Rokornis bidang kominfosantik se kalteng hasilkan kesepakatan sidang kelompok

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Rapat koordinasi teknis (Rakornis) bidang komunikasi, informatika, persandian dan statistik se Kalimantan Tengah tahun 2017 yang di selenggarakan di aula Bappeda provinsi Kalimantan Tengah rabu (25/10-2017) di buka oleh Kadis Kominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah Herson B. Aden. 

Dalam sambutannya Herson B. Aden mengharapkan agar dinas kominfo statistik dan persandian  se Kalimantan Tengah  berkomitmen membangun sinergitas program  utk meningkatkan kualitas pelayanan publik yg profesional berbasis teknologi informasi utk mewujudkan smart city dan smart province. 

Setelah menyimak materi yg di paparkan oleh narasumber, diadakan sesi tanya jawab dan diskusi, dilanjutkan   mendengarkan penjelasan Desk oleh Panitia penyelenggara yakni  Desk terbagi 3 kelompok, kelompok 1 membahas program dan kegiatan pengelolaan informasi publik, kelompok 2 membahas   profil dan kegiatan bidang layanan E-Gov dan statistik sektoral,  kelompok 3 membahas penyelenggaraan persandian utk pengamanan informasi.

Berikut hasil kesepakatan sidang/rapat kelompok di antaranya pertama perlu pembentukan forum data tingkat  kabupaten/kota, kedua setiap diskominfo, persandian dan statistik baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota membuat master plan  TIK, ketiga mengimplementasikan Inpres 9 tahun 2015 tentang Narasi Tunggal terkait dengan kebijakan pemerintah daerah, keempat melakukan koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan urusan informasi dan komunikasi publik sesuai lingkup kewenangan masing-masing.

Selanjutnya kelima diskominfo, persandian dan statistik provinsi Kalimantan Tengah akan memfasilitasi pembinaan pengembangan PPID dan diskominfo kabupaten/kota menyiapkan perangkat dan  sumber daya (SDM dan anggaran) serta membentuk forum PPID se Kalimantan Tengah, keenam mengoptimalkan konten informasi dan komunikasi kepada masyarakat dalam bentuk infografis dan videografis.

Kesepakatan rapat sidang kelompok  Rakornis di tandatangani oleh  kadis kominfo, statistik dan persandian dari 13 Kabupaten dan 1 kota se Kalimantan Tengah untuk  menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas. (MC. Isen Mulang/Mart/engga)

Pejabat Dinas Kominfo Statistik dan Persandian se Kalteng Mengikuti Rakornis

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik  Provinsi Kalimantan Tengah  menyelenggarakan Rapat koordinasi teknis (Rakornis) bidang Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik se Kalimantan Tengah tahun 2017 bertempat di Aula Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah, jln Diponegoro no 60 Palangka Raya, Rabu (25/10-2017).

Peserta Rakornis adalah Kepala dinas kominfo, statistik dan persandian, pejabat eselon III ,  eselon IV diskominfo 13 kabupaten dan 1 kota, perwakilan dari Bappeda kabupaten/kota
se Kalimantan Tengah. 

Rapat koordinasi teknis bertema utk membangun sinergitas dan harmonisasi program dalam rangka mewujudkan smart city dan smart province menuju Kalteng  BERKAH.

Adapun Materi Rakornis yakni (1)  sinergitas program dan kegiatan kominfo pusat dg provinsi, kabupaten/kota di provinsi kalimantan tengah di sampaikan narasumber dr Kementrian Kominfo RI , (2) pemantapan produk mangoesky utk internet desa narasumber dari PT. Telkom cabang Palangka Raya, (3)  penanganan masalah berita hoax di kabupaten/kota narasumber kabid humas polda kalteng, (4) Rancangan  E-Gov Provinsi Kalteng (Masterplan TIK Provinsi Kalteng) oleh narasumber Josua M. Sinambela dan (5) Penguatan Data Statistik sektoral narasumber dari BPS Provinsi Kalteng

Agenda selanjutnya dalam Rakornis ini di bagi 3 kelompok, kelompok 1 membahas program dan kegiatan pengelolaan informasi publik, kelompok 2 membahas  profil dan kegiatan bidang layanan E-Gov dan statistik sektoral, kelompok 3 membahas penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi.

