Menyumpit Mengawali Kegiatan Sepeda Nusantara 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Menyumpit olahraga tradisional Dayak diselipkan pada cara kegiatan Sepeda Nusantara yang diadakan di Lapangan Sanaman Mantikei, Kota Palangka Raya, Minggu (15/7/2018) pagi.

Menyumpit ini diadakan sebagai tanda untuk mengawali kegiatan Sepeda Nusantara. Mendapat kesempatan pertama adalah Walikota Palangka Raya Riban Satia dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif pada Kementerian Pemuda dan Olahraga, Joni Madrizal.

Giliran berikutnya adalah Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio dan Komandan Kodim 1016 Palangka Raya. Giliran terakhir adalah Walikota Palangka Raya terpilih Fairid Naparin dan Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar.

Hasilnya, bidikan ‘peluru’ sumpit yang ditiupkan oleh Dandim 1016 Palangka Raya yang paling jitu. Posisi peluru hampir mengenai tengah lingkaran.

Sedangkan peluru yang dilepaskan oleh walikota menancap di lingkaran ketiga. Yang lucu lagi, peluru milik Mofit Saptono Subagio justru menancap di luar lingkaran.

Melesetnya bidikan peluru sumpit milik Mofit ini pun membuat gelak tawa para penonton. Di akhir acara menyumpit, walikota menyerahkan piagam kepada Joni Madrizal.

Piagam ini berisikan narasi data olahraga menyumpit yang merupakan olahraga tradisional khas masyarakat suku Dayak Provinsi Kalimantan Tengah. (MC. Isen Mulang/engga)

Meriahnya Sepeda Nusantara di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ratusan orang dari berbagai kalangan di Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan Sepeda Nusantara 2018. Star gowes ini dimulai dari Lapangan Sanaman Mantikei, Minggu (15/7/2018).

Dalam gowes ini juga diikuti Walikota Palangka Raya Riban Satia bersama Wakilnya Mofit Saptono Subagio, Kapolres Palangka Raya, dan Komandan Kodim 1016 Palangka Raya.

Bahkan Walikota Palangka Raya terpilih, Fairid Naparin juga ikut naik sepeda, termasuk Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Ibnu Elmi AS Pelu.

Kegiatan Sepeda Nusantara yang juga dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif pada Kementerian Pemuda dan Olahraga, Joni Madrizal ini berlangsung meriah, karena pihak panitia menyediakan puluhan hadiah dan organ tunggal.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya, Gunawan Abel mengatakan diselenggarakannya Sepeda Nusantara ini merupakan tindaklanjut kick off kegiatan ungggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dilaksanakan di 70 kabupaten dan kota di 34 provinsi.

Secara nasional kegiatan Sepeda Nusantara ini diawali star dari Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta dan finishnya di Bali, November 2018.

Gunawan menjelaskan dalam kegiatan ini pula disosialisasikan kegiatan Asen Game dan Asen Paragame 2018. Tujuan kegiatan ini yakni untuk mendukung gerakan masyarakat sehat sesuai Perpres Nomor 1 Tahun 2017 yang bertujuan menggelorakan dan mengajak masyarakat melalui hidup sehat dan melakukan aktivitas olahraga, khususnya bersepeda.

Tujuan lainnya adalah untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-61 dan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya ke-53. “Peserta Sepeda Nusantara ini terdiri dari ASN, PTT, TNI, Polri, komunitas sepeda, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Rapat Finalisasi Persiapan HUT Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Para pejabat SOPD mengadakan rapat untuk membahas kesiapan HUT Kota Palangka Raya ke-61, HUT Pemerintah Kota Palangka Raya ke-53, HUT RI ke-73, dan Rakernas Apeksi, dan membahas empat agenda sekaligus.

Rapat yang diadakan di Ruang Peteng Karuhei II, Rabu (11/7-2018) yang dipimpin Sekretaris Dearah Kota Palangka Raya Rojikinnor ini merupakan yang ke-IV kalinya diadakan. 

Rapat ini untuk memfinalkan kegiatan yang akan dilaksanakan diempat acara besar tersebut. Khusus untuk memeriahkan HUT Kota Palangka Raya dan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya akan diadakan Palangka Fair 2018.

Sedangkan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) nanti disepakati akan dimeriahkan dengan City Expo 2018.

Kabag Pemerintahan Setda Kota Palangka Raya, Ahmad Jakaria dalam paparannya mengatakan saat puncak HUT Kota Palangka Raya 17 Juli 2018 nanti selain mengadakan upacara juga akan diisi dengan empat kegiatan yang akan diadakan.

