Palangka Raya Jalin Kerjasama dengan UIN Malang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 29 aparatur sipil negeri (ASN) Kota Palangka Raya melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Jawa Timur, Jumat (29/9/2017). 

Rombongan ke-29 pejabat ini merupakan gabungan dari Dinas Perikanan Palangka Raya, Kecamatan Jekan Raya, Dinas Pemuda dan Olahraga Palangka Raya, dan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. 

Agenda studi banding dalam rangka belajar mengenai pengelolaan aset dari jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya ini langsung disambut oleh Rektor Universitas Islam Negeri Malang Prof DR Abdul Haris bersama jajarannya. 

Selain membahas masalah pengelolaan aset, dalam kesempatan ini pimpinan rombongan studi banding Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan menawarkan kerja sama bidang sumber daya manusia, khususnya para alumni UIN untuk ke Palangka Raya. “Alangkah lebih baiknya setelah kunjungan ini nanti ada kerja sama yang terjalin antara Pemko Palangka Raya dengan UIN Malang, terutama dalam penyediaan SDM yang kompeten untuk mau ke Palangka Raya,” harap Sahdin, Jumat (29/9/2017).

Sementara itu Rektor UIN Prof DR Abdul Haris menyambut tawaran yang disampaikan Sahdin Hasan dan mengharapkan Walikota Palangka Raya untuk bisa berkunjung ke kampusnya. “Kita siap menjajaki kerja sama dan kami juga akan siapkan para alumni yang kompeten dan berharap semua alumni mau ke Kota Palangka Raya,”  sebutnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Palangka Raya Pimpin Studi Banding ke Universitas Brawijaya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia memimpin langsung agenda studi banding ke Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (29/9/2017).

Studi banding ini dalam rangka mempelajari pengelolaan aset, juga belajar tentang pengelolaan sektor pendidikan dan pariwisata di Universitas Brawijaya yang sudah tujuh kali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ikut mendampingi studi banding walikota ini adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya, Rojikinnor, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Norma Hikmah.

Selanjutnya Camat Pahandut M Zaini, perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan perwakilan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah.

Dalam paparannya Riban Satia mengatakan Kota Malang memiliki kemiripan dengan Kota Palangka Raya dibidang pendidikan dan pariwisata. Dimana Kota Malang telah menunjukkan perkembangan pesat dari dua sektor tersebut.

Sehingga sangat tepat jika bagi pejabat satuan oragnisasi perangkat daerah (SOPD) untuk belajar cara mengembangkan sektor pendidikan dan wisata. Sebab Palangka Raya memiliki potensi wisata yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Riban menambahkan kaji banding selama tiga hari di Kota Malang ini hendaknya tidak dipandang sebagai kesempatan wisata, namun semua SOPD diharapkan semaksimal mungkin memanfaatkan waktu yang sempit ini guna belajar cara mengelola aset dan pengembangan wisata dengan baik.

Dia menambahkan belajar pengelolaan aset menjadi modal yang baik bagi jajarannya untuk mempertahankan opini WTP. Untuk itu setiap SOPD yang melakukan kaji banding ke Malang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengggali informasi sebanyak-banyaknya agar bisa ditiru untuk Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

7 SOPD Pemko Palangka Raya Belajar Kelola Aset ke Kabupaten Malang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 34 aparatur sipil negara (ASN) dari enam satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan studi banding ke Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (29/9/2017).

Ke-7 SOPD lingkup Pemko Palangka Raya ini adalah Dinas Tenaga Kerja, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Kecamatan Rakumpit, Dinas PU dan Tata Ruang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Kominfo Statistik dan Persandian dan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.

Adapun materi studi banding ini dalam rangka belajar soal pengelolaan aset di Kabupaten Malang. Sedangkan tujuan studi banding ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas penggelolaan barang milik Pemerintah Kota Palangka Raya.

Apalagi pada 2016 Pemerintah Kota Palangka Raya telah mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga diharapkan dengan studi banding ini bisa terus mempertahankan predikat tersebut.

