergerakan perekonomian, sekaligus mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ucap Riban, Selasa (28/8/2018).

Selain itu kata Riban, para pelaku UMKM juga harus bisa mendorong kerjasama dalam pengembangan produksi usaha. Terlebih produk-produk unggulan di Palangka Raya memiliki ciri khas kebudayaan.

“Ya, selain memiliki daya saing, disisi lain para pelaku UMKM juga harus bisa menciptakan terobosan-terobosan optimal, melalui promosi kemitraan dengan berbagai pihak,” cetusnya.

Dalam bagian lain tambah Riban, dirinya juga berharap kepada banyak pihak untuk memberikan dorongan modal, termasuk dalam hal peningkatan sumber daya manusia, terutama bagi kualitas para pelaku UMKM.

“Dua hal penting yakni dukungan modal, peningkatan SDM. Bila hal ini terpenuhi saya optimis UMKM di Palangka Raya bisa lebih baik,” tegasnya.  

Selama ini tambah Riban, pihaknya terus berupaya mendorong dan mendukung UMKM di Palangka Raya, salah satunya menyediakan rumah kemasan di Jalan Temanggung Tilung. 

“Intinya saya berharap UMKM di Palangka Raya kedepan, mampu berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian kemasyarakatan,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Walikota Minta Warganya Komitmen Jaga Hasil Pembangunan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia meminta warga ‘Kota Cantik’ Palangka Raya untuk berkomitmen menjaga setiap hasil pembangunan yang selama ini telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.

“Segala hasil pembangunan yang dilakukan bertujuan bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkap Riban, Selasa (28/8/2018).

Kata Riban, dari dua periode  pemerintahannya, ia bersama wakilnya Mofit Saptono Subagio berupaya memastikan agar sejumlah prioritas pembangunan dapat berjalan dengan baik, meskipun ditengah keterbatasan anggaran.

Pun demikian upaya  untuk melaksanakan setiap program pembangunan dengan tepat waktu terus dilakukan. Sehingga bisa mendapatkan bonus anggaran, baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam mewujudkan kerja hingga tuntas.

Kini capaian pembangunan pun kata Riban mulai terlihat menghiasi  Kota Palangka Raya, seperti pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, begitupula taman-taman dan ruang terbuka hijau telah terbangun.

“Selain itu kami juga tidak mengabaikan untuk capaian maksimal untuk program pendidikan, kesehatan dan kepariwisataan,”tambahnya.

Namun begitu sambung Riban, upaya pembangunan tidak bisa lepas dari peran penting masyarakat, terutama dalam menjaga, merawat dan memanfaatkan hasil  pembangunan. Pemerintah tentu tetap berupaya bekerja dengan baik, namun perlu komitmen warga untuk menjaga hasil pembangunan yag dilakukan, sehingga  dapat dimanfaatkan dalam waktu lama.

“Sebut saja keberadaan taman, maka warga harus komitmen turut menjaganya, jangan dicoret moret, jangan membuang sampah sembarangan, tetapi harus dimanfaatkan dengan baik,” pintanya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Puskesmas Tangkiling dan Marina Dilakukan Penilaian Akreditasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menargetkan semua puskesmas sudah terakreditasi pada 2019. Saat ini dari 11 puskesmas baru 6 puskesmas yang terakreditasi.

Ke-6 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang sudah terakreditasi ini adalah Puskesmas Pahandut, Puskesmas Panarung, Puskesmas Menteng, Puskesmas Kayon, Puskesmas Jekan Raya, dan Puskesmas Bukit Hindu.

Tahun ini giliran Puskesmas Tangkiling dan Puskesmas Marina yang akan dilakukan penilaian agar bisa mendapatkan status akreditasi. Saat ini tim surveyor sedang melakukan penilaian. 

Senin (28/8/2018) pagi tim suveyor FKTP yang terdiri dari dr Budy Utomo berasal dari (Konawe, Sultra), Titiek Rahajoe dari (Semarang), dan Dwidia Mertasari dari (Sumbawa) mengunjungi Puskesmas Tangkiling, kecamatan Bukit Batu, kota Palangka Raya.

Tim Surveyor ini datang ke Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu didampingi Kepala Plt Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dr Andjar Hari Purnomo bersama jajarannya.

dr Andjar mengatakan saat ini puskesmas dituntut untuk mendapatkan status akreditasi. Salah satu syarat akreditasi harus memiliki standar yang baik.

