BPTP Kalteng Siap Bagikan Benih Padi Unggul Gratis ke Petani

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Suksesnya ujicoba penanaman padi di lahan gambut di Kelurahan Kalampangan juga membuat Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalimantan Tengah, Feri Fahrudin Monier senang dan gembira.

Karena gembiranya dia menyatakan BPTP Kalteng siap membantu petani untuk menanam padi jenis Inpara 3 lebih luas lagi, khususnya untuk wilayah Kota Palangka Raya.

Janji ini disampaikan Feri saat memberikan sambutan diacara panen padi perdana milik Kamdi, Anggota Kelompok Tani Pasti Jadi, Kelurahan Kalampangan, Rabu (6/9/2017).

“Ke depan kalau petani butuh bibit unggul, kami siap menyediakan, termasuk benih jagung unggul juga ada. Silahkan ajukan proposal dengan difasilitasi dinas pertanian,” pesannya.

Feri menjelaskan secara nasional, Palangka Raya ditarget bisa menanam padi seluas 20 hektare. Meski target ini sulit untuk dipenuhi, tapi dengan adanya musim tanam Oktober-Maret (Okmar), dia yakin sebagian dari target tersebut bisa dipenuhi.

BPTP Kalteng berharap program pengembangan padi di lahan gambut ini bisa dilakukan secara keroyokan, sehingga Kota Palangka Raya bisa membantu mensukseskan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

“Paling tidak kita bisa menyumbangkan ketersediaan beras untuk Palangka Raya. Jadi ke depan kita tidak mendatangkan beras dari luar. Kita buktikan jika lahan gambut ini ternyata juga bisa ditanami padi dengan hasil memuaskan,” tegasnya.

Selain di Kelurahan Kalampangan, tim BPTP Kalteng juga telah melakukan survei ke wilayah Bengaris, Kelurahan Tanjung Pinang. Ternyata di Bengaris ini juga cocok ditanami padi. Hanya saja perlu dukungan pemerintah untuk pengembangannya. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Panen Padi Perdana di Lahan Gambut

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia bersama Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio melakukan panen padi perdana di Kelurahan Kalampangan, Rabu (6/9/2019).

Ikut memanen padi di lahan gambut ini Komandan Kodim 1016 Palangka Raya, Kepala Dinas Pertanian Kota Palangka Raya, Ikhwansyah, Kepala BPTP Provinsi Kalimantan Tengah, Feri Fahrudin Munier.

Dilakukan panen perdana, karena baru pertama kali ini warga Kalampangan berhasil menanam padi di lahan gambut. Apalagi selama ini lahan gambut sangat sulit ditanami padi.

Namun berkat keuletan bapak Kamdi, Anggota Kelompok Tani Pasti Jadi, lahan gambut tersebut bisa ditanami padi jenis Inpara 3. Sebagai tahap ujicoba, bapak Kamdi menanam padi di lahan seluas 1/4 hektare.

Hasilnya cukup memuaskan. Padi yang ditanam tumbuh subur dan benih padi yang dihasilkan cukup berisi. Jenis padi ini sangat ekonomis, karena usia tiga bulan sudah bisa dipanen.

Kepala Dinas Pertanian Kota Palangka Raya, Ikhwansyah menuturkan awalnya bapak Kamdi hanya ingin mencoba-coba. Saat itu bapak Kamdi ingin memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami padi.

Awalnya lahan ini secara rutin ditanami tanaman sayur, namun sebelum musim tanam sayur dimulai, bapak Kamdi mencoba memanfaatkan dengan menanam padi.

Ternyata ujicoba bapak Kamdi berhasil. Keberhasilan bapak Kamdi ini tidak lepas dari bimbingan dari para penyuluh, termasuk dukungan dari BPTP Kalteng.

Sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya ujicoba panen di lahan gambut ini, maka pihaknya memfasilitasi untuk dilakukan panen perdana oleh walikota dan para pejabat lainnya.

