50 Hektare Disiapkan Untuk Program Tahura

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setidaknya 50 hektare bakal disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk program kawasan taman hutan rakyat (Tahura).

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya Rawang, untuk realisasi program Tahura tersebut masih dalam proses administrasi  di tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng yang selanjutynya diusulkan ke pemerintah pusat.

“Pemko Palangka Raya sudah menentukan 50 hektare kawasan sebagai tempat Tahura, yakni  sekitar Kelurahan Marang Kecamatan Bukit Batu, “ungkapnya, Jum’at (23/3/2018)

Dikatakan, keberadaan Tahura diwilayah Kota Palangka Raya bertujuan  menjaga ekosistem alam, yaitu melalui pembudidayaan tanaman lokal khas Kalteng. Sekaligus menjaga habitat flora dan fauna yang langka jangan sampai punah.

Karenanya melalui Tahura, diharapkan ada upaya pendataan dan inventarisasi jenis flora dan fauna yang diiukuti sebagai upaya mempertahankan spesies budidaya hutan yang menjadi khas dari Bumi Tambun Bungai. 

“Kita tunggu saja bagaimana rekomendasi dari Pemprov, untuk selanjutnya dapat di usulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” pungkas Rawang. (MC. Isen Mulang.1/engga)

RT/RW Diminta Ikut Serta Antisipasi Dini Karhutla

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Antisipasi dini menjadi komitmen dari Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui instansi  terkaitnya,  dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terutama menghadapi musim kemarau tahun 2018.

“Salah satu langkah antisipasi itu yakni meminta seluruh Ketua RT dan RW untuk ikut aktif bersama-sama memberikan respon cepat dalam menangani Karhutla,” ungkap Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Supriyanto, Jum’at (23/3).

Bagi Supriyanto, kewaspadaan dini diperlukan dalam menghadapi situasi iklim yang tidak menentu. Sebab itu semua elemen masyarakat harus paham betul betapa bahayanya bencana karhutla bila terjadi.

Pemko Palangka Raya sendiri, terus memberikan sosialisasi dampak dari karhutla terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Selain itu upaya  pencegahan hingga karhutla bisa ditekan terus juga dilakukan melalui pengawasan melekat di area rawan karhutla, seperti kawasan Jekan Raya, Sebangau, Bukti Batu, Pahandut dan Rakumpit.

“Wali  Kota Palangka Raya HM Riban Satia, pernah meminta agar peran ketua RT dan RW  diharapkan guna menggerakan warganya dalam mengantisipasi dini ancaman karhutla tersebut,” ujarnya.

Setidaknya,  RT dan RW harus mampu menjalin  kerja sama dengan lembaga swasta maupun dunia usaha dalam hal kegiatan penanggulangan karhutla.

“Jadi jangan hanya mengharapkan 100 persen dari pemerintah saja dalam hal penanggulangan karhutla. Sebab sudah pasti banyak keterbatasan,” ingatnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

PKK Harapankan Mampu Mengembangkan Usaha Ekonomi Keluarga.

MEDIA CENTER, Palangka Raya- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palangka Raya, melalui kelompok kerja (Pokja) II, bidang pendidikan dan keterampilan, menggelar sosialisasi administrasi usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) Kegiatan digelar di Sekretariat PKK Kota Palangka Raya, Jumat (23/3/2018). 

Acara dibuka Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya Norlaina Riban Satia dan dihadiri pengurus TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah serta 40 peserta perwakilan TP-PKK kelurahan dan kecamatan di Palangka Raya.

Ketua PKK Palangka Raya Norlaina Riban Satia, menjelaskan, berbagai upaya sudah dilakukan menunjang program pemerintah meningkatkan kesejahtraan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan sosialisasi administrasi UP2K, sebagai program kelanjutan dari kegiatan tahun 2017. 

“Kegiatan UP2k merupakan program unggulan Pokja II. UP2K  tidak hanya  menampilkan produk usaha kreatif. Tetapi pengelolaan administrasi yang baik  dan benar menjadi indikator keberhasilan,” tegas Norlaina.

Ketua panitia penyelenggara sosialisasi, Masriah, mengatakan, kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman kader  dalam pengelolaan  dan administrasi UP2K. Dengan harapan mampu mengembangkan usaha ekonomi keluarga.