“Kami baru pertama kali dapat WTP, maka tujuan kami melaksanakan kunjungan kerja ialah untuk meningkatkan kualitas penggelolaan aset agar kami bisa tetap mempertahankan predikat ini,” kata Kepala Badan Penggelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya, Fordiansyah.

Dalam kunjungan ini Fordiansyah menuturkan di Kota Palangka Raya masih ada kendala dalam pengelolaan aset daerah seperti belum rapi dan detailnya pencatatan barang. Selain itu belum tercatatnya pembaruan secara berkala terkait pemindah tangganan pengguna aset.

Sementara itu Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Malang, Abdull Rachman mengatakan kunci suksesnya pengelolaan aset daerah itu yakni pegawainya harus enerjik, semangat, dan melek teknologi.

“Jangan sampai pegawai penggelola aset dilakukan oleh orang yang hampir pensiun. Pekerjaan penggelolaan aset sangat rumit, menguras pikiran dan tenaga, sehingga memerlukan kondisi fisik dan semangat yang mumpuni,” katanya.

Dikatakan saat ini Pemkab Malang sudah tiga kali mendapatkan opini WTP dari BPK. Prestasi ini tidak terlepas dari keseriusannya para ASN untuk entri data yang tidak hanya dilakukan oleh bidang aset saja, namun juga pengurus barang setiap OPD.

Diketahui, dalam studi banding ke Pemkab Malang ini diikuti Kepala Disnaker Kota Palangka Raya, Said Sulaiman, Kadis Kominfo Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Murni, Kepala Dinas  Kesehatan, dr Andjar Hari Purnomo, dan Kadis PUTR Palangka Raya, Harrimaihadi.

Dalam studi banding yang dilaksanakan dienam lokasi yang berbeda ini diikuti 140-an ASN Kota Palangka Raya. Walikota Palangka Raya, Riban Satia juga sempat memberikan arahan kepada para ASN yang mengikuti studi banding ini agar mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk sebanyak-banyaknya menggali informasi. (MC. Isen Mulang/engga)

Belajar Kelola Aset Tanah ke Kota Surabaya

MEDIA CENTER, Surabaya – Sekitar 23 aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya juga melakukan studi banding ke Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/9/2017).

Ke-23 ASN ini berasal dari enam satuan organisasi perangkat daerah (SODP). Di antaranya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kecamatan Sebangau, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.

Bedanya, studi banding ke Kota Pahlawan ini khusus untuk mempelajari pengelolaan aset khusus tanah. Studi banding ke Pemerintah Kota Surabaya ini dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy.

Kedatangan rombongan jajaran pejabat dari Pemko Palangka Raya ini disambut oleh Kepala Dinas Pengelola Bangunan dan Tanah Kota Surabaya, Muhammad Aminuddin.

Rupanya agenda studi banding ini tidak sia-sia dilakukan jajaran Pemko Palangka Raya, karena pengelolaan aset di Surabaya sangat bagus, sehingga mampu memaksimalkan aset yang dimiliki untuk meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satu contoh aset tanah dan bangunan yang mampu mendongkrak PAD bagi Pemko Surabaya ini adalah milik Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya yang mampu meraup PAD minimal dalam satu tahun mencapai Rp135 milliar.

“Pemko Surabaya memiliki Perda Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Aset yang di dalamnya mengatur sumber kekayaan daerah,,” ucap Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya, Muhammad Aminuddin saat memberikan penjelasan kepada rombongan Pemko Palangka Raya, Jumat (29/9/2017). (MC. Isen Mulang/engga)

Bimroh Kristen diikuti ASN dan PTT Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Agenda rutin Bimbingan Rohani (Bimroh) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palangka Raya, kali ini diikuti oleh ASN dan PTT yang beragama kristen, Kamis (28 /9/2017 bertempat di ruang  peteng karuhei II kantor Walikota Palangka Raya.