Sebelum acara Rakornis di tutup oleh kepala dinas kominfo, persandian dan statistik provinsi Kalteng terlebih dahulu di bacakan bahwa Rakornis bidang  kominfo, persandian dan statistik untuk tahun 2018 di laksanakan di diskominfo kabupaten kotim di sampit. (MC. Isen Mulang/Mart/engga)

Sertijab Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Posisi jabatan Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya resmi berganti. Pejabat lama Tunggul Buono pindah tugas menjadi Kepala Rutan Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan penggantinya Akhmad Zaenal Fikri yang sebelumnya menjabat Kepala Rutan Manado. Proses serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya ini dilakukan di dalam Rutan, Rabu (25/10/2017).

Dalam Sertijab ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Tengah Agus Purwanto, Staf Ahli Walikota Palangka Raya Benhurd Pangaribuan, dan beberapa pejabat dari lintas instansi, termasuk kepolisian.

Jajaran Kanwil Hukum dan HAM Kalteng pun mengucapkan terima kasih kepada Tunggul Buono yang sudah bertugas dengan baik selama memimpin Rutan Kelas IIA Palangka Raya dan selamat mengemban tugas yang baru sebagai Kepala Rutan Kelas II Tasikmalaya.

Begitu pula diucapkan selamat datang kepada Akhmad Zaenal Fikri di Rutan Kelas IIA Palangka Raya. Pria kelahiran Lombok ini diharapkan bisa meneruskan kepemimpinan Tunggul Buono yang selama ini sudah terjalin baik di internal organisasi.

“Yang saya suka dari bapak Tunggul memiliki prinsip keamanan itu 100 persen, sedangkan disiplin itu menyesuaikan dinamika yang berjalan di dalam interaksi yang berlangsung di dalam Rutan dan dalam melaksanakan koordinasi sangat bagus,” sanjung Agus Purwanto.

Di mata Kepala Kanwil Hukum dan HAM Kalteng, sosok Tunggul Buono adalah pribadi yang kaya arti, karena tidak menempatkan dirinya sebagai figur fokus utama, tapi menempatkan dirinya bagaimana membangun kerja sama dan komitmen serta kemampuan memperbaiki mana kala ditemukan ada kekurangan dan kelemahan yang ada.

Sosok Tunggul Buono dalam memimpin Rutan tidak menempatkan dirinya sebagai tokoh sentral, tapi menempatkan sebagai pimpinan yang bisa mengayomi, mengajak dan mengikutsertakan anak buahnya sehingga organisasi menjadi kuat dan solid.

Sementara itu dalam wejangannya Agus Purwanto mengharapkan kepada Akhmad Zaenal Fikri di tempat tugas yang baru bisa segera mengkonsulidasikan dan membangun sinergitas dalam menangani Rutan dengan baik. (MC. Isen Mulang/engga)

Warga Kelurahan Petuk Katimpun Antusias Ikuti Program BNI Desa Menabung

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Puluhan masyarakat Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya berbondong-bondong mendatangi balai basara, Rabu (25/10/2017).

Kedatangan masyarakat yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan ini untuk mengikuti acara sosialisasi dari BNI Cabang Palangka Raya yang menawarkan Program BNI Desa Menabung.

Rupanya acara sosialisasi ini disambut positif oleh warga. Sebagian warga yang datang langsung mendaftar untuk menjadi nasabah BNI dari Program Desa Menabung.

Bagi masyarakat, Program Desa Menabung dari BNI ini sangat menguntungkan. Sebab hanya dengan memiliki uang minimal Rp20 ribu, masyarakat sudah bisa membuka rekening bank.

Keuntungan lainnya, melalui simpanan Program BNI Desa Menabung ini tidak dipotong biaya administrasi selamanya. Jadi misalnya tabungan nasabah hanya Rp100 ribu, maka tetap utuh.

Program ini sengaja ditawarkan oleh BNI untuk masyarakat calon nasabah yang berada di wilayah pinggiran kota. Sementara jika lewat program konvensional jika ingin menabung maka uang minimal yang harus disetor Rp250 ribu.

Selain Program Desa Menabung, dalam kesempatan ini BNI juga menawarkan Program Laku Pandai. Dimana dalam program ini BNI merekrut Agen 46 yang fungsinya seperti petugas di bank.

Agen 46 ini disediakan untuk menjangkau nasabah yang berada di wilayah 
perdesaan. Khusus di Kelurahan Petuk Katimpun, BNI Cabang Palangka Raya telah memiliki seorang Agen 46.

