Walikota Resmikan Enam Taman di Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Riban Satia meresmikan enam taman yang ada di dalam kota Palangka Raya yang selesai tahun 2017, Senin (5/2/2018) pagi.

Ke-6 taman yang diresmikan itu adalah Taman Pasuk Kemeloh, Taman Bawi Kuwu, Taman Tunggal Sangumang, Taman Riwut Papan Taliwu, Taman Lewun Sangumang, dan Taman Lansia. 

Peresmian 6 taman aktif ini dipusatkan di Taman Tunggal Sangumang yang sekaligus dijadikan sebagai pusat kuliner yang merupakan relokasi dari Yos Sudarso dekat Bundaran Besar.

Acara peresmian 6 taman ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, mantan Walikota Palangka Raya Nahson Taway, kapolres, anggota DPRD, dan kepala SOPD.

Dalam sambutannya Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya, Rawang mengatakan dengan tuntasnya pembuatan enam taman atau ruang terbuka hijau (RTH) ini maka secara otomatis mengurangi daerah yang sebelumnya tidak tertata menjadi rapi dan asri.

Namun untuk mewujudkan RTH yang memadai tersebut menurut Rawang butuh kerja keras dan waktu yang cukup lama. Pembuatan taman dibeberapa wilayah Palangka Raya telah dimulai sejak 2013, 2014, 2015, 2016, dan 2017.

Hasilnya, hingga 2018 ini sudah ada 51 taman aktif (RTH) maupun yang tidak aktif (taman trotoar). Rawang mengatakan khusus taman yang aktif diberikan nama sesuai kearifan lokal.

Diketahui, ke-6 taman yang baru diresmikan walikota ini untuk Taman Tunggal Sangumang terletak di Jalan Yos Sudarso ujung dan Taman Pasuk Kameloh di Jalan S Parman.

Kemudian Taman Bawi Kuwu di Jalan Garuda, Taman Lewu Sangumang di Yos Sudarso depan TVRI, Taman Lansia dekat Kantor Kelurahan Palangka, dan Taman Riwut Papan Taliwu di Jalan Seth Adji. 

Namun dari enam taman yang diresmikan tersebut yang dimanfaatkan untuk berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL) hanya di Taman Tunggal Sangumang, karena di Jalan Yos Sudarso ujung ini memang dijadikan sebagai kawasan pusat kuliner. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Palangka Raya Setujui Hibah Tanah Untuk Pengadilan Tipikor

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya mengadakan rapat membahas usulan hibah tanah dari Pemerintah Kota Palangka Raya kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya, Jumat (2/2/2018).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto digelar di ruang rapat komisi pukul 10:00 WIB. Rapat ini diikuti oleh empat fraksi dari total enam fraksi di DPRD Kota Palangka Raya.

Empat fraksi itu adalah Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerinda, Fraksi PAN-Demokrat, dan Fraksi PKB, sedangkan untuk Fraksi Golkar karena ketuanya tidak hadir, sehingga diwakilkan oleh anggotanya Suhardi Lentam Nigam.

Hasil rapat, DPRD bisa menyetujui usulan hibah tanah dari Pemerintah Kota Palangka Raya kepada Pengadilan Tipikor Palangka Raya. “Kita bisa menyetujui karena tanah tersebut sama-sama digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan,” tutur Sigit.

Sigit menjelaskan hibah tanah yang diminta Pengadilan Tipikor Palangka Raya yang berlokasi di dekat Bundaran Seth Adji tersebut karena sebagian tanah milik Pemerintah Kota Palangka Raya masuk areal pengadilan.

Diharapkan dengan hibah tanah tersebut lahan Kantor Pengadilan Tipikor Palangka Raya agar lebih luas. Hanya saja lembaga DPRD Kota Palangka Raya belum tahu berapa persis ukuran tanah yang diminta untuk dihibahkan tersebut.