Sosialisasi merupakan materi lanjutan dari kegiatan UP2K dalam menumbuhkan  kelompok usaha  ekonomi masyarakat menuju terbentuknya pra koperasi. Kegiatan menghadirkan narasumber Priskaya Guntur Talajan, yang merupakan Ketua Pokja II TP-PKK Provinsi Kalteng. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Usaha Jual Bunga di Yos Sudarso Mulai Ramai Pasca Direlokasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pendapatan usaha para penjual bunga dan tanaman hias di Jalan Yos Sudarso ujung, Kota Palangka Raya mulai membaik pasca direlokasi pada 2017.

Kini berangsur-angsur sebagian masyarakat sudah mulai mengetahui tempat penjualan bunga dan tanaman hias yang dipusatkan di Jalan Yos Suadarso ujung ini.

Awalnya, pasca direlokasi ke sini, jumlah pembeli bunga dan tanaman hias sangat sedikit, tidak seramai saat berjualan di Jalan Garuda dan Jalan Lambung Mangkurat.

Namun setelah lebih dari setahun membuka lapak di Jalan Yos Sudarso, usaha para penjual bunga dan tanaman hias ini mulai menggeliat lagi. Pendapatan mereka juga terus bertambah.

Marsidi, salah penjual bunga di Yos Sudarso menuturkan hampir setiap hari ada saja orang yang membeli dagangannya, meski dalam jumlah sedikit.

Meski begitu hasil jualan bunga dan tanaman hias ini setidaknya sudah bisa menutupi biaya sewa tempat kepada Pemerintah Kota Palangka Raya dan biaya hidup keluarga.

“Yang namanya usaha itu ya tidak mesti setiap hari ada. Kadang ada yang membeli, kadang tidak ada. Tapi dibanding pasca baru dipindah ke sini, ya sekarang sudah mulai ramai,” tutur Marsidi, Jumat (23/3/2018).

Dia menuturkan di Jalan Yos Sudarso ini ada puluhan penjual bunga dan tanaman hias. Di sini semua jenis tanaman apa saja ada, termasuk buah-buahan. (MC. Isen Mulang/engga)

Wakil Walikota Palangka Raya Hadiri FGD SIPO di Bandung

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio menghadiri acara focus group discussion (FGD) implementasi sistem informasi perusahaan online (SIPO) di Bandung, Jawa Barat, 22-23 Maret 2018.

Dalam FGD ini hadir pula Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya Aratuni Djaban dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya, Renson.

FGD yang dilaksanakan di El Royale Hotel, Bandung ini diikuti oleh 100 orang bupati dan walikota seluruh Indonesia, termasuk kepala dinas yang membidangi perdagangan dan DPMPTSP. Totalnya ada 70 kota dan 30 kabupaten.

FGD yang digelar oleh Kementerian Perdagangan ini merupakan tindak lanjut dari arahan presiden dalam rangka meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia melalui pemangkasan prosedur perizinan, percepatan waktu proses, dan penghapusan atau pengurangan biaya administrasi perizinan.

Kementerian Koordinator Perekonomian telah membangun online single submission (OSS) yang akan diintegrasikan dengan SIPO. Saat ini SIPO telah terhubung dengan DPMPTSP di kabupaten dan kota untuk memberikan pelayanan penerbitan SIUP, TDP, IUTM, STPW, dan TDG secara online.

Adapun nara sumber FGD ini adalah Deputi Pencegahan KPK, Ombudsman, Inspektur Jenderal pada Kementerian Perdagangan yang juga Ketua Tim Harian Satgas Percepatan Berusaha Kemendag, Deputi Bidang Pengembangan dan Operasional PP INSW Kementerian Keuangan, Deputi Bidang Kemaritiman di Sekretariat Kabinet, dan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.

Sedangkan materi FGD yakni pencegahan praktek korupsi melalui sistem perizinan online, optimalisasi pelayanan publik melalui perizinan online, solusi maladministrasi kebijakan, rencana aksi integrasi SIPO dengan OSS, dukungan SIPO terhadap implementasi OSS, percepatan pelaksanaan kemudahan berusaha sesuai Perpres Nomor 91 Tahun 2017, dan evaluasi perizinan di daerah sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014. (MC. Isen Mulang/engga)

OKP Diminta Lebih Bersinergi Dengan Pemerintah Kota

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Organisasi kepemudaan (OKP) yang merupakan wadah berhimpun kaum intelektual muda didorong mampu lebih bersinergi dengan pemerintah daerah. 

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palangka Raya, Rayesnan saat membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia pada konfrensi cabang VII Pimpinan Cabang (GP) Pemuda Anshor Kota Palangka Raya, Jum’at (23/3/2018) di aula asrama haji Kota Palangka Raya.

Dikatakan, membangun sinergi diperlukan oleh pemerintah daerah saat ini, salah satunya keterlibatan kalangan pemuda dalam berbagai kegiatan dari program pemerintah daerah.

