Pemprov, Kota dan Kabupaten Gelar Rapat Pilkada Serentak 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kota Palangka Raya dan kabupaten se Kalteng menggelar rapat persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

Rapat ini berlangsung di Aula Jaya Tingang, kantor Gubernur Kalteng, Selasa (5/12/2017). Dalam sambutan Sekda Kalteng Mugeni yang dibacakan Kepala Kesbangpol Kalteng, Yuas Elko mengatakan tujuan dilaksanakannya rapat untuk membangun harmonisasi dan sinergitas dari seluruh pemangku kebijakan dalam rangka mendukung kelancaran Pilkada. 

Dia melanjutkan untuk mendukung visi misi Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menuju Kalteng berkah telah dibentuk des Pilkada di provinsi dan des Pilkada 10 kabupaten dan satu kota.

“Diharapkan camat turut serta mendukung dan menjaga keamanan, ketertiban masyarakat serta mencegah sedini mungkin terhadap ancaman gangguan Kamtibmas, selama Pilkada berlangsung,” katanya.

Rapat itu juga dibahas tentang pembinaan dan penataan batas penanganan konflik pertanahan serta pembakuan nama rupa bumi pemerintah Kalteng berdasarkan program kerja 2018.

“Dalam penataan batas daerah yang ingin dicapai adalah untuk menetapkan tertib administrasi pemerintahan, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu daerah, yang memenuhi aspek tekhnis dan yuridis,” ungkapnya.

Kemudian seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah kabupaten atau kota khususnya yang berbatasan langsung antar kabupaten – kota, kecamatan – kelurahan atau desa diminta segera menetapkan batas supaya tidak menjadi kendala.

“Supaya KPU mudah menentukan daerah dan menetapkan daerah pemilihan,” imbuhnya.

Dijelaskan pembakuan rupa bumi adalah proses penetapan nama rupa bumi yang baku oleh lembaga yang berwenang secara nasional dan internasional baik rupa bumi alami atau buatan dengan tujuan memperkenalkan identitas rupa bumi, mewujudkan tertib wilayah administrasi serta menjaga kearifan lokal di Kalteng. (MC. Isen Mulang/engga)

Akses Internet Tiap Kecamatan Jadi Penentu Suksesnya Pilkada Serentak 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Akses jaringan internet per kecamatan di 10 kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah akan menunjang suksesnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018, khususnya berkaitan dengan sistem informasi hitung per kecamatan.

Masalah ini pula yang menjadi salah satu pembahasan dalam rapat persiapan Pilkada serentak 2018 di aula Jaya Tingang, kantor Gubernur Kalteng yang diikuti oleh pejabat dari 10 daerah, termasuk dari Pemerintah Kota Palangka Raya, Selasa (5/12/2017).

“Kegiatan ini sebetulnya dilaksanakan oleh Pemda. KPU berkesempatan untuk menginformasikan apa saja yang sudah dilaksanakan dan apa yang perlu respon dari daerah. Misalnya salah satunya kita sampaikan daerah mana yang akses internetnya sudah masuk,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Syar’i.

Saat digelarnya Pilkada serentak Rabu 27 Juni 2018 nanti KPU ingin menerapkan sistem informasi hitung tingkat kecamatan. Jadi proses hitung cepat itu akan sulit dilakukan jika belum didukung oleh akses internet yang bagus.

Dia menuturkan ada 136 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten dan satu kota. Dari jumlah itu informasi sementara ada 32 kecamatan yang belum bisa mengakses jaringan internet. “Ini informasi sementara, makanya kita konfirmasi ke pihak camat,” ungkapnya.

KPU berharap pelaksanaan perhitungan nantinya seluruh kecamatan sudah bisa mengakses internet, sehingga bisa terakses dengan cepat dan masyarakat bisa dengan mudah melihat hasil perolehan suara calon kepala daerah yang bertarung.

Tapi jika masih ada kecamatan yang belum terakses internet, maka penyampaian hitungan bisa dilakukan secara manual, yakni kecamatan menyampaikan ke kabupaten.