Adapun fasilitas yang disediakan dalam Program Laku Pandai di Agen 46 ini seperti melayani pembukaan buku tabungan, setoran tunai, tarik tunai, registrasi uang elektronik, transfer, pembayaran (listrik, telepon, BPJS, PDAM, multinance, dan lainnya), pembelian pulsa telepon seluler dan token.

Dalam sosialisasi Program BNI Desa Menabung ini juga dihadiri Kasi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Petuk Katimpun Junaini, ketua RT, RW, dan LKK. (MC. Isen Mulang/engga)

KPU Kota Palangka Raya Adakan Jalan Sehat Berhadiah Sepeda Motor

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya mengadakan program jalan sehat dalam rangka Gerakan Sadar Pilkada Serentak 2018 yang akan dilaksanakan, Minggu (29/10/2017).

Acara jalan sehat yang dirangkai dengan lauching pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwakot) Kota Palangka Raya ini diadakan di Bundaran Besar mulai pukul 05.30 WIB.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti acara jalan sehat bisa mendaftar ke kantor KPU Kota Palangka Raya mulai 25-28 Oktober 2017 dengan syarat menyerahkan fotokopi KTP.

Anggota KPU Kota Palangka Raya, Harmain Ibrohim mengatakan pendaftaran untuk mengikuti acara jalan sehat tidak dipungut biaya. Nanti setiap peserta akan mendapatkan kupon undian.

Adapun door prize yang disediakan panitia berupa satu unit sepeda motor, sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, kipas angin, dan masih banyak lagi hadiah lainnya.

Harmain menargetkan dalam acara jalan sehat nanti akan diikuti sekitar 1.500 peserta sesuai jumlah kupon yang dicetak. “Silahkan bagi masyarakat ikut berpartisipasi,” pesannya.

KPU juga akan mengundang Walikota Palangka Raya Riban Satia, pejabat satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) hingga camat. “Jumlah kaos yang disediakan untuk pejabat 100 lembar,” imbuhnya.

Dia menambahkan seusai diadakan acara jalan sehat kemudian akan dilakukan launching Sitongmar sebagai Pilwakot Palangka Raya. Dalam acara ini juga akan dimeriahkan oleh paduan suara dari siswa SMA yang akan ditunjuk oleh Kesbangpol Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

Lagi-Lagi, Warga Pulang Pisau Serahkan Bayi Orangutan ke BKSDA Kalteng

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lagi-lagi petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Tengah bersama yayasan BOS Nyaru Menteng Palangka Raya menerima penyerahan bayi orangutan dari seorang warga.

Bayi orangutan berusia sekitar tiga tahun ini diserahkan oleh Ido Dasit, mantan Kepala Desa Lawang Uru, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau.

Butuh waktu sekitar dua jam perjalanan jalan darat dari Kota Palangka Raya untuk menjemput bayi orangutan ke Desa Lawang Uru, Selasa (24/10/2017).

Humas BOS Nyaru Menteng Palangka Raya, Monterado Fridman mengatakan bayi orangutan berjenis kelamin jantan ini ditemukan oleh Ido Dasit di hutan Desa Lawang Uru saat kebakaran hutan 2015.

Saat ditemukan, usia bayi orangutan kurang dari setahun. Saat itu dia ditemukan warga tanpa induk. Kemudian bayi orangutan ini oleh Ido Dasit dibawa pulang ke rumahnya untuk dipelihara.

Kemudian pada 20 Oktober 2017 ada warga yang melaporkan ke BKSD Kalteng. Monterado menjekaskan selama dipelihara bayi orangutan ini diberi makan nasi dicampur kecap dan air gula serta susu.

“Seharusnya bayi orangutan ini diberikan makan buah-buahan, bukan makanan manusia,” tulis Monterado dalam pesan WathsApp. Dia menambahkan selama dipelihara oleh Ido Dasit, bayi orangutan ini pernah sakit batuk, filek, dan mencret.

“Setiap hari bermain dengan anak warga yang memelihara dan dikhawatirkan ada penularan penyakit. Jadi selama sakit diberi obat paracetamol,” tuturnya.

Monterado mengungkapkan orangutan dari Desa Lawang Uru ini adalah bayi yang ke-6 masuk pusat rehabilitasi BOS Nyaru Menteng Palangka Raya dari Kabupaten Pulang Pisau. (MC. Isen Mulang/engga)

Bank Indonesia Promosikan Pariwisata Kalimantan Tengah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan seminar nasional yang diadakan di Swisbell Hotel Danum, Kota Palangka Raya, Selasa (24/10/2017).