Selain itu status akreditasi juga diwajibkan karena sebagai bentuk syarat mutlak jika ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan. dr Anjar mengatakan pada 2019 tinggal Puskesmas Kalampangan, Puskesmas Rakumpit, dan Puskesmas Kereng Bangkirai yang akan dilakukan akreditasi. (MC. Isen Mulang/engga)

Buku Tamu Elektronik di Stan Dinas Kominfo Diserbu Pengunjung

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Stan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Palangka Raya dari awal pembukaan pameran Palangka Raya Fair 2018 yang dilaksanakan di lapangan Sanaman Mantikei kota Palangka Raya sudah ramai diserbu pengunjung. 

Dari pantauan tim Media Center Isen Mulang pada hari keempat, Senin (27/8/2018) apa yang membikin ramai stan milik DKISP ini dikunjungi masyarakat, ternyata stan ini menampilkan fasilitas buku tamu elektronik berbasis teknologi. Karena buku tamu biasanya memakai buku dan ditulis tangan, namun kali ini buku tamunya langsung diketik pada komputer.

Sesuai namanya, dalam buku tamu elektronik ini para pejabat termasuk walikota Palangka Raya Riban Satia, wakil walikota Mofit Saptono Subagio, sekda Rojikinnor, beberapa anggota dewan dan kepala SOPD lainya, termasuk walikota dan wakil walikota terpilih Fairid Naparin dan Umi Mastikah juga ikut mengisi biodata dengan menggunakan aplikasi yang sudah disediakan.

Nama aplikasi ini adalah guest book. Sebagai bukti telah mengisi biodata, maka pengunjung diwajibkan untuk merekam foto yang kemudian langsung terekam dalam aplikasi guest book.

Setelah mengisi guest book para pengunjung dipersilahkan berfoto ria pada photo booth yang sudah disediakan dengan menampilkan tema-tema dari kominfo, seperti saya anti hoax, amankan informasi anda, cerdas bermedia sosial, dan banyak lagi tema lainnya.

Para pengunjung stan setelah melakukan pengisian data dan perekaman foto pada guest book dan berfoto ria pada photo booth, keluarnya diberi vocer internet gratis di area Palangka Raya Fair dari PT. Indonesia Comnet Plus (icon+), dan password nya berbeda setiap orang.

Stan DKISP ini tidak hanya diserbu oleh pengunjung dewasa, para remaja bahkan anak anak sekolah.
Bahkan para pegawai penjaga stan, mereka juga menyempatkan diri mengisi buku tamu elektronik ini, karena selain mendapatkan vocer internet gratis, diakhir kegiatan data-data mereka diundi untuk mendapatkan hadiah. (MC. Isen Mulang/ ykris)

Pengurus PTMSI Suport Atlet Kalteng yang Tanding di Asean Games

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indinesia (PTMSI) Provinsi Kalimantan Tengah memberikan semangat kepada atlet tenis meja asal Bumi Tambun Bungai yang saat ini membela tanah air dalam Asean Games di Jakarta.

Bentuk suport itu diwujudkan dengan mendatangi atlet tenis meja asal Kalteng, Luki Furkani yang sedang berlaga diajang Asean Games di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Pengurus PTMSI Kalteng yang terbang dari Palangka Raya ke arena Asean Games di Jakarta ini adalah Ketua PTMSI Kalteng Ardayan Tanggar Binti bersama Sekreatrisnya Budi Harjono ditemani Bidang Pembinaan Samani dan Pengcap Sukamara Yudi Sasmita.

Selain memberikan semangat, Pengurus PTMSI Kalteng juga memberikan tali asih kepada Luki Furkani. Diharapkan dengan adanya support dan pemberian tali asih ini bisa memacu semangat Luki Furkani dalam berlaga di Asean Games, sehingga bisa meraih prestasi.