“Peran aktif pemuda menjadi elemen penting dalam mendukung setiap lini program pemerintahan,” terang Rayesnan.

Sementara itu Plt Ketua GP Anshor Palangka Raya M.Rozikin menekankan pentingnya penguatan dan distribusi dari kader pemuda. Tidak hanya di bidang politik, tetapi jauh lebih penting adalah ekonomi, sosial budaya dan  beberapa aspek lainnya. 

“Kami ingin clusterisasi bidang garap yang dilakukan setiap kader disetiap kecamatan harus ada, untuk menumbuhkan kader pemuda yang produktif,”cetusnya.

Semisalnya, kader pemuda di Kecamatan Sebangau, maka bagaimana bisa membangun kemandirian dalam bidang perikanan.”Nah, hal ini berarti juga membantu pemerintah untuk bersinergi dalam pembinaan kepemudaan yang mandiri,” tuturnya.

Dalam bagian lain Rozikin juga mendorong agar kader pemuda selalu siap bergandengan tangan dengan aparatur pemerintahan termasuk TNI/Polri untuk memerangi penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) serta mendukung penegakan hukum (Gakkum) terhadap pelaku hoax. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Perda KTR Belum Punya Greget Nyata

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya selama ini telah memiliki perda yang mengatur terkait kawasan tanpa rokok (KTR). Namun sayangnya perda tersebut dinilai masih belum berjalan secara maksimal.

“Kita lihat ada beberapa kawasan perkantoran yang begitu jelas tertera  poster kawasan tanpa rokok. Nyatanya  masih saja banyak yang melanggar termasuk dilakukan para ASN perokok aktif,”ungkap anggota DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, Jumat (23/3/2018).

Menurutnya, implementasi nyata perda KTR masih belum maksimal. Faktor kurangnya sosialisasi yang dilakukan instansi terkait menjadi salah satu belum gregetnya perda tersebut. Meski sebenarnya perda itu telah diperkuat dengan peraturan wali kota (Perwali), namun penerapannya di lapangan masih jauh dari harapan.

“Selain area KTR di perkantoran yang kerap dilanggar, maka di area publik yang mencantumkan kawasan KTR juga sering dilanggar warga,” tuturnya lagi.

Masih dilanggarnya area KTR oleh para perokok aktif tersebut maka jelas menunjukan  penegakan perda belum maksimal.”Pada prinsifnya kita mendukung bila perda tersebut harus dievaluasi. Baik penerapan sanksi, maupun penegakan hukum. Ini menjadi kewenangan pemerintah kota untuk menyempurnakan,” cetusnya. 

Bagi Subandi, untuk lebih memantapkan berjalannya perda KTR, maka memerlukan sinergitas banyak pihak. “Satpol PP jelas dalam hal penindakan dilapangan, sementara SOPD harus membantu mempertegas perda. Ini juga demi meningkatkan tingkat kesehatan,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Apresiasi Respon Cepat Pemprov Kalteng Perbaiki Jalan Rusak

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Beberapa waktu lalu kawasan ujung Jalan Yos Sudarso, atau tepatnya menuju kawasan kuliner Tunggal Sangomang Palangka Raya, alami kerusakan yang cukup parah. Kondisi jalan sempat menuai  kritikan banyak pihak.Namun kini Pemprov Kalteng merespon kritikan itu dengan mulai melakukan perbaikan jalan.

“Kami mengapresiasi respon cepat pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan. Lihat saja  sudah ada alat berat yang siap memperbaiki lebih lanjut jalan ini,”ungkap Ismoyo warga sekitar, saat dibincangi, Jum’at (23/3/2018).

Sebelumnya kata dia, kondisi kerusakan jalan cukup parah, sehingga tidaklah berlebihan bila banyak warga yang mengeluhkan. Bahkan, sampai ada aksi kritikan sebagai bentuk pesan yang disampaikan warga melalui pemberitaan.

“Intinya, semuanya bersifat membangun. Itu cukup bagus apa yang dilakukan, artinya pemerintah memperhatikan kritikan dan keluhan masyarakat,”tuturnya. 

Bagi Ismoyo, apabila kawasan tersebut sudah ramai terutama di area kawasan taman kuliner, tentu dampak positifnya akan berpengaruh besar terhadap perekonomian warga sekitar.