Karena itu Sigit beserta anggota dewan lainnya berencana akan meninjau lokasi tanah yang mau dihibahkan. Setelah itu DPRD meminta kepada Pemerintah Kota Palangka Raya untuk melengkapi syarat proses hibah sesuai aturan yang berlaku. (MC. Isen Mulang/engga)

Tabur Bunga 100 Tahun Pahlawan Nasional Tjilik Riwut

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Seluruh keluarga almarhum Tjilik Riwut berkumpul di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Kota Palangka Raya, Jumat (2/2/2018) pukul 08.00 WIB.

Selain dari Palangka Raya dan Katingan, mereka yang datang juga ada dari Jakarta dan Yogjakarta. Mereka berkumpul untuk tabur bunga dan doa 100 tahun Tjilik Riwut. 

Pahlawan Nasional yang juga pendiri Provinsi Kalimantan Tengah inilah para keluarga melakukan tabur bunga dan berdoa bersama di pusara almarhum Tjilik Riwut.

Acara tabur bunga dan doa ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Sekda Kabupaten Katingan Nikodemus, dan mantan Sekda Kalimantan Tengah Thampunah Singseng.

Acara tabur bunga ini juga diselimuti suasana haru. Para keluarga, termasuk para wartawan tidak kuasa menahan air mata setelah mendengarkan lagu Gugur Bunga yang dilantunkan para cucu Tjilik Riwut.

Di sela acara tabur bunga ini juga disampaikan sepenggal silsilah Tjilik Riwut. Dia lahir pada 2 Februari 1918. Dia merupakan Pahlawan Nasional Indonesia.

Dia juga merupakan Gubernur pertama Kalimantan Tengah, tokoh Dayak Kalimantan Tengah, tokoh Perintis TNI-AU Penerbang Indonesia dan tokoh Dirgantara Indonesia.

Putra Dayak kelahiran Kasongan tersebut meninggal pada 17 Agustus 1987 bertepatan dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Beliau meninggal di usia 69 tahun.

Kemudian Tjilik Riwut dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangka Raya. Namanya kini diabadikan untuk salah satu bandar udara dan jalan utama di Palangka Raya.

Hingga saat ini semangat juang Marsekal Pertama TNI (HOR) (Purn) Tjilik Riwut terus menggelora bagi masyarakat Kalimantan Tengah dan tidak pernah luntur sampai kapan pun.

“Meski Tjilik Riwut sudah tidak ada, namun kita tidak boleh kehilangan semangat beliau sampai kapan pun,” pesan Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio saat memberikan sambutan. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemko Palangka Raya Memperoleh Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia menerima laporan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) 2017 langsung dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.

Laporan hasil SAKIP ini diterima oleh walikota, Rabu (31/1/2018) di Bali Nusa Dua Convention Center, Denpasar  Bali. Selain Palangka Raya, hasil SAKIP 2017 ini juga diterima oleh bupati dan walikota dari seluruh Indonesia.

Dalam menerima SAKIP ini walikota juga didampingi Sekda Kota Palangka Raya Rojikinnor, Inspektur Kota Palangka Raya Alman Pakpahan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya, Akhmad Fordiansyah.

Kemudian Kepala Bagian Organisasi Ana Menur dan pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya. Diperolehnya penghargaan ini karena Pemerintah Kota Palangka Raya telah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. 

“Kita ingin fokus dan serius lagi dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi pada hasil,” tutur Riban, Kamis (1/2/2018).

Selain itu dengan SAKIP inilah nantinya akan mengarahkan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya bisa menetapkan program dan kegiatan strategis berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu Menteri PANRB Asman Abnur mengharapkan para bupati, walikota dan sekretaris daerah fokus dan serius dalam memberikan perhatian guna terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi pada hasil.

Asman juga meminta seluruh instansi pemerintah bisa mewujudkan birokrasi yang efisien melalui penggunaan anggaran negara yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Diserukan pula kepada instansi pemerintah untuk menerapkan e-government dalam membantu pelaksanaan tugas, menerapkan money follow program sebagai dasar penggunaan anggaran.

