Mahasiswa Muhammadiyah Kuliah Lapangan ke DPRD Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Puluhan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) melakukan kuliah lapangan dengan mendatangi kantor DPRD Kota Palangka Raya, Selasa (19/12/2017).

Di gedung wakil rakyat ini mereka diterima oleh Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto dan Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya Ida Ayu Nia Anggraini.

Hampir 1,5 jam para mahasiswa jurusan Fisip UMP ini mendapatkan kuliah singkat dari ketua dewan. Mahasiswa diberikan pengetahuan tentang tugas dan fungsi lembaga dewan.

Tidak hanya itu, Sigit juga menjelaskan tugas dewan juga salah satunya sebagai penyelenggara pemerintahan bersama eksekutif. Fungsi dewan juga berhak memantau pelaksanaan pembangunan.

Sementara itu Plt Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip UMP, Novianto Eko Wibowo mengatakan kunjungan mahasiswa ke kantor dewan ini merupakan bagian dari proses perkuliahan mahasiswa.

Sebab selama ini para mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori di dalam kelas, namun secara praktis juga harus didapat dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Selain ke DPRD Palangka Raya, sebelumnya para mahasiswa Fisip UMP ini juga diajak ke Kabupaten Katingan, Kabupaten Pulang Pisau, dan KPU Kota Palangka Raya.

Eko menjelaskan tujuan diadakannya kuliah lapangan ini untuk memperkuat pengetahuan mahasiswa terkait keilmuwan administrasi publik dan administrasi negara. (MC. Isen Mulang/engga)

KPU Palangka Raya Rekrut Komunitas Peduli Pemilu

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya merekrut komunitas peduli pemilu dan demokrasi yang berasal dari semua elemen masyarakat.

Para warga yang masuk dalam komunitas peduli pemilu ini ada dari pemuda, organisasi kemasyarakat, perguruan tinggi, FKUB, penyandang disabilitas, tokoh agama, dan lainnya.

Namun sebelum proses rekrutmen dimulai, terlebih dahulu KPU Kota Palangka Raya mengundang para calon komunitas peduli pemilu tersebut untuk diajak rapat, Selasa (19/12/2017).

Rapat yang diselenggarakan di aula KPU di Jalan Tangkasiang pukul 08.30 WIB dipimpin oleh tiga komisioner KPU Palangka Raya, Harmain Ibrohim, Wawan Wiraatmaja, dan Sastriadi.

Tujuan direkrutnya komunitas ini agar bisa membantu KPU dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi dan berpolitik menjelang Pilkada serentak 2018 dan Pileg 2019.

Diharapkan terbentuknya komunitas ini bisa menjadi penggerak di dalam masyarakat. Nantinya komunitas ini membantu KPU dalam melakukan sosialisasi melalui simpul-simpul masyarakat baik di tingkatan keluarga, RT, dan komunitas sekitar.

Sementara itu dalam pertemuan ini Wawan Wiraatmaja menjelaskan tugas dan fungsi penyelenggara pemilu mulai dari anggota PPS, KPU, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sesuai UU No 17 Tahun 2017, saat ini jumlah anggota KPU masih lima orang, namun dengan aturan yang baru tersebut nanti tinggal menjadi tiga, karena jumlah komisioner disesuaikan dengan jumlah penduduk.

Sementara itu dengan terbitnya UU No 17 Tahun 2017 itu juga ada perubahan status Panwaslu yang sebelumnya hanya Adhock, namun menjadi tetap.

“Tetapi secara nasional status KPU tetap dan mandiri. KPU hanya mengurusi pemilu dan pemilu legislatif,” jelas Wawan kepada calon komunitas peduli pemilu. (MC. Isen Mulang/engga)

PWKI Palangka Raya Lantik Pengurus PAC Lima Kecamatan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pengurus Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kota Palangka Raya melantik lima pengurus anak cabang (PAC) PWKI kecamatan, Selasa (19/12/2017).

Lima PAC PWKI kecamatan yang dilantik di Ruang Peteng Karuhei II ini adalah PWKI Pahandut, PWKI Jekan Raya, PWKI Sebangau, PWKI Bukit Batu, dan PWKI Rakumpit.

Secara simbolis pelantikan lima pengurus PAC PWKI kecamatan ini dilakukan oleh istri Wakil Walikota Palangka Raya Ny Trisnawidyanti mewakili Walikota Palangka Raya.

Adapun susunan pengurus PWKI Jekan Raya yang dilantik sebagai ketua adalah Setni Betlina, Wakil Ketua Setiawati Aritonang, Sekretaris Sarah, Wakil Skretaris Carolina, Bendahara Friskila, dan Wakil Bendahara Sureni.

