PDAM Palangka Raya Siap Sediakan Hidran Guna Cegah Kebakaran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dari sekian banyak pejabat yang datang meninjau ke lokasi terbakarnya SDN 1 Menteng dan SMK Isei ternyata juga hadir Kabag Keuangan PDAM Palangka Raya, Budi.

Kedatangannya ke SDN 1 Menteng ini mengantisipasi bila diminta oleh pemerintah kota untuk menyediakan hidrant di wilayah yang memiliki resiko tinggi terjadi musibah kebakaran. “Pada prinsipnya kami siap menyediakan hidrant baru, khususnya di wilayah yang ada fasilitas publiknya seperti sekolah,” kata Budi, Senin (31/7/2017).

Didampingi Abdiswa Setia Nugroho, Kabag Teknik PDAM, pihaknya menjelaskan pemasangan hidrant baru bisa dilakukan jika disuatu wilayah tertentu sudah ada jaringan pipa PDAM. Diakui saat ini sebaran hidrant masih sedikit. Di wilayah Kota Palangka Raya hanya ada 42 titik. Itu pun terfokus di tengah kota, sedangkan di pinggiran kota belum ada.

Di sisi lain Nugroho menambahkan kondisi hidrant yang ada saat ini dalam perbaikan, karena posisinya relatif rendah, sehingga menyulitkan petugas untuk menyedot air.

Jadi sudah saatnya posisi pemasangan hidrant ini harus ditinggikan, dengan demikian akan mempermudah petugas untuk memasang selang bila sewaktu-waktu ada musibah kebakaran.

Dijelaskan, tidak sedikit diganti  posisi letak hidrant yang dipasang ternyata kurang ideal, sehingga membuat petugas pemadam justru mengambil air ke dekat kantor PDAM di Jalan Ahmad Yani.

Padahal menurutnya di lokasi terdekat kebakaran ada hidrant yang kondisinya juga baik. Jadi dengan jauhnya mengambil air maka juga akan mempengaruhi lamanya proses pemadaman. (MC. Isen Mulang/engga)

Gubernur dan Walikota Tinjau SDN 1 Menteng dan SMK Isei yang Terbakar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan Wakil Walikota Mofit Saptono Subagio langsung meninjau SDN 1 Menteng dan SMK Isei, Minggu (30/8/2017) pukul 08.00 WIB.

Dua gedung pendidikan ini terbakar, Minggu (30/7/2017) pukul 03.30 WIB atau sekitar sembilan jam paska terbakarnya bekas rumah penjaga SDN 8 Palangka, Sabtu (29/7/2017) pukul 18.15 WIB. 

Dalam peninjauan ini gubernur juga didampingi Wakapolda Kalteng Kombes Dedi Prasetyo, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli.

Gubernur dan walikota serta wakil walikota dan pejabat lainnya langsung masuk ke lokasi SDN 1 Menteng dan SMK Isei guna melihat dari dekat kondisi bangunan sekolah paska dilalap api, namun wartawan tidak bisa ikut masuk ke lokasi.

Wartawan hanya bisa mengambil gambar dari luar pagar, karena pintu masuk ke sekolah diitutup dan dijaga oleh aparat kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang.

Acara sidak para pejabat ini juga mengundang simpati warga untuk melihat.
Hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui.

Namun gubernur mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar guna mengetahui penyebabnya karena saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Sementara itu walikota juga mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Semua warga diminta aktif ikut menjaga lingkungan sekitar dan mengaktifkan lagi pos kampling agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Riban berharap kebakaran SDN 1 Menteng dan SMK Isei ini yang terakhir kalinya. Diketahui, dalam musibah ini ada 12 ruang kelas SDN 1 Menteng yang terbakar, sedangkan di SMK Isei ada dua ruang kelas dan satu ruang UKS yang terbakar. (MC. Isen Mulang/engga)

Kebakaran Terjadi Lagi, Kali Ini di SDN 8 Palangka

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lagi-lagi kebakaran terjadi dilingkungan pendidikan. Musibah kali ini menimpa SDN 8 Palangka Raya di Jalan Piere Tendean, Sabtu (29/7/2017) sekitar pukul 18.15 WIB. Sebuah bangunan yang menjadi bekas tempat tinggal penjaga sekolah tersebut, ludes dilalap si jago merah.

Puluhan petugas pemadam kebakaran berdatangan. Dibantu TNI dan Polri, mereka langsung berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan kobaran api.

Berkat kerja keras tersebut, api dalam waktu singkat berhasil dipadamkan. Api juga tidak sempat menjalar di ruang kelas sekolah itu meskipun bagian dinding ruang kelas 1 A sudah terlihat kehitaman.

“Untungnya, petugas pemadam kebakaran cepat datang. Kalau telat saja, bisa habis terbakar, ini” kata Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Meski tidak terbakar, tiga ruang kelas juga terkena dampaknya. Pasalnya, bagian ruang itu terkena pembasahan demi menyelamatkan agar tidak ikut terbakar.

Belum diketahui persis penyebab kejadian itu. Setelah api padam, aparat kepolisian memasang garis polisi di bangunan itu. Garis polisi juga dipasang di depan beberapa ruangan kelas.

