Perwakilan Kalteng Raih Penghargaan Penata Musik Terbaik 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Prestasi membanggakan ditorehkan Benny M Tundan di tingkat nasional. Putra asal Palangka Raya ini menyabet juara penata musik terbaik pada Konser Karawitan Muda Indonesia 2017.

Dalam even ini ada enam orang yang mendapat penghargaan sebagai penata musik terbaik 2017. Yakni Jogjakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

Diraihnya penghargaan ini menambah daftar prestasi yang diraih Provinsi Kalimantan Tengah. Pada pada 2015, Duta Seni Kalteng juga meraih penghargaan sebagai penyaji musik terbaik dan pemain musik terbaik 2016 pada Festival Musik Anak Nasional.

Dieven tahun ini Benny Tundan yang juga pemilik Sanggar Marajaki ini menampilkan karya berjudul ‘Darayun Kanderang Tingang’ yang bermakna sebuah sajian musik etnik yang mencoba untuk menyajikan kembali suara indah, suara yang agung dari seni musik Bumi Tambun Bungai yang selama ini terpendam.

Karena itu melalui Konser Karawitan Muda Indonesia 2017 ini Benny Tundan kembali menggaungkan musik etnik Dayak agar bisa didengar oleh semua orang. Diangkatnya tema ini untuk mengangkat harkat dan derajat seni musik Kalimantan Tengah di mata dunia.

Dengan diraihnya penghargaan ini pula Benny Tundan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan suport sehingga akhirnya bisa meraih prestasi. “Terima kasih untuk orangtua kami, narsum kami, senior kami,” katanya.

Benny tidak memungkiri prestasi yang didapat ini tidak lepas dari pengkaryaan para senior. “Kami beranggapan apa yang sudah kita dengar, lihat dan pelajari, selama spirit dan terbangun pengkaryaan inipun tetap abadi,” ucapnya. (MC. Isen Mulang/engga)

99 Persen Kelurahan di Palangka Raya Sudah Berlistrik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pembangunan infrastruktur bidang kelistrikan di wilayah Kota Palangka Raya hampir tuntas. Dimana dari total 30 kelurahan, tinggal satu kelurahan yang belum terbangun jaringan listrik PLN.

Satu kelurahan tersebut adalah Kanarakan di Kecamatan Bukit Batu. Tidak lama lagi masyarakat Kelurahan Kanarakan dipastikan juga akan bisa menikmati listrik PLN, karena tahun ini kabarnya jaringan listrik sudah mulai dibangun.

“Targetnya 2018 sudah nyala. Tahun ini jaringan listrik di Kanarakan akan disambung dari Tangkiling menyeberangi Sungai Rungan. Jaraknya sekitar 10 kilo meter,” kata Staf Ahli Walikota Palangka Raya Bidang Pembangunan, Yohn Benhur Pangaribuan.

Kepada mediacenter.palangkaraya.go.id, Benhur yang juga mantan Camat Rakumpit ini menjelaskan pembangunan jaringan listrik untuk membuka keterisolasian wilayah pinggiran Kota Palangka Raya ini berasal dari program listrik desa dari Kementerian ESDM.

Proyek jaringan listrik ini menurut Benhur merupakan program lanjutan pada 2016. Saat itu Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membangun jaringan listrik diseluruh kelurahan wilayah Kecamatan Rakumpit.

Dampak dari pembangunan listrik masuk desa itu, kini seluruh kelurahan wilayah Rakumpit sudah terpasang jaringan listrik PLN. Tentunya dengan progres 99 persen pembangunan bidang kelistrikan ini, maka program walikota yang tertuang dalam visi misinya hampir tuntas. (MC. Isen Mulang/engga)

 

PC Muhammadiyah Pahandut Bagikan Daging Kurban ke Kaum Dhuafa

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah tahun ini menjadi berkah bagi kaum dhuafa di wilayah Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Disebut berkah, karena di momen Idul Adha ini para dhuafa tersebut menerima daging kurban dari pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut.

Perayaan Idul Adha 1438 H tahun ini sangat istimewa bagi para kaum dhuafa di Pahandut, karena selain dapat daging kurban, mereka juga dapat paket sembako.

Ketua PC Muhammadiyah Pahandut, M Hanaviah Novie mengatakan tahun ini ibadah kurban dilaksanakan di Desa Danau Pantau, Kabupaten Kapuas dan di Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Dipilihnya dua tempat tersebut sebagai lokasi pembagian daging kurban dan paket sembako ini berdasarkan hasil keputusan rapat pengurus dan anggota yang berkurban.

“Kita ingin pembagian daging kurban lebih tepat sasaran dan lebih merata. Kita memang mencari salah satu tempat yang jauh dari kota. Salah satunya di Desa Danau Pantau. Di tempat itu kebetulan masih minim warga yang berkurban,” katanya.

Khusus di Danau Pantau, Kecamatan Timpah, Kapuas, proses penyembelihan sapi dan kambing kurban dilakukan, Jumat (1/9/2017). Sedangkan Sabtu (2/9/2017) di kompleks SD Muhammadiyah Pahandut, Jalan Ulin Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

 

Kecamatan Pahandut Juara Umum Porkot 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Palangka Raya ke-III yang berlangsung 26-30 Agustus 2017 telah berakhir. Hasilnya Kecamatan Pahandut tampil sebagai juara umum.

Kecamatan Pahandut meraih 53 medali emas, 43 medali perak, 47 medali perunggu. Sementara itu juara II disabet oleh kontingen Jekan Raya dengan raihan 50 medali emas, 52 medali perak, dan 57 medali perunggu.

Kemudian juara III Kecamatan Sabangau dengan raihan 13 medali emas, 19 medali perak, dan 18 medali perunggu. Juara IV Kecamatan Bukit Batu dengan raihan 8 medali emas, 10 medali perak, dan 19 medali perunggu.

Sementara itu kontingen Kecamatan Rakumpit harus puas dengan urutan buncit dengan raihan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Secara simbolis piala juara Porkot ke-III ini diserahkan oleh Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia kepada para camat di sela acara ramah tamah dan jamuan makan siang di rumah jabatan Jalan Diponegoro, Kamis (31/8/2017) pukul 12.00 WIB.

Secara bergantian para pejabat yang hadir termasuk Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto yang juga menjabat Ketua KONI Kota Palangka Raya juga diberikan kesempatan untuk menyerahkan piala tersebut.

Dalam sambutannya Sigit K Yunianto bangga karena perhelatan Porkot ke-III Palangka Raya ini dinilai sukses. Lebih bangga lagi karena pada Porkot tahun ini kontingen Rakumpit naik kelas.

Sebab setahu Sigit pada Porkot sebelumnya kontingen Rakumpit belum pernah bisa menyumbangkan medali emas, tapi kali ini sudah bisa menyumbangkan medali emas.

Prestasi ini tentu tidak lepas dari peran serta dari salah satu guru yang bertugas di Rakumpit yang telah membina cabang olahraga dayung sehingga bisa tampil membanggakan di Porkot 2017.

Sementara itu dalam sambutannya walikota juga mengapresiasi kepada para atlet yang telah meraih medali. Dia berharap ajang Porkot ini bisa memacu semangat mereka untuk meningkatkan prestasi dieven yang lebih tinggi lagi.

Apalagi tidak lama lagi bakal digelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara pada 2018, sehingga diharapkan mulai tahun ini para atlet Kota Palangka Raya untuk giat berlatih, sehingga nantinya bisa mempertahankan juara umum untuk ketiga kalinya. (MC. Isen Mulang/engga)