Kemudian PAC PWKI Pahandut sebagai ketua Sri Wachyuni Bingan, Wakil Ketua Nana Marini, Sekretaris Hartamulia Gamaliel, Wakil Sekretaris Dewi Santie, Bendahara Vonny Leonitae, dan Wakil Bendahara Margaretha Batubara.

Ketua PAC PWKI Sebangau Prasetiawati, Wakil Ketua Fitria, Sekretaris Elisa Theresia Nessi, Wakil Sekretaris Erma, Bendahara Anita Petra J Birin, dan Wakil Bendahara Meriastuti.

Ketua PAC PWKI Bukit Batu Remi, Wakil Ketua Siwie, Sekretaris Meri Kristin, Wakil Sekretaris Suryati, Bendahara Emiyecy, dan Wakil Bendahara Yussia Ningsih.

Ketua PAC PWKI Rakumpit Herliawatie, Wakil Ketua Kariani Darti, Sekretaris Iin Farlina, Wakil Sekretaris Chici Marcely Hewuni, Bendahara Holla, dan Wakil Bendahara Wiwin Mandasari.

Dalam sambutannya, Trisnawidyanti mengharapkan dalam kepengurusan PWKI kecamatan yang baru ini bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab organisasi dengan lebih mengedepankan dan meningkatkan kerja sama dengan seluruh anggota.

Selain itu pengurus yang baru harus segera melakukan koordinasi dan sinergitas dengan semua pihak, terutama dengan pemerintah dan organisasi perempuan agar keberadaan PAC PWKI bisa memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. (MC. Isen Mulang/engga)

BKKBN Ajak Siswa SMAN 5 Palangka Raya Jadi Generasi Cetar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Tengah mengadakan Sosialisasi Penggarapan Advokasi dan KIE Wilayah Khusus Melalui Genre Ceria Bersama Mitra Kerja kepada siswa SMAN 5 Palangka Raya.

Dalam sosialisasi yang diadakan, Rabu (13/12/2017) BKKBN Kalimantan Tengah mengajak siswa SMAN 5 Palangka Raya untuk menjadi generasi yang ceria tanpa triad KRR (Cetar).

“Jadilah generasi Cetar Triad KRR yakni generasi yang ceria tanpa risiko kesehatan reproduksi remaja. Kalian harus menjadi generasi yang berencana (genre) agar masa depan kalian lebih baik,” ajak Evi Meilintina, Kasubid Bina Ketahanan Remaja pada BKKBN Kalimantan Tengah.

Melalui rilis yang dikirim Lukman Zuhara, Selasa (19/12/2017) dalam sosialisasi tersebut Evi juga mengajak para siswa untuk menghindari dan mencegah penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. “Sekarang ini pengaruh negatif dari dua perbuatan itu semakin meluas kesemua kalangan, termasuk generasi muda,” katanya.

Karena itu untuk mempersiapkan masa depan yang cerah, maka para siswa harus hati-hati dan waspada agar tidak menjadi generasi yang rusak dan sia-sia.

“Pengendalian diri sangat penting. Jangan mudah tergoda untuk ikut arus negatif. Patuhi norma agama. Lakukan yang positif untuk menunjang kompetensi dan prestasi. Jaga diri dan hindari perilaku bergaul bebas yang merusak jiwa dan raga,” pesannya.

Sosialisasi ini juga dihadiri Dison Kabid Keluarga Sejahtera/Pembangunan Keluarga, Uwanfrid Kabid Advokasi Pencatatan dan Informasi BKKBN Kalteng, Arif Norkim tenaga ahli Anggota Komisi IX DPR RI, dan Kepala SMAN 5 Palangka Raya Drs. Arbusin.

Acara sosialisasi ini cukup menggembirakan, karena kebetulan ulangan akhir semester sudah usai itu diakhiri dengan hiburan dan pembagian hadiah kejutan.

Banyak hadiah undian yang diperoleh para siswa, termasuk beberapa guru yaitu Aminuddin, Yuseftu Leluno dan Ika Saktila. Hadiah utama berupa sepeda gunung diraih siswi kelas X IPS-3 yang beruntung, Rian Jossy Joyusman. (MC. Isen Mulang/engga)

Potong Tumpeng Syukuran Hari Ibu di Rumah Jabatan Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hari Ibu ke-89 di Kota Palangka Raya diperingati dengan acara sederhana. Pagi harinya pukul 07.30 WIB digelar upacara.

