Pemko Palangka Raya akan Bangun Gedung Balai Diklat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya berencana akan membangun gedung balai diklat yang lebih besar, lahannya luas, dan representatif.

Saat ini sudah disediakan lahan cukup luas untuk membangun gedung balai diklat. Lokasinya ada ditiga tempat. Yakni di Sidomulyo, Km 33 Tjilik Riwut, dan Jalan Pariwisata.

Dari ketiga lokasi ini tinggal dipilih mana yang dianggap layak dan representatif. Saat ini tim teknis masih melakukan kajian mengenai lokasi yang akan dipilih.

Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio menjelaskan alasan rencana dibangunnya gedung balai diklat yang baru karena yang ada saat ini kondisinya kurang representatif.

Kurang representatif karena lokasinya ada di tengah kota, sehingga terkesan ramai dari hiruk pikuk aktivitas warga kota. Selain itu lokasinya kurang luas.

Mofit berharap dengan adanya gedung diklat yang baru dan lokasinya agak jauh dari kota, maka para aparatur sipil negara (ASN) yang sedang belajar bisa lebih konsentrasi, kata Mofit di ruang Peteng Karuhei II Selasa 7/6/2017.

Selain itu aktivitas ASN yang sedang diklat nanti tidak harus hilir mudik pulang ke rumah, karena di lokasi gedung diklat yang baru akan disediakan mess tempat menginap.

Biasanya pelaksanaan diklat butuh waktu berbulan-bulan, maka dengan disediakannya mess, sehingga para peserta diklat lebih fokus belajar dan hasilnya bisa berkualitas. (MC.Isen Mulang/engga)

Kemendagri Tawarkan Pendirian Sekolah Kedinasan Di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menawari Kota Palangka Raya untuk mendirikan sekolah kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan lainnya.

Tawaran ini baru bisa direalisasikan Kemendagri asalkan Pemerintah Kota Palangka Raya terlebih dulu menyediakan lahan minimal 10 hektare untuk membangun sekolah kedinasan itu.

Gayung bersambut, tawaran ini disambut positif oleh Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio beserta jajarannya.

Respon positif ini dibuktikan dengan kesiapan lahan yang diminta oleh Kemendagri. Bahkan lahan yang diminta lebih luas mencapai 16 hektare di Jalan Tjilik Riwut Km 33.

Karena sangat antusiasnya, walikota dan wakilnya beserta jajarannya langsung meninjau lokasi rencana pendirian kampus IPDN di Km 33, Selasa (6/6/2017) pukul 12.00 WIB.

Kabar akan dibangunnya sekolah kedinasan ini disampaikan Mofit Saptono seusai memimpin rapat di ruang Peteng Karuhei II, Rabu (7/6/2017).

Mofit mengatakan pada prinsipnya pemerintah kota menyambut baik tawaran ini, namun realisasinya kapan pendirian sekolah kedinasan tersebut berada pada Kemendagri. (MC. Isen Mulang)

Tangkapan Nelayan Meningkat Pasca Digencarkan Patroli Perairan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kerja keras kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang dibentuk Dinas Perikanan Kota Palangka Raya disetiap kelurahan membuahkan hasil menggembirakan.

Dengan digencarkannya patroli rutin di wilayah perairan, sehingga saat ini tangkapan ikan para nelayan meningkat. Banyaknya tangkapan ikan ini tidak lepas dari berkurangnya para oknum nelayan yang menangkap ikan dengan cara ilegal.

Dengan seringnya dilakukan patroli, maka aktivitas illegal fishing berkurang. Seperti yang baru dilakukan patroli Kabid Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Jubaedah bersama Pokmaswas tidak ditemukan tindakan illegal fishing.

Saat menyusuri perairan di wilayah Kereng Bengkirai, tim Pokmaswas juga melihat model alat tangkap ikan yang digunakan oleh nelayan. Rata-rata alat tangkap yang digunakan ramah lingkungan, karena yang ditangkap hanya ikan ukuran besar.