Dia juga menghimbau kepada pemerintah daerah untuk menghentikan segala bentuk pemborosan dan memfokuskan pelaksanaan tugas pada pencapaian kinerja, bukan pada penyusunan laporan pertanggungjawaban semata. (MC. Isen Mulang/ foto:protkom/engga)

Dinas Pendidikan Palangka Raya Masih Identifikasi SMP Pelaksana UNBK 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sampai saat ini Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya belum bisa memastikan berapa SMP yang siap melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), karena masih dilakukan pendataan.

“Kita masih mengidentifikasi sekolah yang ingin melaksanakan UNBK. Pendataan ini untuk memastikan sarana yang dibutuhkan lengkap atau belum untuk melaksanakan UNBK,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, Kamis (1/2/2018).
  
Sahdin mengatakan syarat sekolah bisa melaksanakan UNBK harus memiliki laboratorium komputer yang didukung semua perangkatnya dalam keadaan baik, termasuk suplai daya listrik yang aman saat digelarnya UNBK 2018.

“Kendala yang dihadapi sekolah selama ini adalah jumlah komputer yang tidak memadai. Karena itu kami masih mendata sekolah mana saja yang telah siap,” bebernya.

Dia menyebutkan kurangnya jumlah komputer akan berdampak pada jumlah siswa yang akan mengikuti UNBK. Misalnya satu sekolah memiliki 20-30 komputer, sedangkan jumlah siswa 60 orang, maka bisa diatur waktunya.

“Namun kalau jumlah siswanya mencapai ratusan, maka tidak bisa dipaksakan, sehingga pelaksaan UNBK bakal terkendala,” jelasnya. Meski begitu dinas pendidikan memiliki formula untuk mengatasi kendala itu.

Misalnya pihak sekolah menjalin kesepakatan dengan orangtua siswa untuk menggunakan laptop milik sendiri saat UNBK. Sahdin melihat saat ini sekolah yang siap melaksanakan UNBK adalah SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 6 dan SMPN 8.

Sahdin berharap pelaksanaan UNBK tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya, karena itu dinas pendidikan akan terus mengevaluasi segala kekurangannya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemko Palanga Raya Dukung Status Korem 102 Panju Panjung Dinaikkan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio mengadakan acara silaturahmi dengan jajaran Korem 102 Panju Panjung dan Kodim 1016 Palangka Raya, Kamis (1/2/2018) pagi.

Namun acara silaturahmi ini sangat beda dari biasanya, karena tidak dilakukan di ruangan pertemuan, tapi di warung makan di komplek Korem 102 Panju Panjung.

Sambil menikmati teh hangat, dalam acara silaturahmi ini dilakukan obrolan ringan, namun bermakna. Mulai dari hubungan kerja antar forum FKPD yang cukup harmonis dan lainnya.

Tapi dalam pertemuan ini ada yang paling menarik yang mereka bicarakan yakni mengenai wacana Korem 102 Panju Panjung diusulkan akan dinaikan statusnya. 

Nantinya Korem 102 Panju Panjung akan dipimpin komandan berpangkat bintang satu, sedangkan saat ini berpangkat kolonel.

Sudah barang tentu wacana ini sangat didukung oleh Wakil Walikota Palangka Raya. Menurut Mofit, jika status Korem 102 Panju Panjung dinaikan statusnya, maka secara otomatis status Kodim 1016 Palangka Raya juga akan naik.

“Setelah mendengar wacana dari Mabes TNI AD untuk menaikan status Korem maupun Kodim 1016 Palangka Raya setingkat lebih tinggi, maka akan memperkuat posisi Kota Palangka Raya maupun masyarakatnya untuk menerima sebagai kota yang aman, stabil dan kondusif,” ujarnya.