Peringaran Hari Ibu ini digabung dengan upacara rutin yang digelar Pemerintah Kota Palangka Raya setiap tanggal 17, namun karena tanggal 17 jatuh pada Minggu, maka upacaranya digeser menjadi hari Senin.

Setelah upacara dilanjutkan dengan acara selamatan yang ditandai dengan potong tumpeng di rumah jabatan Walikota Palangka Raya di Jalan Diponegoro pukul 10.00 WIB.

Acara potong tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palangka Raya Hj Norlaina Riban Satia juga dihadiri Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Tidak ketinggalan Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio beserta istrinya Hj Ny Mofit Saptono juga hadir. Meski sederhana, namun peringatan Hari Ibu tahun ini sangat berkesan.

Sebab dalam acara potong tumpeng ini juga dihadiri para ibu-ibu yang merupakan kader PKK dan Dharma Wanita Persatuan. Sambil menikmati hidangan, para kaum ibu-ibu dihibur dengan lagu-lagu yang berkaitan dengan perjuangan ibu.

Sementara itu walikota mengatakan kiprah seorang perempuan di zaman modern seperti ini tidak hanya menjadi pemimpin bagi anak-anaknya, namun juga sosok sangat penting dalam keluarga.

“Saat ini kaum perempuan juga banyak yang berkiprah dalam dunia politik dan pemerintah. Ini artinya hak kaum perempuan sama dengan laki-laki,” katanya.

Riban memberikan alasan kenapa hanya Hari Ibu saja yang diperingati, sedangkan hari bapak tidak, karena keberadaan seorang perempuan sangat penting. (MC. Isen Mulang/engga)

6 Peringatan Hari Penting Digabung Jadi Satu

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Upacara rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palangka Raya setiap tanggal 17 di bulan Desember 2017 ini sangat beda dengan bulan sebelumnya, Senin (18/12/2017) di halaman balai kota Jalan Tjilik Riwut Km 5,5.

Sebab upacara bendara gabungan TNI/Polri dan ASN lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya kali ini dirangkai dengan peringatan HUT PGRI ke-72, Hari Guru Nasional, HUT Dharma Wanita Persatuan ke-18, Peringatan Hari Ibu ke-89, HUT Korpri ke-46, dan Hari Bela Negara ke-69.

Bedanya lagi, komandan upacara kali ini adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) perempuan, sedangkan inspektur upacara adalah Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Namun sebelum upacara dimulai, terlebih dahulu dibacakan sejarah singkat terbentuknya PGRI yang saat penjajahan Belanda bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang anggotanya terdiri dari guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah.

Setelah sekian lama melakukan perjuangan panjang, akhirnya para guru melakukan konggres di Surakarta. Dalam kongres ini semua organisasi guru atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, politik, agama, dan suku dihapuskan.

Mereka akhirnya bersatu untuk NKRI. Dalam kongres inilah pada 25 November 1945 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan. Seusai pembacaan sejarah singkat berdirinya PGRI kemudian dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih.

Karena sinar matahari pagi cukup menyengat, sehingga ada beberapa ASN yang harus dibawa ke pinggir, karena kondisinya lemah. Di akhir acara sebelum meninggalkan lapangan, walikota pun sempat meminta maaf karena pelaksanaan upacara agak lama dan panas.

Namun sebelum mengakhiri ucapara, pihak panitia terlebih dahulu menyajikan tarian plus senam yang dibawakan oleh para guru dari beberapa sekolah. (MC. Isen Mulang/engga)

80 Peserta Diklatpim IV Dinyatakan Lulus Semua

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia secara resmi menutup pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatim) IV angkatan 15 dan 16 di Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung, Senin (18/12/2017).

Acara penutupan Diklatpim ini juga dihadiri pejabat Pusat Kajian, Pendidikan, dan Pelatihan Aparatur Lembaga Administrasi Negara (LAN), Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Rojikinor, dan perwakilan dari Badan Pengembangan SDM Kalimantan Tengah.

Dalam laporannya Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza mengatakan Diklatpim IV angkatan 15 dan 16 ini diselenggarakan mulai 30 Agustus 2017 sampai 15 Desember 2017.

Selama Diklat, semua peserta mendapatkan pembelajaran dengan metode on campus yang bertempat di Embarkasi Asrama Haji Almabrur Jalan G Obos Palangka Raya dan saat of kampus dilaksanakan di instansi masing-masing.