“Dari hasil pengamatan yang diperoleh di lapangan untuk pelanggaran memang masih ada, namun tidak se sporadis seperti 2015. Ini semua karena masyarakat sudah mulai mempunyai pengetahuan dan kesadaran bagaimana cara memperlakukan alam dan penangkapan ikan yang benar,” ini yang disampaikan Jubaedah kepada mediacenter.palangkaraya.go.id, Selasa (6/6/2017).

Dengan adanya Pokmaswas, saat ini masyarakat dan nelayan sudah memahami dampak negatif bila menangkap ikan dengan cara meracun atau menyetrum karena akan memusnahkan ekosistim sumber daya perikanan yang menjadi kunci usaha mereka.

Setiap kali Jubaedah dan pegawai dinas perikanan turun ke lapangan selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat jika mencari ikan dengan cara ilegal itu selain berbahaya bagi diri sendiri, merusak ekosistem juga melanggar undang-undang.

Adapun Pokmaswas binaan Dinas Perikanan Kota Palangka Raya ini meliputi Kelurahan Bukit Sua, Panjehang, Petuk Barunai, Gaung Baru, Tangkiling, Mungku Baru, Kereng Bengkirai, Petuk Katimpun, dan lainnya. (MC. Isen Mulang/engga)

38 Tabung LPG 3 KG di Pangkalan Arbainah Disegel Satgas Mafia Pangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Aparat Polres Palangka Raya menyegel 38 tabung gas LPG 3 Kg di Pangkalan milik Arbainah di Jalan S Parman, Selasa (6/6/2017).

Tabung gas elpiji subsidi ini disegel karena izin pangkalan sudah habis masa berlakunya, tapi sang pemilik Arbainah masih menjalankan usahanya.

Penjualan LPG 3 Kg ilegal ini diketahui saat Tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Polres Palangka Raya melakukan pengecekan.

Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni D Djaban mengatakan pangkalan milik Arbainah ini telah melakukan pelanggaran. Padahal untuk mengurus izin perpanjangan tidak susah. Bahkan proses hanya hitungan hari sudah selesai.

Kalau sudah seperti ini, Aratuni menyebut apa yang dilakukan sang pemilik usaha adalah tindakan yang merugikan diri sendiri. Sanksinya, layak di-police line. Tabung gas yang sudah diberi garis polisi semuanya masih berisi gas.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono menambahkan rencananya polisi akan mendalami alasan beroperasinya pangkalan milik Arbainah ini. “Nanti pemiliknya akan kita panggil,” katanya.

Sesuai UU No 22 Tahun 2001 Pasal 55 tentang Migas, semua usaha harus ada izinnya. “Oleh sebab itu kita akan mendalami kemungkinan adanya unsur pidana atau tidak. Nanti kita berkoordinasi dengan Pertamina,” tutupnya.

Sementara itu ayah Arbainah, Abdul Rahman mengatakan dalam satu LPG 3 KG dijual Rp20 ribu hingga Rp22 ribu, padahal HET yang ditetapkan Rp17.500. (MC. Isen Mulang/engga)

Media Center Isen Mulang Palangka Raya Peringkat 22 Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sejak pertengahan Maret 2017 Pemerintah Kota Palangka Raya memiliki Media Center. Media ini berfungsi sebagai layanan penyebaran informasi kepada publik dan layanan media online (internet gratis).

Meski baru di-tayangkan sekitar tiga bulan, namun respon publik yang membaca berita-berita yang disajikan mediacenter.palangkaraya.go.id ini cukup banyak.

Respon positif pembaca ini tidak lepas dari konten berita yang disajikan oleh para jurnalis selalu terkini. Bahkan dalam hitungan menit atau jam, kegiatan pemerintahan atau kepala daerah dan berita peristiwa sudah bisa ditayangkan melalui media online ini.