Seminar dengan tema ‘Mendorong Pariwisata Kalimantan Tengah dalam Rangka Diversifikasi Sumber Pertumbuhan Nasional, diadakan guna mempromosikan destinasi apa saja yang dimiliki provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai.

Dalam seminar ini BI menghadirkan empat nara sumber yakni Suparjo pejabat Kementerian Pariwisata, I Gede Ardika Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata yang juga mantan Menteri Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan Tengah Guntur Talajan dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Seminar ini juga dihadiri para pimpinan perbankan, mahasiswa, akademisi, pelaku industri pariwisata, dan instansi pemerintah, sedangkan khusus dari Kota Palangka Raya diwakili oleh pejabat dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

Dalam paparannya Suparjo lebih banyak menampilkan data kunjungan wisatawan. Secara data tingkat kunjungan wisatawan lokal, nusantara maupun mancanegara mengalami peningkatan. Meski demikian pemerintah terus mendorong agar tingkat kunjungan wisatawan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan sering melakukan seminar. Acara seperti ini menurutnya sangat membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah. Sebab dengan adanya seminar seperti ini dampak lanjutannya pemerintah daerah pasti akan melakukan perbaikan destinasi wisata yang dimiliki.

Di sisi lain bagi daerah yang belum memiliki destinasi unggulan tidak perlu berkecil hati. Sebab menurutnya banyak atau sedikitnya kunjungan wisatawan itu tergantung dari upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Pasalnya jika pemerintah daerah cerdas dalam ‘membuat’ destinasi wisata yang bagus, maka secara otomatis akan meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Berdasarkan data, ternyata tingkat kunjungan wisatawan yang paling banyak itu adalah mengunjungi objek wisata buatan hampir 65 persen, sisanya mengunjungi wisata alam, wisata budaya, dan lainnya,” tutur Suparjo menjelaskan.

Sementara itu Pimpinan BI Perwakilan Kalimantan Tengah, Wuryanto mengatakan acara semacam ini rencananya akan sering dilakukan, sehingga bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dan budaya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemko Palangka Raya Diminta Usulkan Raperda Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat rapat paripurna beberapa bulan lalu DPRD Kota Palangka Raya sudah menyarankan agar Pemerintah Kota Palangka Raya mengusulkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan.

Namun hingga saat ini saran dewan tersebut belum juga direspon oleh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya. Fakta ini terungkap saat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Palangka Raya mengadakan rapat dengan tim eksekutif untuk membahas usulan Raperda yang akan dibahas di Prolegda 2018.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elisye, Senin (23/10/2017) ini pihak eksekutif hanya mengajukan enam Raperda, tapi dari enam Raperda ini tidak tercantum Raperda tentang Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan.

Maka dari itu rekan Anna Agustina, Riduanto yang juga Anggota Bapemperda DPRD Kota Palangka Raya mendesak Pemerintah Kota Palangka Raya segera mengajukan Raperda tentang Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan ke dewan.

Jika eksekutif tetap tidak mau mengajukan, maka pihak dewan sendiri yang akan mengajukan melalui Raperda inisiatif. Menurut Riduanto Raperda Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan sifatnya sudah sangat mendesak.

Rencananya wilayah kelurahan dan kecamatan yang akan dimekarkan adalah Kecamatan Pahandut dan Kecamatan Jekan Raya. Secara otomatis jika kecamatan sudah dimekarkan, maka beberapa kelurahan di Kecamatan Pahandut dan Jekan Raya juga akan dimekarkan.

Riduanto menjelaskan alasan dua wilayah kecamatan tersebut diusulkan dimekarkan karena jumlah penduduknya sangat padat. Dia berharap dua kecamatan tersebut sudah bisa dimekarkan di 2018. (MC. Isen Mulang/engga)

Bapemperda dan Eksekutif Bahas Usulan Raperda Masuk Prolegda 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Palangka Raya bersama tim eksekutif menggelar rapat bersama untuk menentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) apa saja yang akan diusulkan untuk dibahas di Program Legislatif Daerah (Prolegda).

Rapat koordinasi yang diadakan di ruang rapat komisi, Senin (23/10/2017) ini dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elisye dan diikuti anggota Bapemperda lainnya seperti Riduanto, Jumatni, Mukarramah, dan lainnya.