Adapun meteri diklat terdiri dari ceramah strategi dan kebijakan pengembangan SDM aparutur sipil negara, berpikir kreatif dan inovatif, santri, pembekalan isu strategis, diagnosis riding, dan konsep proyek perubahan.

Peserta Diklat juga diberikan materi tentang membangun komitmen bersama berpikir inovatif dan kreatif, pengenalan diri, kecerdasan emosional, membangun tim efektif dan koordinasi kolaborasi dan pembekalan rancangan proyek perubahan dan implementasinya.

Pada pelaksanaan Diklatpim peserta juga melaksanakan kegiatan kunjungan dan base making. Untuk materi pilar-pilar kebangsaan, civitasi dilaksanakan di Museum Balanga, sedangkan untuk materi diklat standar etika publik dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Kota Palangka Raya.

Sementara itu untuk kegiatan base making dilaksanakan di Pemerintah Kota Surabaya 1-5 Oktober 2017 dengan 8 locus. Lalu untuk seminar, para peserta melaksanakan dua kali seminar. Pertama seminar pada proyek perubahan 11 Oktober 2017 dan seminar laboratorium kepemimpinan dilaksanakan 16 Desember 2017.

Menurut Nyta, seminar yang kedua ini merupakan seminar akhir dan setiap kegiatan seminar dihadiri oleh masing-masing mentor peserta diklatpim IV.

Kemudian terhadap proyek perubahan yang dibuat oleh peserta Diklatpim IV ini ke depannya akan dilakukan monitoring dan evaluasi oleh LAN untuk mengetahui sejauh mana proyek perubahan ini benar-benar diimplementasikan pada setiap SOPD.

Setelah mengikuti Diklatpim selama empat bulan, akhirnya mereka dinyatakan lulus semua. Rinciannya 15 orang dengan kualifikasi sangat memuaskan, 52 orang memuaskan, dan 13 cukup memuaskan. Kemudian dalam dua angkatan Diklatpim ini ditetapkan 10 ASN masuk peringkat 10 besar.

Untuk angkatan ke-15 peringkat I Diana Fransiska dari Balitbang, peringkat II Oktaviasi dari Dinas Koperasi dan UKM, peringkat III Irwan Faisal dari Kelurahan Panarung, peringkat IV Widikdo dari Kelurahan Kanarakan, dan peringkat V Yankris dari Kecamatan Pahandut.

Kemudian untuk angkatan ke-16, peringkat I Masrini Wahyuningrum dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, peringkat II Irwan dari dinas kesehatan, peringkat III Badris Irwanto dari Setda, peringkat IV Puri Sitanggang dari Kelurahan Tumbang Rungan, dan peringkat V Muhammad Arifatuhin Hamdi dari dinas PUPR. (MC. Isen Mulang/engga)

Dinas Koperasi dan UKM Jual Sembako Murah di Bundaran Besar Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Palangka Raya menggelar bazar murah di depan halaman Istana Isen Mulang rumah jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (17/12/2017).

Bazar murah yang diadakan di lokasi car free day Bundaran Besar, Kota Palangka Raya terselenggara berkar kerja sama dengan Bank Pembangunan Kalimantan Tengah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Kalimantan Tengah, dan Indomaret.

Dalam bazar ini Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya menggandeng para UKM untuk menjajakan produknya. Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya, Afendie bazar ini diadakan dalam rangka menyambut perayaan Natal 2017.

Diharapkan dengan adanya bazar ini masyarakat yang akan merayakan Natal bisa mendapatkan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dengan harga terjangkau. Apalagi dalam bazar murah ini para pembeli mendapatkan subsidi harga.

“Harga normalnya Rp115 ribu per paket sembako, namun masyarakat hanya membeli Rp100 ribu,” tutur Afendie. Selain jual sembako murah, di bazar ini stan UKM juga menjual aneka makanan, obat-obat tradisional, dan produk lainnya.

Sementara itu khusus stan Bulog Kalimantan Tengah menjual aneka beras, minyak, gula, bawang merah dan bawang putih serta daging beku. Momen perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018 ini dimanfaatkan Bulog untuk menstabilkan harga pangan.

Beras yang dijual Bulog cukup murah. Misalnya beras cap betang hanya dijual Rp98 ribu per 10 Kg seperti harga di gudang. Begitu pula dengan beras ciherang dijual Rp95 ribu per 10 Kg, dan beras siam unus Rp65 ribu per 5 Kg.