Jadi tidak heran jika kinerja para jurnalis dan jajaran redaksi mediacenter.palangkaraya.go.id ini akhirnya mulai membuahkan hasil yang membanggakan.

Apa itu? dari 68 kabupaten, kota, dan provinsi seluruh Indonesia diketahui kontribusi mediacenter.palangkaraya.go.id sudah menempati urutan ke-22 periode Januari- April 2017. Rangking ini diperoleh dari banyaknya memproduksi berita setiap bulannya.

Adapun rangking pertama periode Januari-April 2017 adalah Provinsi Jawa Timur dengan produksi 558 berita. Urutan ke-2 Kabupaten Sumenep dengan produksi 344 berita dan urutan ke-3 Kabupaten Blora dengan produksi 274 berita.

Bagi Kota Palangka Raya, peringkat ke-22 ini dengan waktu tayang baru satu bulan lebih, dan ini akan dijadikan evaluasi untuk terus giat menyajikan berita yang beragam dengan jumlah produksi yang lebih banyak lagi.

Diharapkan dengan makin banyaknya jumlah berita yang akan disajikan bisa mendongkrak rangking mediacenter.palangkaraya.go.id bisa naik terus dan pembacanya makin banyak. (MC. Isen Mulang/engga)

ASN Kominfo Palangka Raya Ikuti Bimtek Jurnalis Online

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagi aparatur sipil negara (ASN) menggeluti dunia jurnalistik memang agak sulit. Apalagi penempatan ASN selalu berpindah-pindah dari dinas satu ke dinas yang lainnya.

Kendala lainnya keahlian dalam menulis karya jurnalistik tidak dimiliki, sehingga sedikit menyulitkan para ASN untuk menyusun kalimat berita sesuai kaidah 5W 1H.

Namun seiring kemajuan dan tuntutan organisasi, kini sebagian ASN di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya dituntut harus bisa menulis karya jurnalistik.

Tuntutan ini harus dilaksanakan karena sebagian daerah di Indonesia, termasuk Palangka Raya sudah memiliki Media Center yakni pusat layanan informasi dan komunikasi publik dengan lebih mengedepankan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet (online)

Media online yakni mediacenter.palangkaraya.go.id. milik Pemerintah Kota Palangka Raya ini telah tayang di dunia maya mulai pertengahan Maret 2017.

Fungsi media center ini sama dengan media konvensional lainnya. Yakni menyajikan berita, tapi lebih banyak memuat kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, kecuali SARA dan politik.

Agar produksi berita yang ditayangkan media center berkualitas, maka dipandang perlu para jurnalisnya diberikan bimbingan teknis (bimtek). Kementerian Komunikasi dan Informatika RI telah memberikan bimtek jurnalis online di Semarang, Jawa Tengah 18 -19 Mei 2017.

Khusus dari mediacenter.palangkaraya.go.id yang dikirim untuk mengikuti bimtek tersebut adalah Sekretaris Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Amandus Frenaldi yang secara operasional sebagai Pimpinan Redaksi.

Bimtek ini menghadirkan Redaktur Nusantara, Toebari sebagai nara sumber. Dalam Diklat ini para peserta diberikan ilmu tata cara menulis berita sesuai rumus 5W 1H. Dan nara sumber lainnya Victor Nababan, Hariyanto dari Media Indonesia.

Khusus media milik pemerintah, materi berita yang wajib diinformasikan mengenai kegiatan kepala daerah, TNI, Polri, potensi daerah, keunggulan daerah, hasil penelitian, partisipasi publik, Polhukam, Kesra, perekonomian, dan kegiatan KPU yang bukan kegiatan partai politik.