Dia berharap dengan adanya panen perdana ini bisa merangsang para pelaku kepentingan, termasuk petani lainnya untuk menggalakan penanaman yang lebih luas lagi.

Sementara itu walikota dalam sambutannya sempat mengaku tidak percaya jika di lahan gambut bisa ditanami padi. Namun setelah melihat di Kalampangan bisa ditanami padi, maka dia seolah berada di wilayah Kapuas-Kalsel yang wilayahnya sangat cocok ditanami padi. (MC. Isen Mulang/engga)

Warga Kereng Bangkirai Dibangunkan Jalan Titian 791 Meter

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tidak lama lagi warga RT 1 dan RT 2 Kelurahan Kereng Bangkirai bisa menikmati jalan dalam kondisi tidak berisik lagi.

Sebab saat ini jalan titian yang terbuat dari kayu ulin sedang ditingkatkan statusnya menjadi semen. Kontruksinya di atas lantai kayu ulin ini dilapisi dengan cor semen.

Dengan dibuatnya jalan semi permanen cor semen ini maka setiap ada orang lewat tidak menimbulkan berisik akibat orang lewat atau kendaraan yang sedang melintas.

Proyek cor semen di jalan titian RT 1 dan RT 2 dengan panjang 791 meter ini sedang pengerjaan. Rinciannya di RT 1 sepanjang 371 meter dan RT 2 sepanjang 400 meter.

“Diperkirakan dalam 2-3 hari ini pengerjaannya sudah tuntas dan setelah beberapa hari kemudian baru bisa dilewati,” kata Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kereng Membangun, Edi Rangkap, Selasa (5/9/2017).

Edi menjelaskan dana proyek semenisasi jalan titian ini berasal dari National Slum Upgrading Program (NSUP) atau Kota Tanpa Kumuh yang merupakan program nasional.

Sama dengan proyek pengentasan kemiskinan lainnya, pengerjaan cor semenisasi jalan titian ini dilakukan dengan cara keroyokan meski  para pekerjanya masih diberikan upah, namun nilainya tidak sama dengan proyek pada umumnya.

Edi menambahkan dengan adanya proyek ini maka secara bertahap bisa mengurangi ketertinggalan dibidang pembangunan infrastruktur jalan atau gang di wilayah permukiman warganya. (MC. Isen Mulang/engga)

200-an Mahasiswa Baru UNKRIP Ikuti Masa Orientasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 200-an mahasiswa baru Universitas Kristen Palangka Raya (Unkrip) mengikuti masa orientasi pengenalan kampus, Senin (4/9/2017).

Ke-200 mahasiswa baru ini tergabung dalam empat fakultas atau jurusan. Yakni fakultas pertanian, fakultas perikanan, fakultas ilmu sosial politik, dan fakultas teknik.

Selama diadakan orientasi mahasiswa baru (Omba) ini banyak kegiatan yang wajib mereka ikuti. Di antaranya senam pagi dan public speaking. Dua kegiatan ini dilaksanakan Senin pagi.

Kemudian siangnya mereka mengikuti latihan kepemimpinan rohani. Pelatihan ini langsung dipimpin Rektor Unkrip Siun Jarias dan dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Kehadiran Mofit ini didaulat sebagai nara sumber latihan kepemimpinan. Dipilihnya Mofit karena yang bersangkutan telah terbukti sebagai orang kampus berlatar belakang dosen, tapi kini berganti profesi sebagai wakil walikota.

Dalam paparannya banyak hal yang disampaikan Mofit kepada mahasiswa baru Unkrip ini. Salah satunya mahasiswa baru harus tahu apa itu istilah SKS (satuan kredit semester).

Yang tidak kalah pentingnya lagi mahasiswa baru diingatkan jangan sampai tidak tahu mengenai apa saja yang dipelajari selama kuliah nanti.

Misalnya mahasiswa jurusan perikanan harus tahu spesies ikan sungai perairan di Palangka Raya, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah ini apa saja jenisnya.