Mofit tidak bisa mengatakan apakah kebakaran itu ada kaitannya denga sabutase meskipun hanya sebatas dugaan. “Kita serahkan kepada kepolisian dan berikan waktu agar polisi mengungkap semuanya,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Dosen UIN Jakarta akan Ajari Guru Pondok Pesantren Mahir Bahasa Inggris

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ada kabar baik buat guru pondok pesantren dan madrasah di Kota Palangka Raya. Kabar baik apa itu? tidak lama lagi mereka akan diajari mahir berbahasa Inggris.

Tawaran les bahasa Inggris ini disampaikan Heri Liem, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta saat melakukan audiensi bersama Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN H. Arief Sumantri dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia bersama jajarannya, Sabtu (29/7/2017).

Tawaran belajar mahir bahasa Inggris ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Pemerintah Kota Palangka Raya dengan program beasiswa.

Harapannya ke depan kerja sama ini terus berlanjut, sehingga bila ada anak-anak dari Palangka Raya, khususnya lulusan pondok pesantren dan madrasah yang ingin melanjutkan kuliah kebidang kesehatan tidak kesulitan dalam bahasa Inggris.

Sebab seorang calon mahasiswa kedokteran misalnya harus mahir dalam berbahasa Inggris. Bila guru pondok pesantren dan madrasah mahir bahasa Inggris diharapkan nantinya bisa menularkan kepada anak didiknya.

Ternyata manfaat mahir bahasa Inggris menurut Hari Liem peluangnya tidak hanya untuk masuk perguruan tinggi di Indonesia, tapi juga berpeluang untuk mendapatkan beasiswa dari luar negeri.

“Bahasa Inggris ini sangat penting sekali. Untuk mendapatkan beasiswa dari berbagai negara dan juga untuk mendapatkan kesempatan kerja. Tapi yang lebih penting lagi saya lihat beberapa tahun ini dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tidak hanya warga Asean, tapi dari timur tengah sudah masuk Indonesia,” tutur Heri Liem yang juga salah satu komisaris perwakilan KADIN Amerika Serikat di Indonesia.

Selain belajar bahasa Inggris, program lainnya yang ditawarkan Heri Liem adalah basket ball. Program olahraga ini merupakan corporate sosial responsibilty (CSR) dari National Basketball Association (NBA) dan program ini masuk Indonesia sudah tiga tahun berjalan. (MC. Isen Mulang/engga)

Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Audiensi dengan Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta H Arief Sumantri, bersama jajarannya melakukan audiensi dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, Sabtu (29/7/2017).

Audiensi ini dilakukan di rumah jabatan walikota di Jalan Diponegoro pukul 14.00 WIB. Arief Sumantri ditemani seorang dosen UIN bernama Heri Liem yang merupakan warga Indonesia tapi sudah pindah kewarganegaraan Amerika Serikat.

Selain walikota, audiensi ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Kepala Kanwil Kementerian Agama Palangka Raya, H Baihaqi, Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Sahdin Hasan, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya, Andjar Heri Purnomo.

Selain itu hadir pula kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren seluruh Kota Palangka Raya. Audiensi ini dilakukan pasca dilakukannya memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 10 Juni 2017 lalu.

Dalam MoU ini Pemkot Palangka Raya memberikan beasiswa kepada 10 anak untuk kuliah gratis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Semua penerima beasiswa ini adalah lulusan pondok pesantren dan madrasah. Awalnya ada 12 anak yang lulus seleksi.

Tapi dua diantaranya mengundurkan diri, sehingga tersisa 10 anak yang diterima. Dalam audiensi ini Arief lebih menjelaskan kenapa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjalin kerja sama dengan Pemkot Palangka Raya dibidang pendidikan.

Sebab selama ini anak-anak lulusan pondok pesantren dan madrasah kalah bersaing dengan lulusan sekolah umum untuk masuk ke fakultas kedokteran, kebidanan, perawat, dan kesehatan masyarakat. Setiap tahun UIN Jakarta selalui menyediakan kuota 30 persen untuk lulusan pondok pesantren dan madrasah.

Dengan adanya kerja sama ini Arief sangat mengapresiasi langkah walikota yang telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak kurang mampu, tapi berprestasi. Dia berharap para penerima beasiswa ini nanti bisa mengabdi di Palangka Raya.

Dalam kesempatan ini Arief juga menjelaskan saat ini ke-10 anak-anak penerima beasiswa dari Palangka Raya sudah sekitar dua Minggu menjalani matrikulasi. Program matrikulasi ini untuk mengadaptasikan hal yang menjadi alfirmasi dari para santri karena mereka masuk pada program kekhususan yang tidak bisa disamakan dengan program umum.

Dari hasil matrikulasi ini ternyata passing grade anak-anak dari Palangka Raya ini cukup memuaskan. Dari 64 santri yang diterima attitude-nya cukup baik. Penilaian ini tentu sangat memuaskan bagi Arief.

Diketahui ke-10 anak-anak dari Palangka Raya yang dapat beasiswa ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini adalah Runi Fauziah, Khairunnisa, Muhammad Rosyad, Spohiastia Kusbianti, Jubaidah, Munasyifa Azizaturrahmah, Alvina Maulidiyah, Thoriq Fajar Batuah, Arif Saiful Pramudia, dan Dea Puji Utami. (MC. Isem Mulang/engga)