Selaku wakil kepala daerah, Mofit sangat mendukung bila status Kodim 1016 Palangka Raya dinaikan, sehingga kapasitas kerja akan lebih erat dan tinggi terutama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

Usulan Penyediaan Akses Internet (wifi) Gratis Mendapat Nilai Skor Tinggi

Musyawarah perencanaan dan pembangunan (musrenbang) yang dilaksanakan di Kelurahan Habaring Hurung pada hari kamis (01/02/2018) pada musrenbang tersebut terdapat 100 usulan yang disampaikan oleh masyarakat habaring hurung.

Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Palangka Raya juga mendapatkan 1 usulan dari masyarakat Kelurahan Habaring Hurung yaitu penyediaan akses internet (wifi) gratis.

Kepala bidang layanan Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Martina menyampaikan bahwa berdasarkan hasil skoring yang dilakukan oleh DKISP usulan kegiatan penyediaan akses internet (wifi) gratis mendapat nilai 325 poin hal ini mengacu pada 4 indikator penilaian yaitu Kesesuaian antara RKPD dan Renja SOPD, Indikator kinerja unit (IKU) SOPD, Renstra SOPD serta kebijakan prioritas nasional yang mendukung percepatan pembangunan daerah.

Lebih lanjut Martina, menyampaikan bahwa dengan usulan penyediaan akses internet (wifi) gratis ini yang mendapat nilai skoring tinggi akan menjadi prioritas dan dapat dilanjutkan pada musrenbang tingkat kecamatan (MC. Isen Mulang/engga)

Kelurahan Habaring Hurung Usulkan Akses Internet (wifi) Gratis

Pada musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tahun 2018 yang dilaksanakan pada hari kamis (01/02/2018) di Balai Basara 2018 Kelurahan Habaring Hurung mengusulkan penyediaan akses internet (wifi) gratis bagi masyarakat Habaring Hurung

Lurah Habaring Hurung, Yuliati Ningsih menyampaikan dalam sambutanya bahwa masyarakat Kelurahan Habaring Hurung pada musrenbang tahun 2018 terdapat 100 usulan yang nantinya diharapkan dapat di realisasikan pada tahun 2019  sesuai dengan skala prioritas. 

Yuliati juga menambahkan usulan akses internet gratis ini mengingat bahwa Kelurahan Habaring Hurung merupakan salah satu kelurahan yang belum bisa mengakses internet padahal di jaman kemajuan teknologi yang pesat saat ini masyarakat sangat membutuhkan informasi yang sangat cepat.

Selanjutnya Camat Bukit Batu, Herwin mengharapkan usulan yang sudah disampaikan oleh masyarakat kelurahan Habaring Hurung nantinya melalui desk SOPD yang sudah ada nantinya benar benar menyaring usulan tersebut sehingga nantinya usulan yang muncul merupakan usulan dengan skala prioritas dan dapat di lanjutkan kepada musrenbang baik tingkat kecamatan maupun tingkat Kota Palangka Raya 

Menanggapi usulan tersebut Martina, Kepala Bidang Layanan Komunikasi dan informatika berdasarkan rencana kerja Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian memang terdapat kegiatan penyediaan  akses internet gratis bagi masyarakat Kota Palangka Raya namun juga perlu diperhatikan hal hal teknis seperti ketersediaan jaringan dan juga sarana prasarana pendukung lainya (MC. Isen Mulang/ engga)

Masyarakat Palangka Raya Antusias Saksikan Fenomena Super Blue Blood Moon

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Fenomena Super Blue Blood Moon juga bisa disaksikan oleh masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

Fenomena langka gerhana bulan ini mulai bisa disaksikan di wilayah Kota Palangka Raya sekitar pukul 19.00 WIB. Secara perlahan lingkaran bulan mulai tertutup.

Tepat pukul 19.55 WIB cahaya bulan tertutup total, sehingga terlihat warna kemerahan. Fenomena ini dimanfaatkan warga untuk mengabadikan dengan kamera yang mereka miliki. Dan tidak sedikit yang mengadakan siaran langsung melalui handphone selulernya dan disiarkan melalui media sosial facebook dan instagram, Fenomena ini akan berlangsung hingga pukul 22.00an WIB.