“Jadi nanti setelah dihitung di TPS, disampaikan ke kecamatan kemudian langsung ke sistem, sehingga orang bisa melihat secara langsung. Kalau tidak bisa, begitu selesai langsung ke kabupaten. Memang prosesnya agak lambat. Tapi biasanya hitungan manual dan melalui sistem tidak beda jauh,” tuturnya.

Sementara itu Sekda Kalteng, Mugeni dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Kesbangpol Kalteng Yuas Elko yakin, bahkan Pilkada serentak bupati maupun walikota bisa berjalan demokratis, aman, dan damai.

Dia juga berharap pihak kecamatan turut serta membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah secara dini terhadap gangguan Kamtibmas selama proses Pilkada berlangsung. (MC. Isen Mulang/engga)

Bimroh Kristen ASN Pemko Doakan Pelaksanaan Pilkada Palangka Raya Berlangsung Aman

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Aparatur sipil negara (ASN) dari beberapa satuan oragnisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti bimbingan rohani (Bimro) agama Kristen, Selasa (5/12/2017).

Bimroh yang diadakan di Ruang Peteng Karuhei II ini merupakan agenda rutin setiap bulan. Dalam Bimroh ini Pendeta Yusmanto lebih banyak memberikan nasehat dan tuntutan agar umat Kristiani menjadi orang yang sabar dalam menjalani kehidupan. Harus cerdik seperti ular dan tulus seperti burung merpati.

Selain itu umat Kristiani harus mampu mengendalikan dan menguasai dirinya agar menang. Jika hal itu bisa dilakukan maka umat Kristiani bisa menang bak pahlawan. Tuntutan hidup ini ada dalam Amsal Pasal 16 ayat 32.

Kemudian Pdt Yusmanto juga mengajak umat Kristiani untuk meneladani Tuhan Yesus Kristus yakni tidak membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kepada umatnya. Menurutnya semua umat harus diperlakukan sama.

Terakhir, pendeta asal Kalimantan Barat ini juga mengajak umat Kristiani untuk mendoakan agar pelaksanaan pemilihan calon walikota dan wakil walikota Palangka Raya yang akan digelar Rabu 27 Juni 2018 nanti berlangsung aman.

Pendeta mendoakan walikota dan wakil walikota terpilih nanti benar-benar bisa diandalkan dan mampu mengakomodir semua kepentingan masyarakat serta mampu menjalankan amanah yang telah dipercayakan untuk memajukan Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Banjar Belajar Masalah Pertanahan ke Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Palangka Raya, Selasa (5/12/2017).

Kedatangan rombongan wakil rakyat dari Kota Intan ini diterima Asisten II Setda Kota Palangka Raya Rahmadi HN bersama beberapa kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di Ruang Peteng Karuhei I.

Dalam pertemuan studi banding ini Pemerintah Kota Palangka Raya juga menghadirkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palangka Raya, Setiawan.

Dihadirkannya BPN karena materi studi banding adalah masalah pertanahan. DPRD Banjar bersama mitra kerjanya ingin memperlajari proses sertifikasi pertanahan.

“Tujuan kami ke sini yang pertama untuk sharing soal pertanahan dan sertifikasi kawasan kehutanan, karena di daerah kami sudah memiliki RTRWK dan RDTR,” ucap Wakil Ketua DPRD Banjar, Pahmi.

Sementara itu dalam penjelasannnya Kepala BPN Palangka Raya, Setiawan mengatakan penerbitan sertifikat yang dikeluarkan berdasarkan tata ruang yang ditetapkan oleh pemerintah kota dan provinsi.

Dia mengatakan di Palangka Raya dari 300 ribu lahan yang sudah ditetapkan, namun baru 20 persennya bisa diterbitkan sertifikat, karena sisanya masuk kawasan hutan produksi.

Dengan kondisi tersebut sehingga menyulitkan BPN untuk mempercepat penerbitan sertifikat. Di sisi lain di Palangka Raya masih banyak lahan yang statusnya kawasan hutan.

Dia mencontohkan saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya sedang membangun gedung perkantoran baru di Jalan Soekarno-Hatta, namun di kawasan tersebut statusnya masih hutan produksi.