Pertama, penyerahan hibah mobil kepada Kwarcab Pramuka Kota Palangka Raya. Kedua, penghargaan lomba pos kampling. Ketiga, upacara syukuran HUT Kota Palangka Raya dan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya, dan ke-empat launching aplikasi layanan kelurahan. (MC. Isen Mulang/engga)

Halal Bihalal Bersama Kerukunan Keluarga Bakumpai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Kota Palangka Raya mengadakan acara hasupa silaturahmi dan halal bihalal di rumah jabatan Walikota Palangka Raya, Rabu (11/7/2018) malam.

Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu para warga Bakumpai yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ini dijamu dengan makan malam.

Sebagai orang Bakumpai, istri Walikota Palangka Raya Ny Norlina Riban Satia dan istri Wakil Walikota Palangka Raya, Ny Mofit Saptono Subagio juga hadir dalam acara hasupa silaturahmi ini.

Momen halal bihalal ini pun dimanfaatkan Walikota Palangka Raya, Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio untuk meminta permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Bakumpai.

Sebab tidak lama lagi masa kepemimpinannya sebagai walikota dan wakil walikota akan berakhir pada 23 September 2018, sedangkan masih banyak aspirasi masyarakat yang belum bisa diwujudkan.

Karena itu Riban mengharapkan kepada walikota terpilih bisa melanjutkan program yang sudah dilaksanakan maupun bisa mengakomodasi aspirasi masyarakat.

Acara halal bihalal ini ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan ustadz DR Abdul Helim M.Ag yang juga dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya.

Ceramah agama yang disampaikan Abdul Helim ini cukup menarik, karena disampaikan dengan bahasa Bakumpai, sehinga tidak jarang menimbulkan gelak tawa, karena tausiah yang disampaikan juga mengandung kata-kata lucu. (MC. Isen Mulang/engga)

UMKM Di bekali Kewirausahaan agar terampil dan Mandiri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menggelar pelatihan kewirausahan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Kota Palangka Raya.

Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Pertemuan  BP2PNF, Kamis (12/7/2018),  di buka oleh kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya, Afendie, serta turut dihadiri Ketua Asosiasi Akunmandiri Kota Palangka Raya, Daryono dan sejumlah moivator pelatihan, antara lain dari pihak BRI Cabang Palangka Raya, Diskop dan UKM Palangka Raya dan Provinsi Kalteng maupun para motivator/ narasumber pelatihan, seperti Rizky Mahendra Nihin. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya, Afendie mengatakan dalam sambutannya, salah satu faktor yang senantiasa menjadi permasalahan yang harus dihadapi saat ini adalah faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja, sehingga berdampak pada ekonomi dalam kehidupan masyarakat.

Persoalan tersebut, tentu menjadi tanggungjawab bersama, baik pemerintah maupun pihak swasta, termasuk masyarakat itu sendiri.

“Salah satu dari upaya untuk menanggulangi permasalahan  tersebut, adalah melalui pelatihan kewirausahaan. Seperti pada pelatihan yang digelar Diskop dan UKM ini, tentu lebih menekankan pada pembentukan keterampilan/praktek (skil), yang kelak bisa menjadi modal bagi peserta untuk menjadi wirausaha yang sukses,” ungkap Afendie  

Melalui pelatihan ini tambah dia, diharapkan para wirausahaan mampu turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan daya saing SDM dalam bidang kewirausahaan.
“Pemerintah daerah juga tentu akan berupaya lebih banyak lagi menganggarkan dana APBD untuk meningkatkan kewirausahaan di Palangka Raya, sehingga kewirausahaan yang ada mampu bersaing dan berkembang,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro pada Diskop dan UKM Palangka Raya, Ivoni menyampaikan, bahwa kegiatan pelatihan merupakan tupoksi Dinas Koperasi dan UKM untuk mewujudkan agar para pelaku UMKM dapat lebih mandiri.

“Diskop dan UKM Palangka Raya setiap tahunnya, selalu menggelar kegiatan pelatihan, untuk menjadikan UMKM yang maju dan mandiri melalui penguatan pelatihan dan pengetahuan,” ujarnya.