Sementara itu Lurah Menteng Kota Palangka Raya, Kamala Ratna mengatakan, sebelumnya sudah ada petugas dari dinas Provinsi Kalteng yang mendatanginya dengan mengutarakan  pihaknya akan melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Karena wilayah jalan ini masuk Kelurahan Menteng, maka mereka meminta ijin untuk meletakan alat berat yang akan digunakan untuk memperbaiki jalan tersebut,” ucapnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Ratusan Pensiunan ASN Nikmati Pengobatan Gratis PT Taspen Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lebih dari 100 orang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti pengobatan gratis yang diselenggarakan PT Taspen (Persero) Cabang Palangka Raya, Jumat (23/3/2018). 

Aksi sosial ini dipusatkan di Kantor Taspen Cabang Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut. Sebelum pengobatan gratis, para pensiunan ASN ini mengikuti senam bersama. Kepala PT Taspen Cabang Palangka Raya, Ucu Syamsudin mengatakan pengobatan gratis itu digelar dalam rangka menyambut HUT ke-55 PT Taspen yang jatuh setiap 17 April.

Pengobatan gratis ini meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, penyakit jantung, serta penyakit lain. “Kegiatan ini bentuk tanggung jawab sosial Taspen.

Kami berharap para pensiunan terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Tanggal 6 April nanti akan diadakan donor darah dan kami menargetkan minimal 100 kantong darah akan terkumpul,” ucapnya. 

Selain program pensiun dan jaminan hari tua (tabungan hari tua), berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015, mulai Juli 2015, Taspen mempunyai dua program tambahan yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. 

“Taspen berkomitmen untuk selalu  meningkatkan pelayanan kepada seluruh peserta, sehingga peserta Taspen baik pegawai aktif maupun pensiunan, dapat menikmati pelayanan Taspen yang mudah dengan sederhana dan tidak perlu bertele-tele,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Ucu mengungkapkan pada 21-22 Maret 2018 pihaknya telah membayarkan pengembalian hasil pemupukan tabungan perumahan (Taperum) PNS kepada penerima pensiun yang dipensiunkan terhitung 1 Februari 1993 sampai Desember 2017. Total pengembalian hasil pemupukan taperum PNS yang dibayarkan Rp24.702.284.916 kepada 11.179 orang.

“Dari 24.836 pensiunan di Kalimantan Tengah hanya 11.179 orang yang menerima pengembalian hasil pemupukan Taperum. Sebab pengembalian hasil pemupukan taperum tidak termasuk PNS Hankam/TNI/Polri, tunjangan veteran, KNIL, KNIP, dan pejabat negara,” bebernya.

Sementara itu Ketua PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kalimantan Tengah, Taufik Hidayat Arnuwo menyambut positif digelarnya pengobatan gratis oleh Taspen ini. Pihaknya sangat terbantu berkat kegiatan sosial ini.
“Atas nama PWI saya mengucapkan terima kasih kepada Taspen atas apa yang sudah dilakukan terhadap para penisunan,” katanya. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Maluku Tenggara Kaji Banding ke Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Thedeus Welerubun bersama beberapa anggota melakukan kaji banding ke Kota Palangka Raya, Jumat (23/3/2018).

Kedatangan para wakil rakyat dari pulau wilayah timur Indonesia ini dalam rangka konsultasi bidang perikanan, perkebunan, pariwisata, industri, dan perdagangan.

Kehadiran mereka diterima di Ruang Peteng Karuhei I dan disambut oleh Asisten I Pemerintah Kota Palangka Raya Ikhwansyah bersama pejabat satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait.

Dipilihnya Kota Cantik Palangka Raya sebagai tujuan kaji banding karena mereka mendengar jika pembangunan di ibukota Provinsi Kalimantan Tengah ini cukup maju.

Karena itulah DPRD Maluku Tenggara perlu mempelajari barbagai bidang pembangunan agar bisa diadopsi di daerahnya untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Seperti tamu-tamu sebelumnya yang pernah datang ke Palangka Raya, dalam pertemuan ini anggota DPRD Maluku Tenggara juga mengagumi keindahan Kota Cantik.

“Motonya Kota Cantik, ternyata memang cantik. Kotanya bersih dan indah. Jalan-jalannya lebar dan kanan kirinya banyak taman. Jadi sunguh cantik,” sanjung anggota DPRD Maluku Tenggara.

Kesempatan datang ke Kota Palangka Raya yang digadang-gadang menjadi calon Ibukota Pemerintahan Republik Indonesia inipun tidak disia-siakan oleh para anggota DPRD Maluku Tenggara. 

Setelah mereka melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya kemudian anggota DPRD Maluku Tenggara melakukan wisata susur Sungai Kahayan. (MC. Isen Mulang/engga)