Padahal di daerah itu selain sudah dibangun komplek perkantoran juga sudah banyak perumahan warga, sehingga karena statusnya belum dirubah menjadi area penggunaan lain (APL), sehingga BPN belum bisa menerbitkan sertifikatnya.

Selain masalah status kawasan, Setiawan menceritakan di Palangka Raya juga sering terjadi kasus sengketa pertanahan. Kasus ini muncul karena terjadi tumpang tindih kepemilikan.

Namun semua kasus sengekata itu selalu bisa diatasi meski ada kalanya sebagian harus diselesaikan melalui jalur pengadilan umum dan pengadilan tata usaha negara (PTUN).

Namun diakui kasus sengekata tanah tersebut muncul akibat dulunya pencatatan pertanahan sangat sederhana dan tidak didukung oleh kemajuan teknologi.

Namun seiring dengan kemajuan teknologi, maka kasus sengekata pertanahan di Palangka Raya sudah bisa diminimalisasi, karena semua sertifikat yang dikeluarkan sudah ada titik koordinatnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Progres Pembangunan Pasar Tangkiling dan Kalampangan Sudah 80 Persen

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Proyek pembangunan rehab total Pasar Tangkiling di Kecamatan Bukit Batu dan Pasar Kalampangan di Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya terus digenjot.

Pembangunan dua proyek revitalisasi dari program presiden yang masuk program revitalisasi 1.000 pasar seluruh Indonesia ini ditarget harus tuntas sebelum akhir Desember 2017.

Karena waktu tersisa tidak kurang dari 20 hari lagi, maka Kepala Dinas Perindustrain dan Perdagangan Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban pun harus rutin melakukan penijauan ke lokasi dua proyek pasar tersebut.

Cara ini dilakukan Aratuni agar bisa memantau langsung progres pembangunan pasar yang dananya bersumber dari pemerintah pusat tersebut.

“Hampir setiap hari saya cek, bahkan Minggu kemarin saya pakai sepeda ke Kalampangan untuk mengecek progresnya. Butuh waktu 4 jam untuk pulang pergi,” ucap Aratuni, Selasa (5/12/2017).

Pengecekan serupa juga dilakukan ke Tangkiling. Bedanya, pengecekan ini dilakukan saat malam hari. Kedatangan Aratuni tersebut tidak disangka-sangka oleh para pekerja dan kontraktor.

Sehingga kedatangannya membuat mereka sedikit terkejut, karena datang di luar jam kerja. Berdasarkan hasil pantauannya diketahui progres pembangunan Pasar Tangkiling sudah mencapai 80 persen.

Sedangkan untuk Pasar Kalampangan sudah 70 persen. Untuk Pasar Tangkiling sebagian rangka atap sudah terpasang semua dan tinggal memasang seng dan dinding batako.

Sedangkan untuk Pasar Kalampangan baru terpasang rangka atap. Meski begitu Aratuni optimistis pekerjaan dua pasar tersebut akan selesai tepat waktu pada 21 Desember 2017. (MC. Isen Mulang/ engga)

Tim Kementerian Mulai Melakukan Penilaian Adipura di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Mulai Senin (4/12/2017) kemarin tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) Regional Kalimantan dari Balikpapan melakukan penilaian tahap I (PI) Adipura di wilayah Kota Palangka Raya.

Selama melakukan penilaian, tim penilai yang berjumlah dua orang ini juga didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Rawang dan Kasi Kebersihan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya, M Alfath.

Dalam melakukan penilaian ini tim penilai Adipura juga didampingi pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah. Ada puluhan titik pantau yang mereka cek dan nilai selama berada di Kota Palangka Raya.

Di antaranya titik pantau yang dinilai adalah lokasi kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya, SDN 4 Menteng, Puskesmas Bukit Hindu, komplek perumahan di Jalan Bandeng V Kelurahan Bukit Tunggal.

Selain itu tim juga mengecek fasilitas publik seperti Taman Pemuda di simpang empat bundaran kecil, Taman Tugu Soekarno di Jalan S Parman. Tim juga meninjau fasilitas pendukung, termasuk kondisi kebersihan di lokasi Pasar Kahayan.

Diketahui, Palangka Raya masuk kategori kota sedang dalam penilaian Adipura. Kini syarat minimal agar bisa mendapatkan piala Adipura harus mengantongi poin 75 atau naik tiga poin dari sebelumnya yang hanya 72 poin.