Dalam Bimtek ini peserta juga diajari cara membuat judul. Dimana judul berita harus ditulis padat, singkat, mencerminkan isi berita, maksimal 8 kata, jangan gunakan nama orang yang tidak populer, dan hindari judul yang bisa disalahartikan. (MC. Isen Mulang/engga)

Satgas Mafia Pangan Palangka Raya Cek LPG di Pangkalan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan Kota Palangka Raya melakukan pengecekan LPG 3 Kg di pangkalan dan agen, Selasa (6/6/2017) pukul 10.00 hingga 13.40 WIB.

Tim satgas yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Polres Palangka Raya ini mengecek harga eceran tertinggi (HET), izin usaha, dan stok LPG di pangkalan.

Pengecekan ini dilakukan karena menurut Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban karena dapat laporan dari masyarakat jika selama Ramadan ini mereka sulit mendapatkan LPG 3 Kg.

Jika stoknya ada, tapi harga tinggi naik tidak terkendali, bahkan sampai ada yang mencapai Rp28 ribu di wilayah Kelurahan Sabaru, padahal harga normalnya sekitar Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per tabung.

Adapun yang pertama kali disambangi tim satgas adalah pangkalan LPG 3 Kg di Jalan S Parman milik Arbainah. Agen dari pangkalan ini adalah PT Resbayu. Petugas kemudian melakukan pengecekan.

Selain memeriksa keaslian tabung, petugas juga menanyai izin pangkalan. Ternyata izin usaha milik Arbaniah bermasalah.

“Pangkalan ini melanggar aturan. Seharusnya segera diurus. Kalau mati, itu tidak bisa beroperasi, namun ini masih bisa beroperasi,” ungkap Aratuni.

Sementara itu ayah Arbainah, Abdul Rahman mengatakan izin pangkalan masih proses pengurus perpanjangan di dinas, namun diminta mengurus orang lain.

“Tidak ada dibayar. Saya tidak memberi, dia juga tidak minta. Cuma ikhlas membantu menguruskan saja,” aku Abdul Rahman.

Pangkalan milik Arbaniah ini sudah beroperasi sejak 2015. Mengenai izin yang masih bermasalah, ia menyebut baru saja habis masa berlaku sebulan yang lalu. (MC. Isen Mulang/engga)

Gaji ASN Palangka Raya ke-13 dan 14 Cair Sebelum Idul Fitri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ada kabar baik buat seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, kecuali tenaga honorer atau kontrak.

Kabar baik itu, tidak lama lagi seluruh ASN Kota Palangka Raya akan menerima gaji ke-13 dan 14, sedangkan untuk para tenaga kontrak dan honorer untuk saat ini tidak ikut menerima, karena anggaran untuk THR mereka belum disediakan pemerintah.

Kabar baik ini langsung disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palangka Raya, Fordiansyah seusai mengikuti acara buka puasa bersama di Masjid Ash Syufiyah, Jalan Basir Jahan, Kelurahan Sabaru, Senin (5/6/2017).

Fordiansyah mengatakan dana untuk gaji ke-13 dan 14 sudah disalurkan pemerintah pusat ke daerah sejak Januari 2017. Hanya saat ini pemerintah daerah belum bisa menyalurkannya karena belum ada petunjuk teknis dari Kementerian Keuangan.

Saat ini Kementerian Keuangan masih menunggu peraturan presiden. Jika sudah keluar PP-nya, maka Kementerian Keuangan selanjutnya mengeluarkan surat perintah pembayaran gaji ke-13 dan THR atau gaji ke-14 untuk ASN seluruh Indonesia.

Fordianysah menjelaskan maksud diberikannya gaji ke-13 ini untuk meringankan beban para ASN, khususnya bagi pegawai yang punya anak sekolah disaat awal tahun ajaran baru, misalnya digunakan untuk beli seragam baru dan peralatan sekolah lainnya.

Sedangkan pemberian THR dimaksudkan untuk membantu para ASN yang akan merayakan Idul Fitri. Sebab keperluan yang akan dibeli untuk persiapan lebaran cukup banyak, sehingga pemerintah berinisiatif membantu dengan gaji ke-14.