Mofit juga memberikan semangat kepada mahasiswa baru untuk bangga menyandang almamater Unkrip. Dia berharap kelak mereka akan menjadi orang-orang sukses dibidangnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Perwakilan Kalteng Raih Penghargaan Penata Musik Terbaik 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Prestasi membanggakan ditorehkan Benny M Tundan di tingkat nasional. Putra asal Palangka Raya ini menyabet juara penata musik terbaik pada Konser Karawitan Muda Indonesia 2017.

Dalam even ini ada enam orang yang mendapat penghargaan sebagai penata musik terbaik 2017. Yakni Jogjakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

Diraihnya penghargaan ini menambah daftar prestasi yang diraih Provinsi Kalimantan Tengah. Pada pada 2015, Duta Seni Kalteng juga meraih penghargaan sebagai penyaji musik terbaik dan pemain musik terbaik 2016 pada Festival Musik Anak Nasional.

Dieven tahun ini Benny Tundan yang juga pemilik Sanggar Marajaki ini menampilkan karya berjudul ‘Darayun Kanderang Tingang’ yang bermakna sebuah sajian musik etnik yang mencoba untuk menyajikan kembali suara indah, suara yang agung dari seni musik Bumi Tambun Bungai yang selama ini terpendam.

Karena itu melalui Konser Karawitan Muda Indonesia 2017 ini Benny Tundan kembali menggaungkan musik etnik Dayak agar bisa didengar oleh semua orang. Diangkatnya tema ini untuk mengangkat harkat dan derajat seni musik Kalimantan Tengah di mata dunia.

Dengan diraihnya penghargaan ini pula Benny Tundan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan suport sehingga akhirnya bisa meraih prestasi. “Terima kasih untuk orangtua kami, narsum kami, senior kami,” katanya.

Benny tidak memungkiri prestasi yang didapat ini tidak lepas dari pengkaryaan para senior. “Kami beranggapan apa yang sudah kita dengar, lihat dan pelajari, selama spirit dan terbangun pengkaryaan inipun tetap abadi,” ucapnya. (MC. Isen Mulang/engga)

99 Persen Kelurahan di Palangka Raya Sudah Berlistrik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pembangunan infrastruktur bidang kelistrikan di wilayah Kota Palangka Raya hampir tuntas. Dimana dari total 30 kelurahan, tinggal satu kelurahan yang belum terbangun jaringan listrik PLN.

Satu kelurahan tersebut adalah Kanarakan di Kecamatan Bukit Batu. Tidak lama lagi masyarakat Kelurahan Kanarakan dipastikan juga akan bisa menikmati listrik PLN, karena tahun ini kabarnya jaringan listrik sudah mulai dibangun.

“Targetnya 2018 sudah nyala. Tahun ini jaringan listrik di Kanarakan akan disambung dari Tangkiling menyeberangi Sungai Rungan. Jaraknya sekitar 10 kilo meter,” kata Staf Ahli Walikota Palangka Raya Bidang Pembangunan, Yohn Benhur Pangaribuan.

Kepada mediacenter.palangkaraya.go.id, Benhur yang juga mantan Camat Rakumpit ini menjelaskan pembangunan jaringan listrik untuk membuka keterisolasian wilayah pinggiran Kota Palangka Raya ini berasal dari program listrik desa dari Kementerian ESDM.

Proyek jaringan listrik ini menurut Benhur merupakan program lanjutan pada 2016. Saat itu Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membangun jaringan listrik diseluruh kelurahan wilayah Kecamatan Rakumpit.

Dampak dari pembangunan listrik masuk desa itu, kini seluruh kelurahan wilayah Rakumpit sudah terpasang jaringan listrik PLN. Tentunya dengan progres 99 persen pembangunan bidang kelistrikan ini, maka program walikota yang tertuang dalam visi misinya hampir tuntas. (MC. Isen Mulang/engga)

 

PC Muhammadiyah Pahandut Bagikan Daging Kurban ke Kaum Dhuafa

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah tahun ini menjadi berkah bagi kaum dhuafa di wilayah Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Disebut berkah, karena di momen Idul Adha ini para dhuafa tersebut menerima daging kurban dari pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut.