Untuk mewujudkan agar Kota Palangka Raya bisa memboyong piala Adipura, maka sudah dilakukan berbagai pembenahan. Salah satunya pembuatan taman yang sebelumnya digunakan untuk berjualan para pedagang kreatif lapangan (PKL).

Ruang terbuka hijau (RTH) tersebut kini sudah disulap menjadi taman yang asri dan hijau. Salah satunya Taman Yos Sudarso, Taman Garuda, Taman Lansia. Hasilnya, skor taman ini meningkatkan grade menjadi 80 poin lebih. (MC. Isen Mulang/engga)

Peringatan Hari Bakti PU ke 72 Digelar di PU Kalteng

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan upacara peringatan Hari Bakti PU ke-72, Senin (4/12/2017).

Upacara peringatan Hari Bakti ini dipimpin oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Hardi Rampay.

Selain diikuti oleh seluruh pegawai dinas PU, upacara peringatan Hari Bakti PU ini juga diikuti Kepala Dinas PU Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung, termasuk perwakilan dari kejaksaan, TNI, dan Polri.

Sementara itu dari Pemerintah Kota Palangka Raya diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Harry Maihadi.

Membacakan sambutan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Hardi Rampay mengatakan usia ke-72 bukanlah usia yang singkat bagi Kementerian PUPR dalam memberikan darma baktinya kepada nusa dan bangsa.

Dia juga mengulas sejarah pada 72 tahun silam bahwa ada 21 pegawai PU yang ditugasi menjaga Gedung Sate, Bandung atau gedung yang merupakan Departemen Pekerjaan Umum saat itu mendapatkan serangan dari pasukan sekutu dengan persenjataan berat.

Namun kekompakan, kebersamaan, dan keberanian dengan daya juang tinggi dapat mempertahankan setiap jengkal Gedung Sate dan bertempur hingga tetes darah penghabisan.

Peristiwa itu menyebabkan gugurnya tujuh pegawai PU yakni Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu dan Soejono.

“Peristiwa itu menjadi tonggak sejarah bukti dari semangat berbakti untuk bumi pertiwi. Militan dan daya juang yang tinggi dari pahlawan menjadi napas setiap insan PUPR dalam bertugas. Terlebih saat ini dimana pembangunan infrastruktur sedang digenjot untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain, termasuk dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” kata Basuki melalui Hardi Rampay.

Oleh sebab itu tema Hari Bakti PU tahun ini ‘Bakti PUPR Bangun Daya Saing Bangsa’. Dengan tema ini dia mengajak semua untuk meningkatkan kerja sama dan kekompakan dalam menuntaskan misi pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan itu dia juga mengingatkan bahwa pada 2018 merupakan tahun politik, dimana akan ada pemilihan kepala daerah, legislatif, dan presiden di 2019.

“Sesuai pesan presiden kita tetap bekerja dan jangan berpolitik. Sekali lagi jangan berpolitik, tetap profesional dan tingkatkan persatuan sesuai nilai corporate culture Kementerian PUPR,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Kadis PUPR Imbau Masyarakat Palangka Raya Pelihara Bangunan Drainase

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Harry Maihadi mengimbau masyarakat untuk memelihara bangunan drainase agar saluran air tetap berjalan normal.

Pesan ini perlu disampaikan untuk menghindari adanya musibah banjir, terlebih lagi saat ini sedang memasuki musim hujan.

“Diharapkan kesadaran masyarakat untuk memelihara bangunan juga jangan membuang sampah sembarangan, apalagi di air karena bisa menyumbat saluran air,” imbau Harry Maihadi seusai menghadiri upacara peringatan Hari Bakti PU ke-72 di halaman kantor Dinas PU Kalteng, Senin (4/12/2017).

Dengan tibanya Hari Bakti PU ini dia berharap pembangunan infrastruktur di Kota Cantik Palangka Raya akan lebih baik lagi dan bisa terjangkau hingga daerah tertinggal.

“Selama ini daerah tertinggal masih belum menyeluruh menikmati infrastruktur terutama jembatan. Harapannya ke depan paling tidak bisa dibangun jembatan di Kecamatan Rakumpit,” ungkapnya.