Kemudian beras siam mayang Rp70 ribu per 5 Kg, gula pasir Rp12 ribu per Kg, bawang putih Rp17 ribu per Kg, bawang merah Rp23 ribu per Kg, minyak goreng cap tawon Rp13 ribu per liter, minyak goreng rose brand Rp26 ribu per liter, dan daging beku Rp80 ribu per Kg. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Palangka Raya Cek Pembangunan Taman Pasuk Kameluh

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia bersama Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar dan Dandim 1016 Palangka Raya mengecek pembangunan Taman Pasuk Kameluh, Minggu (17/12/2017).

Pengecakan taman yang baru dibuat di samping Jembatan Kahayan ini dilakukan oleh walikota seusai meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Siaga Polres Palangka Raya (Sigapra) di lokasi car free day Bundaran Besar, Minggu (17/12/2017).

Dari bundaran, walikota bersama pejabat lainnya jalan kaki untuk menuju Taman Pasuk Kameluh. Butuh waktu sekitar 15 menit baru sampai di taman. Di sini walikota mengecek kondisi taman yang masih tahap finishing tersebut.

Meski masih tahap penyelesaian akhir, namun pembuatan Taman Pasuk Kemeluh ini cukup membuat walikota bangga. Sebab desain taman cukup apik. Selain ditanami aneka tanaman hias, di taman ini juga disediakan tempat bersantai.

Di sini juga ada air mancur. Taman ini jika malam hari sangat indah. Lampu-lampu taman memancarkan cahaya yang super terang. Meski belum diresmikan, namun taman ini telah memikat hati warga Kota Cantik Palangka Raya untuk mendatanginya setiap malam.

Dipilihnya nama Pasuk Kemeluh ini menurut walikota memiliki makna lokal. Pasuk adalah bakul, sedangkan Kemeluh adalah nama seorang gadis. Bakul adalah alat yang biasa dipakai oleh gadis untuk menaruh barang-barang untuk pergi ke sungai.

Riban memastikan pembangunan Taman Pasuk Kameluh ini tuntas di 2017, kemudian 2018 akan dilanjutkan dengan membangun masjid di pinggir Sungai Kahayan. Masjid ini sebagai ganti yang sebelumnya dibongkar yang lokasinya di taman.

Desain masjid ini nanti akan dibangun mirip dengan yang ada di Pantai Losari, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, namun desain bangunan masjid akan menggunakan arsitek lokal. Masjid akan dibangun dengan konsep apung, tapi pakai tiang. (MC. Isen Mulang/engga)

Polres Palangka Raya Launching Aplikasi Sigapra

 

 

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Polres Palangka Raya meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Siaga Polres Palangka Raya (Sigapra) di lokasi car free day Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Minggu (17/12/2017).

Sigapra ini dilaunching di Panggung Suara Kebangsaan yang diadakan oleh Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya. Secara simbolis Sigapra dilaunching oleh Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar.

Launching layanan dunia maya ini juga dihadiri Walikota Palangka Raya Riban Satia, Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Komandan Kodim 1016 Palangka Raya, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Palangka Raya Baihaqi.

Hadir pula Asisten I Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya Ikhwansyah, dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya Januminro, dan masyarakat yang kebetulan saat itu sedang bersantai diacara car free day.

AKBP Timbul Siregar menjelaskan dengan aplikasi ini memudahkan polisi dan masyarakat yang akan berurusan. Sebab dalam aplikasi ini disediakan layanan SIM online, layanan untuk mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKDK), dan layanan aduan.

Aplikasi ini bisa diunduh melalui play store pada telepon seluler android. Dengan adanya layanan ini masyarakat tidak perlu datang ke kantor polres untuk mengurus SIM, SKCK, maupun memberikan aduan yang bersifat urgen.

Menurut kapolres, khusus pembuatan SIM baru tidak bisa melalui online, tapi harus datang ke kantor, karena harus dilakukan tes, kecuali untuk perpanjangan SIM cukup mengisi permohonan melalui aplikasi yang sudah disediakan dalam layanan ini.

Kemudian dalam layanan aduan, di sistem layanan Sigapra ini disediakan kotak aduan. Di sistem ini juga disediakan tombol aduan. Jika tombol tersebut ditekan, maka polisi bisa mengetahui posisi warga yang mengadu, sehingga bisa langsung ditindaklanjuti.

Sementara itu Walikota Palangka Raya Riban Satia menyambut positif diluncurkan layanan Sigapra. Menurutnya layanan ini sangat membantu masyarakat dan memudahkan anggota dalam rangka menunjang tugas kepolisian.

Riban berharap layanan Sigapra ini bisa dikoneksikan dengan layanan smart city milik Pemerintah Kota Palangka Raya yang dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)