Sementara itu dari pihak eksekutif dihadiri Asisten III Ikhwanudin, Kabag Pemerintahan Setda Kota Palangka Raya, dan perwakilan dari Bagian Hukum Setda Kota Palangka Raya.

Dalam rapat ini DPRD Kota Palangka Raya mengajukan empat Raperda inisiatif. Di antaranya Raperda tentang Kepemudaan, Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Raperda tentang Drainase Perkotaan.

Sementara itu dari eksekutif mengajukan enam Raperda. Di antaranya tentang Pengelolaan Sistem Drainase Perkotaan, Raperda tentang Pengelolaan Pertamanan, Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah, Raperda tentang Pertangunggjawaban Pelaksanaan ABPD 2017, Raperda tentang Perubahan APBD 2018, dan Raperda tentang APBD 2019.

Namun kata Anna Agustina, usulan Raperda dari eksekutif terjadi ‘benturan’ dengan usulan legislatif yakni Raperda tentang Drainase Perkotaan. Jadi dalam rapat ini belum disepakti apakah Raperda Drainase Perkotaan ini akan diajukan oleh dewan atau eksekutif.

Rencananya pihak dewan dan eksekutif akan mengadakan rapat lanjutan yang akan diadakan pada 3 November 2017 untuk memfinalkan pihak mana yang akan mengajukan Raperda Drainase Perkotaan, sehingga tidak dobel usulan.

Anna menjelaskan jika dihitung sudah ada 9 Raperda yang akan masuk Prolegda 2018, namun angka ini masih bisa bertambah, karena masa pembahasan penentuan usulan Raperda yang akan dibahas di Prolegda 2018 masih memungkinkan ada penambahan dari DPRD maupun dari eksekutif. (MC. Isen Mulang/engga)

Melalui Kementerian Pariwisata Terus Promosikan Wisata Unik Orangutan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Momen Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara yang diselenggarakan di Kota Palangka Raya dimanfaatkan Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara pada Kementerian Pariswisata, Prof DR I gde Pitana untuk mempromosikan objek wisata unik yang dimiliki Provinsi Kalimantan Tengah kepada para tamu dari seluruh Indonesia.

Dalam Rakernis yang diadakan di Swisbell Hotel Danum Palangka Raya, Jumat (20/10/2017) ini Prof I gde Pitana menyebut wisata unik yang dimaksud ini adalah orangutan yang ada di Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Khusus Kalimantan Tengah semakin dikenal oleh daerah lain, sehingga wisatawan domestik dan mancanegara akan semakin banyak datang. Di sini memiliki destinasi wisata yang sangat luar biasa, unik, dan tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia,” katanya.

Diakui Pitana, setiap daerah pasti memiliki keunikan masing-masing dibidang pariwisata. Maka dari itu dia berharap keunikan yang dimiliki Kalteng tentang hewan dilindungi yakni orangutan harus dimanfaatkan untuk menggenjot kunjungan wisatawan.

“Kalau orang berkunjung ke Jakarta, ke Yogjakarta itu sudah sering. Maka melalui Rakernis ini kami coba bantu perkenalkan destinasi unik yang dimiliki Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Sementara itu Prof I gde Pitana menjelaskan dipilihnya Kota Palangka Raya sebagai tuan rumah penyelenggara Rakernis karena para pejabat dari Dinas Pariwisata seluruh Indonesia banyak yang belum berkunjung ke Kalimantan Tengah, sehingga sebagai anak bangsa maka pejabat dari daerah lain wajib berkunjung ke Palangka Raya.

Adapun tujuan diadakannya Rakernis sebagai tempat saling koordinasi dan diharapkan melalui Rakernis ini destinasi pada 2018 bisa lebih bagus, efektif, efisien, dan lebih mengena.

Tujuan lain dengan digelarnya Rakernis ini supaya ke-34 provinsi dan kementerian bisa membagi pekerjaan atau kegiatan ke mana saja setiap daerah untuk pergi berpromosi, karena barang atau produk pariwsata yang dimiliki setiap daerah pasti berbeda.

Diharapkan dengan fokusnya setiap provinsi dalam berpromosi maka akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Sebab pada 2017 ini Kementerian Pariwsata menargetkan 15.000.000 kunjungan wisatawan, namun hingga Agustus 2017 baru 9.000.000 kunjungan wisatawan. (MC. Isen Mulang/engga)