Melalui pesan WhatsApp, Budi Harjono mengharapkan doa kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar Luki Furkani yang sedang berlaga di Jakarta untuk membela tanah air bisa menorehkan prestasi yang membanggakan. (MC. Isen Mulang/engga)

Dongkrak Kunjungan Wisata, Pemrov Kalteng Dorong Pengembangan Homestay

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalteng mendorong masyarakat, terutama mereka yang berada di kawasan destinasi wisata untuk membangun dan mengembangkan homestay (rumah penginapan)  berbasis masyarakat, sebagai upaya mendukung kepariwisataan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

Ungkapan tersebut disampaikan staf ahli Gubernur Kalteng, Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Endang  Kusriatun, sesaat sebelum membuka pelatihan dasar homestay, yang digelar Disbudpar Kalteng, Senin (27/8/2018), di Hotel Luwansa Palangka Raya.

Dikatakan Endang, bila berkaca dari kemajuan wisata saat ini, maka wisatawan banyak memilih homestay, dengan tujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat yang berada di destinasi wisata. Peluang ini harus bisa ditangkap oleh masyarakat.

“Rumah masyarakat, yang ada disekitar obyek wisata dapat dimanfaatkan menjadi homestay. Akan tetapi dengan catatan harus menampilkan karakter dan kearifan lokal,” cetus Endang.

Sementara itu Kepala Disbudpar Kalteng Guntur Talajan mengatakan, industri pariwisata saat ini merupakan cara yang mudah untuk mensejahterakan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menghidupkan perekonomian. 

“Caranya tidak perlu modal besar, masyarakat dapat menambah sarana pendukung disekitar destinasi wisata seperti penginapan atau homestay yang dikelola oleh masyarakat itu sendiri,” ujarnya

Maka itulah tambah Guntur, melalui pelatihan dasar homestay  ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan, pelaku usaha wisata dalam mengelola homestay yang sesuai standar kementrian kepariwisataan.

Adapun dalam pelatihan tersebut diikuti jajaran OPD terkait, pengelola homestay, guest house, wisma, Pokdarwis dan penggiat pariwisata. Dalam kesempatan itu Deputi Hubungan kelembagaan dan Kepariwisataan Kementrian Pariwisata, Rinto Taufik Simbolon menjadi pemateri utama kegiatan pelatihan. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Kerajinan Rotan Khas Palangka Raya Bisa Jadi Produk Unggulan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dari beragam macam produk kerajinan bernilai kearifan lokal di Kota Palangka Raya, maka kerajinan berbahan dasar rotan dinilai memiliki potensi  menjadi produk kerajinan unggulan.

Seperti pada event Palangka Raya Fair 2018, tampak sejumlah stand-stand UMKM  memajang hasil produk kerajinan rotan berupa tas, topi, sandal, keranjang dan lain-lain. Bentuk olahannya pun sangat unik, cantik dan menarik, sehingga banyak para pengunjung singgah sekedar melihat dan tidak sedikit yang tertarik membeli.

“Kerajinan tangan berbahan rotan, bila dikembangkan dapat menjadi produk unggulan bagi Kota Palangka Raya,”ungkap Timoteus Nusan yang merupakan pemerhati sosial, seni- budaya Kalteng, saat ditemui disela berkunjung ke arena pameran Palangka Raya Fair, Minggu malam (26/8/2018)  

Selama ini kata dia, masih banyak kelompok pengrajin bahkan UMKM yang menghasilkan produk kerajinan berbahan rotan untuk dipasarkan. Hanya saja disayangkan, para penggelut usaha kerajinan ini tidak memiliki “bapak angkat” alias minim dukungan dalam hal pengembangan termasuk permodalan.

Padahal, upaya inovasi kerajinan rotan yang dilakukan para penggelutnya, terus berkembang guna mengikuti selera jaman. Itu dapat dilihat dari motif, maupun seni olahnya agar bisa memikat pasar. 

Terlepas dari itu semua, maka  yang diperlukan para pengiat usaha kerajinan ini adalah selain pemerintah harus kuat dalam melakukan pemberdayaan, disisi lain peran pelaku dunia usaha, seperti mall ataupun mini market dan swalayan harus  bisa memberi tempat serta membantu pengembangannya.

“Jadi tidak hanya sebatas ada kegiatan pameran kerajinan ini baru terlihat. Namun selepas itu, perlu ada terobosan dan bantuan dari banyak pihak dalam tindak lanjut lain,”cetus Timoteus yang juga merupakan staf pengajar di Universitas Palangka Raya ini. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pameran dan Bazar Sarana Promosi Produk UMKM

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palangka Raya, Afendie  mengatakan, salah satu upaya memperkenalkan produk yang dihasilkan dari UMKM, adalah memperbanyak mengikutsertakan pelaku usaha kecil tersebut pada kegiatan pameran maupun bazar.