Pelatihan kali ini tambah dia, dilaksanakan dari tanggal 12-14 Juli 2018, yang diisi dengan materi yang disampaikan para motivator, seperti pengetahuan dan wawasan bagi UMKM, pengembangan usaha UMKM,  materi semangat dalam berwirausaha serta materi lainnya. Pelatihan kewirausahan ini diikuti 60 peserta  yang berasal dari pelaku UMKM di Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Warga yang Tinggal Dekat Taman Pasuk Kemeloh Bersedia Direlokasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Warga yang tinggal di bantaran Sungai Kahayan tepatnya samping Taman Pasuk Kemeloh sampai batas rumah toko (Ruko) seberang Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah bersedia direlokasi ke tempat lain.

Konsekuensinya, Pemerintah Kota Palangka Raya akan memberikan ganti untung terhadap aset yang sudah dibangun di lahan jalur tersebut. Saat ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya bersama tim apprasial sedang melakukan pendataan.

Walikota Palangka Raya, Riban Satia memastikan tahun ini rumah-rumah yang dibangun di sekitar Taman Pasuk Kameloh tersebut harus sudah selesai dibebaskan, karena masjid yang dibangun di pinggir dekat taman sudah selesai.

“Kalau masih ada bangunan di situ sampai Jembatan Kahayan kelihatannya kurang bagus, sehingga harus direlokasi,” ucap walikota, Jumat (13/7/2018). Riban menegaskan dalam pembebasan nanti yang diganti untung hanya bangunanannya saja.

Sedangkan aset tanah sampai saat ini belum ada informasi apakah berstatus sertifikat hak milik (SHM) atau tidak, namun berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa warga yang berdomisili di bantaran sungai tersebut menempati kawasan jalur hijau. 

Walikota dua periode ini berharap dengan adanya biaya ganti untung tersebut warga di sekitar Taman Pasuk Kemoloh bersedia pindah ke lokasi yang lebih baik. Kesediaan warga untuk pindah ini juga disampaikan saat walikota berdialog dengan warga beberapa waktu lalu. (MC. Isen Mulang/engga)

Parkir di Taman Pasuk Kemeluh Akan Dicarikan Solusinya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini masyarakat Kota Palangka Raya menggandrungi Taman Pasuk Kameloh yang berada di samping Jembatan Kahayan, Jalan S Parman.

Sejak dibuka untuk umum pada akhir Desember 2017, hampir setiap malam Taman Pasuk Kameloh ini ramai dikunjungi warga. Bahkan saat malam weekand selalu membludak.

Positifnya, Taman Pasuk Kameloh ini menjadi pilihan warga Kota Cantik untuk tempat bersantai sambil menikmati indahnya Sungai Kahayan saat malam hari.

Di sisi lain sampai saat ini masalah parkir belum bisa diatasi. Sebab lahan kosong di sekitar taman sangat sempit, sehingga perlu diperluas agar bisa menampung mobil dan motor untuk parkir.

Menyikapi belum idealnya lahan parkir di kawasan Taman Pasuk Kameloh ini maka Walikota Palangka Raya, Riban Satia berencana akan memperluas lahan parkir di sini.

“Solusi saat ini sudah dibuka pagar berbatasan dengan Tugu Soekarno, jadi mobil masuk agak ke dalam taman. Solusi kedua, akan kita atur jamnya agar kendaraan bisa menggunakan badan jalan untuk parkir, namun khusus untuk hari tertentu, misalnya saat malam Minggu,” tuturnya.

Lebih lanjut walikota akan meminta dinas perhubungan untuk menata lahan parkir mana yang tepat serta mengkoordinir soal parkirnya agar potensi retribusi parkir yang begitu banyak itu bisa maksimal terpungut. (MC. Isen Mulang/engga)

Visi Misi Riban-Mofit Sudah Tuntas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Masa jabatan Walikota Palangka Raya, Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio akan berakhir 23 September 2018.

Riban merupakan walikota dua periode. Diperiode pertama 2008-2018 Riban duet dengan Maryono, sedangkan periode kedua 2013-2018 duet dengan Mofit Saptono Subagio.

Selama kepemimpinannya ini banyak prestasi yang sudah dilaksanakan sesuai visi misi yang dijabarkan dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD) selama 10 tahun.

Hasilnya, Riban pun mampu merealisasikan semua program yang tertuang dalam visi misinya. “Kalau mengacu RPJMD tahun ini sudah selesai,” tuturnya, Jumat (13/7/2018).

Meski program visi misinya sudah selesai, bukan berarti stop, namun terus dilanjutkan, sehingga indikator pembangunan yang dilaksanakannya bisa lebih dari 100 persen.