Menurutnya pembangunan infrastruktur di Palangka Raya baru 56 persen yang bisa ditangani. Di sisi lain persoalan drainase juga menjadi persoalan yang perlu diperhatikan untuk dibangun.

“Kita ada anggaran. Kita akan kelola drainase walau dengan anggaran sedikit,” ungkapnya. Dia menambahkan untuk saluran utama pengendali banjir akan dilaksanakan oleh provinsi maupun pusat dalam hal ini Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.

“Seperti contoh saluran di Jalan Hiu Putih yang menuju Sungai Sebangau itu salah satu contoh kerjasama dengan pemerintah pusat,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Disperindag Palangka Raya Sediakan 750 Paket Sembako Murah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sejak Senin (4/12/2017) kemarin Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Palangka Raya telah melaksanakan operasi pasar di wilayah Kecamatan Rakumpit.

Operasi pasar ini dilakukan dalam rangka mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat guna memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Natal dan tahun baru 2018.

Operasi pasar ini dilaksanakan di tujuh kelurahan di wilayah Kecamatan Rakumpit. Ke-7 kelurahan ini adalah Mungku Baru, Bukit Sua, Petuk Barunai, Panjehang, Gaung Baru, Pager, dan Petuk Bukit.

Adapun jadawal operasi pasar, Senin (4/12/2017) dilakukan di Kelurahan Mungku Baru. Kemudian Selasa (5/12/2017) di Kelurahan Bukit Sua, dan Rabu (6/12/2017) di Kelurahan Petuk Barunai.

Selanjutnya Kamis (7/12/2017) di Kelurahan Panjehang, Jumat (8/12/2017) di Kelurahan Gaung Baru, Senin (11/12/2017) di Kelurahan Pager, dan Jumat (15/12/2017) di Kelurahan Petuk Bukit.

Kepala Dinas Perindag Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban mengatakan dalam operasi pasar ini dinasnya telah menyediakan 750 paket sembilan bahan pokok (Sembako) murah.

Satu paket Sembako berisi beras 5 kilo gram, gula pasir 2 kilo gram, minyak goreng 3 bungkus/tiga liter. Paket Sembako cukup ditebus dengan harga Rp100 ribu. (MC. Isen Mulang/engga)

TMMD 2018 Diarahkan Bangun Titian di Kelurahan Tumbang Rungan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia mengarahkan pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) 2018 di Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut.

Di Tumbang Rungan ini prajurit TNI diharapkan bisa membuatkan rehab jalan titian, karena kondisinya sudah mulai rusak. Saat ini jalan titian terbuat dari kayu biasa.

“Kalau bisa nanti jalan titian di Tumbang Rungan diganti kayu ulin seperti yang di Pahandut Seberang, sehingga lebih kuat dan tahan lama,” ucap Riban.

Namun sebelum keinginan walikota ini dilaksanakan, terlebih dahulu dia meminta kepada danramil maupun Kodim 1016 Palangka Raya untuk mensurvei lokasi yang akan dijadikan kegiatan TMMD 2018 di Tumbang Rungan.

Walikota menjelaskan akses jalan menuju ke Tumbang Rungan sudah beraspal sampai pinggir sungai, namun jalan titian yang berada di pinggir sungai kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga sudah saatnya direhab.

Dia berharap dengan direhabnya jalan titian tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, karena setiap hari warga Tumbang Rungan memasarkan hasil tangkapan ikan di pinggir sungai atau jalan titian.

“Saya juga minta dinas perikanan dan pariwsata berkolaborasi membuat tempat untuk bersantai sekaligus bisa dijadikan tempat memancing di Tumbang Rungan,” pesan walikota dua periode ini.

Tahun ini TMMD ke-100 yang dilaksanakan prajurit Kodim 1016 Palangka Raya di Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu. Di sini prajurit TNI membuatkan badan jalan dan kegiatan sosial lainnya.

Walikota menyebutkan dengan keterlibatan TNI ikut membangun daerah merupakan salah satu wujud untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus ikut mempercepat proses pembangunan. (MC. Isen Mulang/engga)