Perayaan Idul Adha 1438 H tahun ini sangat istimewa bagi para kaum dhuafa di Pahandut, karena selain dapat daging kurban, mereka juga dapat paket sembako.

Ketua PC Muhammadiyah Pahandut, M Hanaviah Novie mengatakan tahun ini ibadah kurban dilaksanakan di Desa Danau Pantau, Kabupaten Kapuas dan di Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Dipilihnya dua tempat tersebut sebagai lokasi pembagian daging kurban dan paket sembako ini berdasarkan hasil keputusan rapat pengurus dan anggota yang berkurban.

“Kita ingin pembagian daging kurban lebih tepat sasaran dan lebih merata. Kita memang mencari salah satu tempat yang jauh dari kota. Salah satunya di Desa Danau Pantau. Di tempat itu kebetulan masih minim warga yang berkurban,” katanya.

Khusus di Danau Pantau, Kecamatan Timpah, Kapuas, proses penyembelihan sapi dan kambing kurban dilakukan, Jumat (1/9/2017). Sedangkan Sabtu (2/9/2017) di kompleks SD Muhammadiyah Pahandut, Jalan Ulin Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

 

Kecamatan Pahandut Juara Umum Porkot 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Palangka Raya ke-III yang berlangsung 26-30 Agustus 2017 telah berakhir. Hasilnya Kecamatan Pahandut tampil sebagai juara umum.

Kecamatan Pahandut meraih 53 medali emas, 43 medali perak, 47 medali perunggu. Sementara itu juara II disabet oleh kontingen Jekan Raya dengan raihan 50 medali emas, 52 medali perak, dan 57 medali perunggu.

Kemudian juara III Kecamatan Sabangau dengan raihan 13 medali emas, 19 medali perak, dan 18 medali perunggu. Juara IV Kecamatan Bukit Batu dengan raihan 8 medali emas, 10 medali perak, dan 19 medali perunggu.

Sementara itu kontingen Kecamatan Rakumpit harus puas dengan urutan buncit dengan raihan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Secara simbolis piala juara Porkot ke-III ini diserahkan oleh Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia kepada para camat di sela acara ramah tamah dan jamuan makan siang di rumah jabatan Jalan Diponegoro, Kamis (31/8/2017) pukul 12.00 WIB.

Secara bergantian para pejabat yang hadir termasuk Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto yang juga menjabat Ketua KONI Kota Palangka Raya juga diberikan kesempatan untuk menyerahkan piala tersebut.

Dalam sambutannya Sigit K Yunianto bangga karena perhelatan Porkot ke-III Palangka Raya ini dinilai sukses. Lebih bangga lagi karena pada Porkot tahun ini kontingen Rakumpit naik kelas.

Sebab setahu Sigit pada Porkot sebelumnya kontingen Rakumpit belum pernah bisa menyumbangkan medali emas, tapi kali ini sudah bisa menyumbangkan medali emas.

Prestasi ini tentu tidak lepas dari peran serta dari salah satu guru yang bertugas di Rakumpit yang telah membina cabang olahraga dayung sehingga bisa tampil membanggakan di Porkot 2017.

Sementara itu dalam sambutannya walikota juga mengapresiasi kepada para atlet yang telah meraih medali. Dia berharap ajang Porkot ini bisa memacu semangat mereka untuk meningkatkan prestasi dieven yang lebih tinggi lagi.

Apalagi tidak lama lagi bakal digelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara pada 2018, sehingga diharapkan mulai tahun ini para atlet Kota Palangka Raya untuk giat berlatih, sehingga nantinya bisa mempertahankan juara umum untuk ketiga kalinya. (MC. Isen Mulang/engga)