“Event Palangka Raya Fair salah satu sarana yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kecil. Terlebih sepanjang pelaksanaan kegiatan ini saban tahunnya adalah bertujuan sebagai bagian dari sarana promosi bagi UMKM,” ungkap Afendie, Senin (27/8/2018).

Lanjut Afendie, terlepas dari kegiatan Palangka Raya Fair, maka pihaknya jauh sebelumnya selalu mendorong dan meminta agar para pelaku UMKM harus gencar  mempromosikan produk usahanya pada setiap pameran maupun bazar, yang selama ini selalu digelar oleh berbagai instansi ataupun lembaga swasta.

“Bahkan, selama ini kita juga sering mengikutsertakan pelaku usaha kecil mengikuti event diluar daerah, dengan tujuan agar produk UMKM Palangka Raya bisa lebih dikenal luas,” ujarnya lagi.

Afendie berpandangan, melalui  pameran maupun bazar, merupakan salah satu sarana atau media efektif dalam mempromosikan produk yang dihasilkan oleh para penggiat usaha kecil.

“Palangka Raya Fair 2018, juga diharap mampu memikat para investor untuk mau  menanamkan modalnya dalam berbagai potensi produk unggulan UMKM yang  ada di Kota Palangka Raya,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

9 Daerah di Kalteng Diguyur Hujan, Titik Api Berkurang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Minggu (26/8/2018) pagi sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Tengah diguyur hujan dengan intensitas ringan dan lebat.  khusus untuk wilayah Kota Palangka Raya hujan turun mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. 

Saat pagi intensitas hujan lebat dan menjelang siang hujan ringan. Berdasarkan informasi yang diperoleh mediacenter.palangkaraya.go.id dari Badan Meteorologi, Klematologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya setidaknya ada sembilan daerah di Provinsi Kalimantan Tengah yang diguyur hujan. 

Ke-9 daerah ini adalah Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya. Kemudian sebagian Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Barito Selatan dengan intensitas ringan dan lebat. 

Hujan kiriman di musim kemarau ini berdampak baik bagi Kalimantan Tengah yang saat ini sedang dilanda kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pasalnya dengan adanya hujan maka titik api menjadi berkurang. Api dengan sendirinya padam setelah diguyur hujan. Dampaknya kabut asap akibat Karhutla juga hilang. (MC. Isen Mulang/engga)

Ribuan Anak TK Praktek Manasik Haji

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ribuan anak dari berbagai sekolah taman kanak-anak (TK) seluruh Kota Palangka Raya mengikuti peragaan manasik haji, Sabtu (25/8/2018).

Praktek menjalankan ibadah haji ini dilakukan di halaman kantor Walikota Palangka Raya Jalan Tjilik Riwut Km 5. Anak TK bersama ibunya mengenakan pakaian serba putih.

Praktek manasik haji ini diadakan oleh Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam (FKGPAI) PAUD/TK Kota Palangka Raya dalam rangka Idul Adha 1439 Hijriyah.

Dalam sambutannya Staf Ahli Walikota Palangka Raya, Supriyanto mengatakan tujuan manasik haji TK ini untuk membangun pemahaman nilai-nilai agama sejak dini.

Karena praktek sejak usia dini bisa dijadikan mereka sebagai bekal untuk masa depannya, sehingga setelah masa depan mereka tertanam ajaran agama yang lebih baik lagi.

“Mendidik anak secara disiplin sejak kecil ibarat mengukir di atas batu, sesuatu yang akan membekas dalam hati dan di benaknya, sehingga saat mereka dewasa akan membekas nilai-nilai agamis, religius di hati sedari kecil,” tuturnya.

Dalam praktek manasik haji ini para anak TK diajari cara tawaf, sya’i, dan lempar jumroh. Tawaf merupakan wujud penghormatan kepada Allah dengan cara mengelilingi kah’bah.

Sedangkan sya’i merupakan cerminan sesuatu yang dilakukan istri Ibrahim saat mencari air antara bukit safa dan marwa, sedangkan lempar jumroh adalah tekad umat Islam dalam melawan kejahatan. (MC. Isen Mulang/engga)