“Yang namanya pembangunan itu tidak akan tuntas, tapi selalu mengikuti pertumbuhan dan dinamika masyarakat. Contohnya masalah persampahan yang tidak akan habisnya,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Persiapan HUT Pemko dan Hari Jadi Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko ) Palangka Raya, bersiap menggelar sejumlah acara kegiatan untuk memperingati HUT Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya ke-53 yang jatuh 17 Juni lalu, digabung dengan HUT Kota Palangka Raya ke-61 yang jatuh di 17 Juli. 

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Palangka Raya, Ikhwansyah mengatakan, peringatan kedua momen tersebut tahun ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Kita ingin peringatan kedua momen ini lebih meriah dan berbeda dari tahun lalu. Terlebih, tahun ini yang terakhir untuk masa kepemimpinan walikota dan wakil walikota Palangka Raya,” ucapnya, Jumat (13/7/2018).

Menurut Ikwansyah, untuk menyambut peringatan kedua momen tersebut, pihaknya sudah empat kali menggelar rapat bersama dengan SOPD terkait, terutama berkenaan dengan rangkaian kegiatan besar yang digelar sejumlah SOPD. Seperti Gowes Nusantara, Palangka Raya Fair, Anjangsana ke makam pahlawan dan makam walikota Palangka Raya terdahulu. Kemudian pelaksanaan hiburan rakyat, serta beragam lomba termasuk lomba olahraga.

“Puncak kegiatannya adalah upacara di halaman balai kota  tanggal 17 Juli, dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang  mengundang seluruh kepala SOPD terkhusus menggundang Gubernur Kalteng,” jelasnya.

Dikatakan, saat ini  persiapan-persiapan terus dilakukan. Bahkan  sebagian rangkaian tinggal siap dilaksanakan. Seperti Gowes Nusantara yang digelar pada Minggu 15 Juli. 

Untuk kegiatan ini tambah Ikhwansyah, tidak ada dana khusus yang disediakan. Akan tetapi anggaran-kegiatan berada di masing-masing SOPD yang  menggelar sejumlah kegiatan.

Adapun untuk tema dari HUT Pemko Palangka Raya dan hari jadi Kota Palangka Raya kali ini  adalah, ‘tingkatkan persatuan dan kemandirian dalam mendukung tercapainya nawacita dan Kalteng Berkah menuju Kota Cantik Palangka Raya, yang modern sebagai kota pendidikan, jasa dan pariwisata. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Palangka Raya Perlu TPA Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Volume sampah di kota Palangka Raya dalam per harinya mencapai sekitar 430,7 m3, atau jika di hitung per ton mencapai 64,61 ton per hari. Volume sampah sebesar itu diperkirakan akan mempengaruhi kekuatan daya tampung tempat pembuangan akhir (TPA), yang berada di Jalan Tjilik Riwut Km 14 Palangka Raya.

“TPA yang ada saat ini memiliki luasan 10 hektar. Nah, dengan banyaknya sampah saban harinya, maka tidak kurang 10 tahun kedepan, kapasitas TPA tidak mampu menampung banyaknya sampah,” ungkap Kabid Kebersihan pada Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), M. Alfath, Jum”at (13/7/2018).

Itupun lanjut Alfath, TPA dengan  luas 10 hektar tersebut, peruntukannya belum tentu maksimal karena ada faktor dan lain hal.

“Area TPA saat ini setidaknya telah dimanfaatkan mencapai 5 hektar, sementara sisanya belum tentu maksimal digunakan, mengingat area dekat TPA  adanya tower SUTT listrik, ini bisa jadi kendala,” terangnya.

Pun begitu, pengelolaan sampah yang dilakukan pihak Disperkim selama ini, telah maksimal dilakukan di TPA. Itu dibuktikan  dengan adanya metode untuk mengurai sampah secara baik. 

Akan tetapi kedepan, Pemko Palangka Raya harus tetap memikirkan untuk jangka panjang, yakni perlunya lokasi TPA yang baru.

“Memang tidak mudah untuk menentukan lokasi TPA yang baru. Artinya, harus melalui  kajian serta penelitian yang matang dengan melihat berbagai aspek, seperti tata ruang, geohidrologi, geologi, sosial, dan kajian teknis lainnya,” beber Alfath.

Bila dilihat  dari segi geologi dan geohidrologi, maka keberadaan TPA yang cocok untuk TPA baru tersebut, paling tidak  berada di selatan kota Palangka Raya, seperti daerah Kalampangan Kecamatan Sebangau. (MC. Isen Mulang.1/engga)