Acara Bimroh diawali dengan membacakan sambutan Walikota Palangka Raya  yang di bacakan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, hukum, dan politik Yohn Benhur Gohan Pangaribuan

Dalam sambutannya Walikota mengharapkan agar ASN dan PTT dapat turut serta berkontribusi dalam pembangunan Kota Palangka Raya yakni dengan cara berkomitmen agar menjadi garam dan terang bagi masyarakat Kota Palangka Raya, sehingga akan memberikan dampak positif bagi banyak orang. Selanjutnya menjadi garam dan terang dunia  dapat di presentasikan dengan cara bekerja dengan sungguh- sungguh bagi kebaikan dan kesejahteraan orang banyak. 

Terang dari orang-orang percaya ini hendaknya tidak hanya bercahaya bagi sesama umat kristiani saja tetapi juga dapat menjadi berkat kepada saudara kita yang beragama lainnya yang ada di Kota Palangka Raya, sehingga Kota Palangka Raya senantiasa memiliki keharmonisan dalam hubungan umat beragama.

Kegiatan Bimroh ini  diisi dengan menyanyikan puji-pujian  untuk memuliakan kebesaran kasih Tuhan kepada umatNya. Pelayanan firman Tuhan di sampaikan oleh Pendeta Agustiman dalam nast renungan 2 Tesalonika 3 : 6-13 dengan perikop Berdoa dan bekerja. 

Inti dari nast renungan itu adalah mari kita bekerja sebagai teladan bagi orang lain,  dan dapat mengembangkan  talenta atau potensi yang kita miliki  dengan eksis bekerja untuk kemuliaan nama Tuhan. (MC. Isen Mulang/Martina/engga)

Ramah Tamah dan Pembukaan Raker ASDEKSI di Rujab Walikota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Seluruh peserta Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Sekretaris Dewan Seluruh Indonesia (ASDEKSI) Regional Kalimantan sejak Rabu (27/9/2017) sudah tiba di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebelum para pejabat sekwan dari Kalbar, Kalsel, Kaltim, Kaltara, dan Kalteng ini mengadakan Raker pada Kamis (28/9/2017) terlebih dulu mereka mengikuti acara jamuan makan malam di pendopo rumah jabatan Walikota Palangka Raya, Rabu (27/9/2017) pukul 20.00 WIB.

Acara ramah tamah dan pembukaan Raker ASDEKSI Regional Kalimantan dihadiri Sekretaris ASDEKSI Pusat, Mas’ud, Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, dan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto.

Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Baihaqi dan para kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, dan seluruh ASN Setwan DPRD Palangka Raya.

Dalam laporannya Sekretaris DPRD Kota Palangka Raya, Sitti Masmah menjelaskan materi Raker ASDEKSI Regional Kalimantan ini akan membahas implementasi PP No 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD.

Adapun peserta yang hadir dalam ASDEKSI ini sebanyak 162 orang. Rinciannya 59 dari kabupaten di Kalteng tidak termasuk dari Kota Palangka Raya, Kalsel 46 orang di luar Banjarmasin, Kalbar 30 orang di luar Kabupaten Sekadau, Mempawah, dan Kubu Raya.

Kemudian Kalimantan Utara hadir 9 orang dari tiga kabupaten di luar Kabupaten Tanah Tidung dan Bulungan, dan Kaltim 8 orang di luar Kutai Barat, Mahakam Ulu, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Samarinda, dan Bontang.

Sementara itu pembicara utama dalam Raker ini adalah Eko Setiono Nugroho auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dan Dewan Pengurus ASDEKSI Pusat, Mas’ud.

Rencananya setelah para peserta selesai mengikuti Raker maka mereka akan diajak untuk melakukan kunjungan kerja ke Kasongan, Kabupaten Katingan dalam rangka menggali nilai-nilai kepahlawanan Pahlawan Nasional, Tjilik Riwut.

Selaku panitia, Sitti Masmah tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota dan Walikota Palangka Raya yang telah memberikan dukungan dan arahan, sehingga kegiatan Raker ASDEKSI Regional Kalimantan bisa berjalan lancar. (MC. Isen Mulang/engga)