Sementara itu bagi warga yang mempercayai datangnya gerhana bulan ini juga ada yang melakukan tradisi membunyi-bunyikan suara, misalnya memukul gamelan, memukul tiang listrik, dan lainnya.

Misalnya yang dilakukan warga Komplek Griya Petuk Katimpun, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya. Sebagian warga memukul-mukul benda, sehingga menimbulkan suara yang tujuannya agar proses gerhana bulan cepat kembali normal.

Fenomena ini sangat istimewa, karena diwaktu yang bersamaan akan terjadi gerhana bulan, supermoon, dan bluemoon. Fonomena langka ini juga bisa dilihat di negara Asia dan Australia.

Sementara itu berdasarkan penuturan Forecaster BMKG Palangka Raya, Chandra Mukti Wijaya, fenomena super blue blood moon ini akan berdampak pada terjadinya pasang cukup tinggi di wilayah pesisir.

“Secara umum gerhana bulan mempengaruhi wilayah pesisir yang mengalami pasang dan surut, karena gerhana bulan ini terkait dengan gaya tarik bulan-bumi. Dimana saat gerhana terjadi di daerah pesisir akan mengalami pasang lebih tinggi dari normalnya,” tulisnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Polda Kalteng Rilis Dua Pelaku Pembunuh Orangutan di Barito Selatan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan press release pengungkapan tindak pidana pembunuhan orangutan yang terjadi di wilayah Kabupaten Barito Selatan pada 29 Desember 2017.

Dalam press release yang dipimpin Kapolda Kalteng Brigjen Polisi Anang Revandoko di loby mapolda di Palangka Raya, Rabu (31/1/2018) pagi tadi terungkap ada dua pelaku pembunuh orangutan yang sudah ditangkap oleh polisi.

Keduanya berinisial T (41 tahun) warga Desa Gunung Rantau RT 04 Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan dan M (32 tahun) warga Jalan Waning Pati RT 2, Desa Tumpung Laung, Kecamatan Montalat, Kabupaten Barito Selatan.

Kapolda mengatakan pembunuhan terhadap hewan yang dilindungi itu dilakukan oleh tersangka pada Jumat (29/12/2017) di Desa Maligui, Kecamatan Montalat. Setelah dilakukan pencarian, pelaku ditangkap di wilayah Barito Selatan, Senin (29/1/2018).

Selain menangkap pelakunya, polisi juga mengamankan 17 butir peluru senapan angin, ruas tulang jempol kaki kanan dan kiri orangutan, satu buah tengkorak kepala orangutan, satu buah senapan angin merek Canon, dan satu buah senjata tajam jenis parang.

Sementara itu bangkai orangutan ditemukan di DAS Sungai Barito bawah Jembatan Kalahien, Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan pada Senin (15/01/2018). Kemudian orangutan tersebut dikubur. 

Tapi oleh tim Polda Kalteng bersama BOSF Nyaru Menteng dan Centre for Orangutan Protection (COP) kuburan orangutan tersebut dibongkar lagi untuk dilakukan autopsi. Hasilnya ditemukan 17 peluru di tubuh orangutan tersebut.

Kapolda menjelaskan ternyata setelah diberondong 17 peluruh tersebut sang orangutan belum tewas. Kemudian oleh pelaku pelaku ditebas dengan menggunakan parang tepat pada leher orangutan, sehingga menyebabkan si orangutan tewas.

Kepada polisi, alasan kedua tersangka T dan M membunuh orangutan tersebut karena membeladiri. Sebab hewan yang dilindungi tersebut hendak menyerang tersangka T dan M yang saat itu sedang menyadap karet di lahan miliknya.

Atas perbuatannya ini tersangka dijerat Pasal 40 ayat 2 Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pinada penjara paling lama lima tahun penjara dan denda Rp100 juta. (MC. Isen Mulang/engga)