Bedanya kalau gaji ke-13 diberikan full gaji pokok plus tunjangan, sedangkan gaji ke-14 diberikan hanya gaji pokok. Fordi memastikan pembayaran gaji ke-13 dan 14 ini akan diberikan sekaligus sebelum lebaran. (MC. Isen Mulang)

Dana Bantuan Rumah Ibadah Disediakan Rp20 Miliar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memajukan pembangunan dibidang keagamaan cukup besar. Perhatian ini dibuktikan dengan terus dialokasikannya dana bantuan untuk rumah ibadah.

Bahkan alokasi dana yang disediakan setiap tahun terus meningkat. Khusus tahun ini saja dana yang dialokasikan untuk bantuan rumah ibadah melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Palangka Raya mencapai Rp20 miliar lebih.

Anggaran sebesar itu menurut Kepala BPKAD Kota Palangka Raya, Fordiansyah diperuntukan untuk semua rumah ibadah, baik itu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Kaharingan, dan lainnya.

“Tahun ini ada ratusan rumah ibadah yang akan dapat bantuan. Soal nominalnya tergantung tim yang akan memverifikasi,” tutur Fordiansyah seusai mengikuti acara buka puasa di Masjid Ash Syufiyah, Jalan Basir Jahan, Kelurahan Sabaru, Senin (5/6/2017).

Adapun syarat mendapatkan bantuan harus mengajukan proposal yang ditujukan kepada Walikota ditembuskan ke Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palangka Raya.

Selanjutnya bagian kesra akan melakukan verifikasi bersama tim yang sudah dibentuk. Adapun tugas tim untuk mengecek kondisi rumah ibadah yang akan dibantu.

Setelah dicek, maka akan diketahui berapa nominal bantuan yang layak diberikan. Jika sudah disetujui, maka dana bantuan diberikan lewat rekening pengurus rumah ibadah. (MC. Isen Mulang/engga)

Masjid Ash Syafiyah Terima Bantuan Rp100 Juta Dari Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Di hari ke-10 bulan puasa, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio melakukan safari Ramadan ke Masjid Ash Syufiyah, Jalan Basir Jahan, Kelurahan Sabaru, Senin (5/6/2017).

Seperti biasa dalam safari Ramadan ini Walikota juga memboyong sejumlah kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD). Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Sahdin Hasan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rawang.

Ada pula Kepala Dinas Perhubungan Eldy, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Fordiansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Andjar, Kepala Pemadam dan Penyelamatan Anwar Sanusi Umarnur Gayo, dan Asisten II Rahmadi HN.

Safari Ramadan kali ini berbeda dari biasanya. Kali ini acaranya dirangkai dengan penyerahan dana hibah berupa bantuan kepada rumah ibadah dan yang pertama kali menerima adalah Masjid Ash Syufiah.

Di sini Pemerintah Kota yang diwakili oleh Mofit Saptono secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta kepada pengurus Masjid Ash Syufiyah.

Dana bantuan ini selanjutnya akan digunakan untuk melanjutkan rehab pembangunan masjid yang saat ini sedang berjalan. Pengurus masjid mengatakan dana bantuan ini akan digunakan untuk membeli berbagai macam material atap.

Kepada walikota, pengurus Masjid Ash Syufiah mengucapkan banyak terima kasih yang sudah memberikan bantuan. “Masjid ini dibangun dengan dana swadaya dan mudah-mudahan dengan adanya tambahan dana ini pembangunan masjid bisa selesai,” ucap pengurus masjid.

Sementara itu seusai acara buka puasa bersama dan solat magrib berjamaah, rombongan walikota melanjutkan safari Ramadan ke Masjid Al Abrar Kubah Hijau, Kelurahan Sabaru dengan agenda solat isyah dan tarawih berjamaah. Di Masjid Kubah Hijau ini walikota juga menyerahkan bantuan hibah. (MC. Isen Mulang/engga)